Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas Amerika Serikat (CFTC) secara resmi mengumumkan rencana penyelenggaraan forum meja bundar industri pada 15 Desember 2026 di Washington. Pertemuan strategis tingkat tinggi ini dirancang khusus guna membedah kelayakan pergeseran pasar derivatif menuju perdagangan 24 jam nonstop selama tujuh hari sepekan (24/7). Langkah regulator pasar berjangka AS ini menandai babak krusial dalam merespons desakan industri kripto dan institusi keuangan konvensional yang menginginkan likuiditas tanpa jeda, sejalan dengan akselerasi tokenisasi aset dunia nyata (RWA) serta perkembangan kontrak berjangka aset digital yang kian mendominasi lanskap keuangan modern global.
Kesiapan Operasional dan Tokenisasi Aset Lintas Waktu
Forum meja bundar yang dijadwalkan berlangsung di Markas Besar CFTC, Washington, akan mengumpulkan para pelaku industri pasar modal, operator bursa berjangka, penyedia infrastruktur kliring, dan manajer investasi terkemuka. Dialog publik ini secara komprehensif mengupas struktur pasar yang terus berevolusi pesat, dengan fokus utama pada mekanisme perdagangan semalam suntuk (overnight trading), adopsi teknologi tokenisasi jaminan, hingga kesiapan operasional sistem perbankan penunjang. Diskusi ini memperluas penelusuran dari proses permohonan masukan publik (Request for Comment/RFC) yang telah digulirkan CFTC pada pertengahan musim panas lalu.
Selain menguji ketahanan teknologi penyelesaian transaksi secara berkesinambungan, para pemangku kepentingan juga diwajibkan mengkaji kebutuhan jumlah tenaga kerja, manajemen rotasi pengawasan sistem, serta penguatan benteng pertahanan keamanan siber di luar jam kerja perbankan standar. Pasar derivatif tradisional selama ini terikat pada jam operasional ketat bursa dan jendela penyelesaian kliring antarbank yang tutup pada akhir pekan. Kehadiran aset kripto dan sistem berbasis buku besar terdistribusi (DLT) menuntut regulator federal untuk merumuskan ulang pedoman operasional agar stabilitas sistemik tetap terjaga tanpa menghambat inovasi teknologi yang tengah berkembang pesat.
Sikap Fleksibel CFTC Terhadap Struktur Berbagai Kelas Aset
Ketua CFTC Chairman Selig menegaskan bahwa pihak regulator tidak akan memberlakukan satu pendekatan yang kaku dan seragam bagi seluruh kelas aset dalam penerapan jadwal perdagangan tanpa henti ini. Kebijakan pengawasan federal harus disesuaikan secara cermat dengan karakteristik profil risiko masing-masing instrumen keuangan yang diperdagangkan, mulai dari komoditas energi, indeks saham, hingga instrumen derivatif berbasis aset kripto.
“Saya secara konsisten menegaskan bahwa di bawah kepemimpinan saya, CFTC tidak akan mengambil pendekatan yang seragam untuk semua (one-size-fits-all) terhadap perdagangan 24/7. Struktur pasar berevolusi paling baik melalui kemajuan yang terukur, bertanggung jawab, dan matang. Itulah alasan utama kami menyelenggarakan meja bundar ini, guna mendengar langsung pandangan dari para pelaku industri mengenai operasional 24/7 di berbagai kelas aset berbeda,” ungkap Chairman Selig dalam siaran pers resmi nomor 9318-26.
Regulator menekankan bahwa tujuan fundamental dari forum terbuka ini adalah menyeimbangkan promosi inovasi yang bertanggung jawab dengan perlindungan optimal terhadap partisipan pasar. CFTC menegaskan pentingnya mempertahankan integritas serta ketahanan likuiditas pasar derivatif AS, terutama ketika volatilitas harga ekstrem terjadi saat jam likuiditas tipis di malam hari atau hari libur bursa.
Implikasi Pasar Kripto dan Persaingan Bursa Global
Wacana pembukaan pasar derivatif 24 jam memiliki arti strategis yang sangat besar bagi ekosistem aset digital institusional di Amerika Serikat. Sebagian bursa berjangka terkemuka Wall Street sebenarnya telah mulai memelopori jadwal perdagangan berkelanjutan untuk aset tertentu. CME Group, misalnya, telah menyediakan perdagangan kontrak berjangka Uniswap (UNI) dengan jadwal operasional 24/7 yang memungkinkan lindung nilai risiko secara langsung tanpa jeda penutupan sesi harian.
Ketiadaan jeda perdagangan dinilai mampu mempersempit jurang kesenjangan likuiditas antara bursa berjangka berlisensi federal di AS dan platform perdagangan derivatif lepas pantai (offshore) yang selama ini leluasa menawarkan kontrak perpetual swaps selama 24 jam nonstop. Di samping itu, pergerakan agunan tertokenisasi yang dapat berpindah secara otomatis di atas blockchain memerlukan sistem kliring dan manajemen margin yang beroperasi tanpa henti guna mencegah likuidasi paksa yang tidak perlu. Forum meja bundar pada 15 Desember 2026 ini akan disiarkan secara langsung kepada publik melalui portal resmi CFTC, sekaligus membuka pintu bagi publik dan asosiasi industri untuk mengajukan nominasi panelis ahli hingga batas pendaftaran final ditetapkan.
Sumber: Commodity Futures Trading Commission (CFTC) dan TokenPost



