Bitcoin

Strategy Borong 1.587 BTC Lagi, Total Kepemilikan 846.842 BTC

Strategy Borong 1.587 BTC Lagi, Total Kepemilikan 846.842 BTC

Key Takeaways

Strategy (sebelumnya MicroStrategy) kembali menambah kepemilikan Bitcoin dengan membeli 1.587 BTC senilai $100 juta pada harga rata-rata $63.024 per BTC, sekaligus meningkatkan cadangan dolar AS menjadi $1,1 miliar.

Strategy Kembali Akumulasi Bitcoin di Tengah Pemulihan Pasar

Perusahaan treasury Bitcoin terbesar di dunia, Strategy (sebelumnya bernama MicroStrategy), kembali menunjukkan komitmennya terhadap aset digital dengan membeli 1.587 Bitcoin senilai sekitar $100 juta. Pembelian yang dilakukan antara 8 hingga 14 Juni 2026 ini diungkapkan dalam dokumen pengajuan resmi Form 8-K ke SEC pada Senin (15/6). Dengan pembelian terbaru ini, total kepemilikan Bitcoin Strategy kini mencapai 846.842 BTC, bernilai sekitar $56,3 miliar pada harga pasar saat ini. Perusahaan yang dipimpin oleh Executive Chairman Michael Saylor ini membeli Bitcoin dengan harga rata-rata $63.024 per koin, membawa total investasi kumulatif mereka menjadi sekitar $64 miliar dengan harga rata-rata keseluruhan $75.656 per BTC.

Pendanaan Melalui Penerbitan Saham

Pembelian ini didanai melalui penerbitan saham melalui program at-the-market (ATM), di mana Strategy berhasil mengumpulkan $209 juta dari penjualan sekitar 1,73 juta lembar saham MSTR pada pekan yang sama. Strategi ini mencerminkan model bisnis andalan perusahaan yang menggunakan penerbitan ekuitas untuk mengakumulasi Bitcoin tanpa harus menjual kepemilikan kripto mereka. Yang menarik, Strategy tidak hanya membeli Bitcoin. Perusahaan juga secara simultan meningkatkan USD Reserve—dana cadangan yang dialokasikan untuk membayar dividen saham preferen dan bunga utang—sebesar $100 juta menjadi total $1,1 miliar. Langkah ini menjadi sinyal penting bahwa perusahaan dapat membiayai akumulasi Bitcoin dan kewajiban keuangannya secara bersamaan, meredakan kekhawatiran investor yang sempat muncul setelah Strategy menjual 32 Bitcoin beberapa pekan lalu untuk membayar dividen.

Meredakan Kekhawatiran Investor

Kekhawatiran investor sebelumnya dipicu oleh keputusan Strategy yang untuk pertama kalinya menjual sebagian kecil Bitcoin—32 BTC senilai $2,5 juta—pada awal Juni. Meskipun jumlah tersebut sangat kecil dibandingkan total kepemilikan, langkah itu menimbulkan pertanyaan tentang keberlanjutan model treasury perusahaan. Analis JPMorgan bahkan menyatakan bahwa pembangunan kembali cadangan dolar mungkin diperlukan untuk memulihkan kepercayaan investor. Michael Saylor sendiri tampaknya merespons kekhawatiran ini dengan memperkenalkan metrik risiko baru yang disebut CEBE BPS—sebuah pengukuran konservatif yang melacak jumlah Bitcoin per saham setelah memperhitungkan klaim senior. Secara historis, Strategy mengukur rasio Bitcoin per saham sebelum memperhitungkan kewajiban, sehingga metrik baru ini menunjukkan perusahaan kini lebih transparan dalam mengelola profil risikonya.

Respon Pasar dan Dampak pada Harga Saham MSTR

Saham Strategy (MSTR) merespons positif berita ini, naik 7,2% ke level $132,66 dengan lonjakan hingga $136 pada pembukaan pasar. Kenaikan ini terjadi seiring dengan reli Bitcoin yang menembus $66.500, naik 4% dalam satu hari terakhir. Meskipun demikian, secara keseluruhan portofolio Bitcoin Strategy masih berada dalam posisi underwater sekitar $7,8 miliar karena harga rata-rata beli perusahaan yang lebih tinggi.

Dominasi Strategy di Pasar Kripto

Strategy kini menguasai sekitar 4% dari total suplai Bitcoin yang akan pernah ada (21 juta BTC), menjadikannya pemegang korporasi Bitcoin terbesar di dunia. Posisi dominan ini menempatkan perusahaan sebagai proxy Bitcoin di pasar saham tradisional, memberikan eksposur tidak langsung kepada investor institusional yang belum dapat atau belum ingin memegang Bitcoin secara langsung. Langkah terbaru Strategy ini juga terjadi di tengah optimisme yang kembali muncul di pasar kripto. Beberapa analis, termasuk Geoffrey Kendrick dari Standard Chartered, menyatakan bahwa crypto spring telah tiba, dengan sinyal bullish seperti kembalinya arus masuk ETF Bitcoin spot, penurunan harga minyak, dan pernyataan CEO Coinbase Brian Armstrong yang meyakini Bitcoin telah menemukan titik bottom di sekitar $60.000. Dengan kasus penggunaan korporasi yang terus diperkuat oleh Strategy, akumulasi institusional Bitcoin semakin menjadi narasi dominan di pasar kripto. Model yang dipelopori Michael Saylor ini kini ditiru oleh perusahaan lain seperti BitMine milik Tom Lee yang mengakumulasi Ethereum, serta Forward Industries di ekosistem Solana. Sumber: CoinDesk, Decrypt, pengajuan SEC Form 8-K Strategy (15 Juni 2026)

Disclaimer

Artikel ini hanya untuk tujuan informasi dan edukasi. Konten yang disajikan tidak dimaksudkan sebagai nasihat keuangan, investasi, atau trading. Setiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi. Selalu lakukan riset mendalam (DYOR - Do Your Own Research) sebelum berinvestasi dalam aset kripto atau digital.

Komentar (0)

Silakan login untuk bergabung dalam diskusi.

Login untuk Komentar