Bursa perdagangan aset kripto global HTX, platform yang terafiliasi erat dengan pendiri Tron Justin Sun, resmi mengumumkan penghentian seluruh operasional layanannya di Inggris raya pada Kamis, 29 Oktober 2026. Keputusan hengkang ini diambil menyusul tercapainya kesepakatan damai hukum antara entitas pengelola bursa, Huobi Global S.A., dengan otoritas pengawas keuangan Inggris, Financial Conduct Authority (FCA). Gugatan perdata yang diajukan oleh FCA tersebut berpusat pada dugaan pelanggaran rezim promosi keuangan dan pemasaran ilegal aset digital tanpa izin operasional resmi kepada konsumen domestik di wilayah yurisdiksi Britania Raya.
Komitmen Hukum Pengadilan Tinggi London dan Pemblokiran Akun
Berdasarkan penetapan resmi di Pengadilan Tinggi London (High Court of Justice), Huobi Global S.A. yang terdaftar di Panama telah menandatangani komitmen hukum mengikat di hadapan majelis hakim. Perusahaan berjanji untuk tidak lagi mengomunikasikan materi promosi keuangan yang melanggar hukum Inggris secara sengaja melalui situs resmi, aplikasi seluler, maupun kanal media sosial bursa. Komitmen larangan pemasaran aset digital ini berlaku efektif dengan jangka waktu lima tahun penuh hingga 21 Oktober 2031 mendatang.
Sebagai konsekuensi langsung dari kesepakatan yudisial tersebut, HTX kini dinyatakan tidak lagi aktif beroperasi melayani pasar Inggris. Akses pendaftaran akun baru bagi warga negara Inggris telah ditutup secara permanen, dan seluruh jalur deposit mata uang fiat maupun transfer kripto resmi dinonaktifkan. Manajemen HTX memberikan tenggat waktu evakuasi dana selama 48 jam bagi nasabah lama untuk segera melakukan penarikan aset sebelum akses akun perdagangan dibekukan total dari sistem bursa.
Ketegasan Regulator FCA dan Yurisdiksi Bursa Luar Negeri
Direktur Eksekutif Penegakan Hukum dan Pengawasan Pasar FCA, Steve Smart, menegaskan bahwa putusan perkara ini menjadi peringatan keras bagi seluruh bursa kripto global yang masih mencoba menembus pasar Inggris tanpa izin. Smart menyatakan bahwa bursa kripto tidak boleh berilusi bahwa berkedudukan di luar negeri atau menggunakan entitas lepas pantai dapat membebaskan mereka dari jangkauan hukum Inggris. Menurutnya, pesan pengawas finansial sangat jelas, yakni entitas asing wajib mematuhi ketentuan promosi keuangan atau menanggung konsekuensi hukum berat.
FCA pertama kali meluncurkan proses hukum terhadap HTX pada Oktober 2025, menandai kasus penegakan hukum perdana yang diproses regulator Inggris di bawah rezim aturan promosi keuangan kripto. Rezim pengawasan ini mewajibkan seluruh materi pemasaran aset kripto yang menargetkan konsumen domestik disetujui oleh entitas berizin resmi atau diterbitkan oleh bursa terdaftar. Pihak bursa dan regulator sempat menggelar negosiasi damai intensif sejak Maret 2026 sebelum akhirnya memfinalisasi kesepakatan tanpa adanya pengakuan bersalah formal dari pihak tergugat.
Riwayat Penegakan Hukum dan Sanksi Finansial Internasional
Penyelesaian sengketa di London ini menambah panjang daftar tantangan kepatuhan internasional yang dihadapi grup perusahaan HTX dan entitas Huobi Global S.A. Pada Mei 2026, pemerintah Inggris telah menjatuhkan sanksi resmi terhadap Huobi Global S.A. atas dugaan fasilitasi transaksi yang mendukung sektor keuangan Rusia. Dokumen sanksi kementerian luar negeri Inggris saat itu secara spesifik mencantumkan nama bursa HTX sebagai alias operasional dari entitas yang dimasukkan ke dalam daftar sanksi finansial.
Dua bulan berselang, Uni Eropa turut menyematkan nama Huobi Global dalam paket sanksi ekonomi ke-21 terhadap Rusia karena dinilai secara signifikan menggagalkan efektivitas kebijakan pembatasan keuangan kawasan. Kendati demikian, juru bicara HTX berulang kali berargumen bahwa entitas korporasi Huobi Global S.A. merupakan entitas terpisah dari platform perdagangan ritel daring HTX. Dengan disepakatinya perjanjian damai di Pengadilan Tinggi London ini, HTX resmi menutup pintu operasional di Inggris guna memitigasi risiko eskalasi penuntutan pidana dan denda administratif lanjutan.
Sumber: Decrypt, CoinTelegraph



