CEO SharpLink menyebut lolosnya CLARITY Act, pulihnya risk appetite, dan lonjakan tokenisasi aset riil sebagai tiga katalis utama untuk mendorong ETH naik lagi.
Michael Saylor memberi sinyal pembelian Bitcoin baru setelah Strategy sempat membuka opsi penjualan terbatas, memicu debat baru soal dampaknya ke pasar.
Ether sudah turun 35% terhadap Bitcoin dalam setahun dan kini menghadapi risiko koreksi 40% lagi, di tengah naiknya suplai ETH di bursa besar kripto dunia.
CEO Strategy Phong Le menegaskan penjualan Bitcoin hanya dilakukan untuk dividen dan efisiensi pajak, bukan sebagai perubahan arah besar strategi treasury.
Laporan Project Eleven menilai migrasi Bitcoin ke kriptografi tahan-quantum bisa terlambat, memicu kekhawatiran baru atas keamanan aset digital global.
Harga Bitcoin sempat tergelincir di bawah US$80.000, tetapi arus masuk ETF spot mingguan justru melonjak menembus US$1 miliar. Kombinasi koreksi teknikal dan minat institusional ini menjadi sorotan utama pasar kripto.
Investor institusional mendorong perubahan produk kredit kripto menjadi lebih fleksibel, seiring meningkatnya adopsi Bitcoin sebagai agunan di kalangan hedge fund dan korporasi.