Protokol automated market maker (AMM) terdesentralisasi terkemuka, Curve Finance, resmi meluncurkan modul perdagangan StableSwap di jaringan utama (mainnet) Stellar pada Kamis (29/10/2026). Langkah strategis ini menandai ekspansi asli (native) perdana bagi Curve di luar ekosistem Ethereum Virtual Machine (EVM) sepanjang sejarah berdirinya protokol. Melalui integrasi ini, seluruh pengguna, pedagang arbitrase, serta penyedia likuiditas global kini dapat membuat kolam likuiditas (liquidity pool), menukar aset digital, dan menyetor likuiditas secara terdesentralisasi tanpa izin (permissionless) di ekosistem Stellar.
Ekspansi Non-EVM Perdana dan Integrasi StableSwap
Peluncuran StableSwap di Stellar menjadi tonggak sejarah penting bagi arsitektur Curve Finance yang selama bertahun-tahun beroperasi secara eksklusif pada rantai berbasis EVM seperti Ethereum, Arbitrum, Optimism, Polygon, dan Avalanche. Dengan memanfaatkan lapisan smart contract Soroban yang berbasis Rust dan WebAssembly (WASM), Curve mampu menghadirkan algoritma kurva pengikatan bonding curve presisi tinggi dengan slippage minimal untuk transaksi stablecoin berskala masif di Stellar. Efisiensi biaya transaksi jaringan Stellar yang sangat rendah turut memberikan keunggulan kompetitif bagi para pelaku pasar institusional yang memerlukan eksekusi volume likuiditas tinggi tanpa terbebani biaya gas yang fluktuatif.
Pendiri Curve Finance, Michael Egorov, mengungkapkan bahwa keputusan untuk merambah ekosistem Stellar didorong oleh tingginya permintaan nyata dari para mitra institusional dan korporasi keuangan. Menurut Egorov, para pelaku pasar membutuhkan rel likuiditas terdesentralisasi yang tangguh dan terbukti aman untuk mengelola alur konversi aset digital secara efisien. Data analitik DeFiLlama mencatat bahwa Curve Finance saat ini mengelola total nilai terkunci (Total Value Locked/TVL) sekitar $1,27 miliar di seluruh rantai EVM, dan ekspansi ke Stellar diperkirakan akan menyerap arus modal segar baru dari ekosistem pembayaran lintas batas.
Rencana Peluncuran FXSwap dan Pemanfaatan Pasar RWA
Selain penggelaran modul StableSwap yang sudah aktif beroperasi, pengembang Curve Finance mengonfirmasi rencana untuk segera merilis protokol FXSwap di jaringan Stellar setelah seluruh rangkaian audit keamanan pihak ketiga rampung. FXSwap dirancang khusus untuk memfasilitasi pertukaran lintas pasangan mata uang asing (foreign exchange/forex) secara onchain dengan mengombinasikan orakel harga terpercaya dan mekanisme kolam likuiditas dinamis. Kehadiran FXSwap di Stellar diproyeksikan membuka babak baru dalam integrasi perdagangan mata uang fiat digital global di ranah DeFi.
Langkah perluasan instrumen valas ini juga ditujukan untuk memperluas kasus penggunaan aset dunia nyata (Real World Assets/RWA) yang kian menjamur di Stellar, seperti surat utang negara tertokenisasi (tokenized U.S. Treasuries) dan instrumen pasar uang berizin. Stellar selama ini dikenal luas sebagai jaringan pembayaran lintas negara yang bermitra dengan berbagai lembaga keuangan formal dan penerbit stablecoin utama seperti Circle (USDC). Dengan adanya kolam likuiditas Curve, transaksi penyelesaian instrumen RWA dan konversi antar-mata uang lokal dapat dieksekusi secara instan dengan kepastian harga yang jauh lebih transparan.
Relevansi Arsitektur Soroban dan Likuiditas Lintas Rantai
Pilihan Curve untuk mengadopsi lingkungan komputasi Soroban di Stellar menegaskan evolusi kematangan ekosistem kontrak pintar non-EVM dalam melayani protokol keuangan kelas berat. Arsitektur Soroban yang mengusung eksekusi deterministik dan model penyimpanan data efisien memungkinkan Curve menjalankan kalkulasi matematika invariant yang kompleks tanpa risiko kemacetan jaringan. Keberhasilan implementasi kode dasar Curve di luar lingkungan bytecode Solidity membuktikan fleksibilitas protokol AMM tersebut untuk terus bertransformasi seiring perkembangan diversifikasi rantai L1 global.
Kehadiran Curve di Stellar juga mempersempit jurang pemisah antara likuiditas DeFi terdesentralisasi murni dengan infrastruktur pembayaran perbankan tradisional. Sinergi antara kepatuhan regulasi aset digital yang telah dibangun ekosistem Stellar dan kedalaman likuiditas algoritmis Curve diharapkan mampu mempercepat adopsi mata uang digital institusional secara global. Integrasi ini sekaligus memperkuat posisi Curve Finance sebagai pilar infrastruktur pertukaran nilai terdesentralisasi lintas ekosistem yang tidak lagi terkunci dalam batasan monolitik EVM semata.
Sumber: The Block



