Strategy (sebelumnya MicroStrategy), perusahaan pemegang Bitcoin terbesar di dunia dengan portofolio senilai $56 miliar, mengguncang pasar kripto setelah untuk pertama kalinya sejak 2022 menjual sebagian kepemilikan Bitcoin-nya. Langkah mengejutkan ini memicu aksi jual besar-besaran pada saham perusahaan yang sudah tertekan, dengan MSTR kini diperdagangkan lebih dari 70% di bawah level tertinggi 52 minggunya.
Keputusan Strategy menjual 32 BTC senilai sekitar $2,5 juta diumumkan pada hari Senin, menandai perubahan strategi signifikan dari perusahaan yang selama ini dikenal sebagai Bitcoin Treasury Company paling agresif di dunia. Meskipun jumlah yang dijual relatif kecil โ hanya sekitar 0,006% dari total kepemilikan โ pasar menginterpretasikan langkah ini sebagai sinyal bearish yang kuat, mengingat Strategy belum pernah menjual satu pun satoshi sejak awal program akumulasi Bitcoin-nya pada Agustus 2020.
Di bawah kepemimpinan Executive Chairman Michael Saylor, Strategy telah mengakumulasi lebih dari 500.000 BTC dan menjadi ikon gerakan adopsi Bitcoin korporat. Saylor sendiri sebelumnya telah memberi sinyal bahwa perusahaan mempertimbangkan penjualan Bitcoin untuk menginokulasi pasar โ sebuah istilah yang ia gunakan untuk menggambarkan langkah strategis guna menghindari kejutan pasar yang lebih besar di masa depan. Namun, investor tampaknya tidak menerima penjelasan tersebut dengan baik.
Dampak langsung dari pengumuman ini sangat terasa di pasar saham. Saham MSTR ditutup pada $136,08 pada hari Selasa, turun lebih dari 9% dalam satu hari dan hampir 15% dalam lima hari perdagangan terakhir. Dalam sebulan terakhir, saham perusahaan telah anjlok lebih dari 23%. Level tertinggi 52 minggu MSTR berada di $457,22, yang berarti investor yang membeli di puncak kini mengalami kerugian lebih dari 70%. Penurunan ini terjadi bersamaan dengan koreksi tajam harga Bitcoin sendiri, yang pada hari Rabu sempat menyentuh $65.708 โ level terendah dalam beberapa bulan terakhir โ sebelum sedikit pulih ke sekitar $67.000.
Aksi jual tidak hanya terbatas pada Strategy. Saham perusahaan kripto lainnya juga terkena dampak signifikan di tengah sentimen pasar yang memburuk. Coinbase (COIN) turun lebih dari 4,5% ke $173,99, kini hampir 61% di bawah level tertinggi 52 minggunya. Perusahaan treasury Ethereum seperti BitMine Immersion Technologies (BMNR) dan Sharplink (SBET) masing-masing turun 4,62% dan 6,14%. Bitcoin miner CleanSpark (CLSK) dan perusahaan layanan BTC Fold (FLD) juga mencatat kerugian masing-masing 6,5% dan 8,4% pada perdagangan Selasa.
Tekanan terhadap pasar kripto diperparah oleh serangkaian katalis negatif lainnya. Rekor arus keluar ETF Bitcoin spot telah melampaui $3,2 miliar, menunjukkan keluarnya modal institusional secara besar-besaran. Mt. Gox juga mentransfer $739 juta ke dompet baru pada hari Selasa, memicu kekhawatiran tentang distribusi kreditor yang dapat menambah tekanan jual. Sementara itu, negosiasi gencatan senjata AS-Iran yang terhenti membuat harga minyak mentah Brent naik untuk hari ketiga berturut-turut, menambah ketidakpastian makroekonomi global.
Analis di TD Cowen tetap mempertahankan target harga $400 untuk MSTR, yang mencerminkan potensi kenaikan hampir 200% dari level saat ini โ meskipun saham belum diperdagangkan di level tersebut sejak Agustus tahun lalu, tepat sebelum Bitcoin mencapai level tertinggi sepanjang masa di $126.080. Di sisi lain, Compass Point mengeluarkan rekomendasi jual untuk Coinbase dengan target harga $140, mengindikasikan potensi penurunan lebih lanjut sebesar 19% dari harga saat ini.
Bitcoin saat ini diperdagangkan sekitar $67.000, turun lebih dari 46% dari level tertinggi sepanjang masa. Dengan kombinasi penjualan bersejarah Strategy, rekor arus keluar ETF, transfer Mt. Gox, dan ketidakpastian geopolitik global, pasar kripto menghadapi ujian berat dalam beberapa minggu mendatang. Level $65.000 menjadi support kritis yang harus dipertahankan Bitcoin โ jika jebol, $60.000 akan menjadi target berikutnya.
Sumber: Decrypt โ Strategy Shares Fall for Second Straight Day After $56 Billion Bitcoin Giant Sells BTC (3 Juni 2026), CoinDesk โ Bitcoin Plunges Below $66,000 as Global Stocks, AI Trades Hit Fresh Records (3 Juni 2026).
