Standard Chartered menyatakan crypto winter telah berakhir. Tiga sinyal bullish Bitcoin menyala: pembelian Strategy US$100 juta, arus masuk ETF kembali positif, dan harga minyak terus turun.
Digital Asset, pengembang Canton Network, menutup pendanaan Rp5,7 triliun dipimpin a16z dengan partisipasi HSBC, BNP Paribas, Citadel Securities, hingga sovereign wealth fund Abu Dhabi.
NYDIG mengungkap Bitcoin anjlok ke bawah $60.000 bukan karena satu penyebab tunggal, melainkan kombinasi tekanan dari AI, IPO teknologi besar, ancaman quantum, hingga aksi jual Strategy.
Bitcoin menghadapi risiko koreksi ke area US$70 ribu jelang rilis inflasi AS, saat dukungan pembelian institusi dinilai mulai melemah dan teknikal memburuk.
Nilai aset kripto investor Korea Selatan turun lebih dari 50% dalam setahun, di tengah pelemahan harga, volume yang jatuh, dan perpindahan dana ke saham.
Santiment menilai lonjakan sentimen bullish saat Bitcoin bertahan dekat US$80.000 justru bisa menjadi sinyal reli rapuh dan rawan koreksi jangka pendek.
Trump Media mencatat rugi kuartalan US$405,9 juta setelah nilai Bitcoin dan CRO di neracanya turun tajam, memicu sorotan baru ke strategi treasury kripto.
CME berencana meluncurkan futures volatilitas Bitcoin pada 1 Juni, membuka cara baru bagi institusi untuk lindung nilai tanpa bertaruh pada arah harga BTC.
Coinbase membukukan rugi bersih US$394 juta pada kuartal pertama 2026 di tengah turunnya volume perdagangan kripto. Laporan ini langsung menekan saham COIN lebih dari 5% pada perdagangan setelah jam bursa.
Target Bitcoin ke US$115 ribu pada Desember makin ramai dibahas, tetapi data opsi Deribit menunjukkan trader profesional masih aktif melindungi risiko turun.