Protokol lending terdesentralisasi Morpho mengantongi pendanaan $175 juta yang dipimpin a16z, Paradigm, dan Ribbit Capital untuk membangun infrastruktur kredit onchain global.
Protokol pinjaman berbasis blockchain, Morpho, mengumumkan perolehan pendanaan senilai $175 juta dalam putaran yang dipimpin bersama oleh tiga nama besar: Paradigm, a16z crypto, dan Ribbit Capital. Putaran ini menjadi salah satu pendanaan terbesar dalam sejarah DeFi dan menegaskan keyakinan investor institusional terhadap masa depan pasar kredit yang berjalan di atas rel blockchain.
Latar Belakang Morpho: Infrastruktur Kredit Open Network
Morpho adalah protokol DeFi yang mengoperasikan jaringan kredit terbuka (open credit network), memungkinkan institusi keuangan dan perusahaan fintech membangun produk pinjaman di atas infrastruktur blockchain. Berbeda dari banyak proyek kripto yang mencoba menggantikan keuangan tradisional, Morpho justru memposisikan diri sebagai penyedia infrastruktur yang bekerja sama dengan institusi yang sudah ada.
Saat ini, Morpho telah menghimpun lebih dari $11 miliar dalam bentuk deposito pengguna dan digunakan oleh klien institusional seperti Bitwise, Galaxy, Anchorage Digital, serta bursa kripto ternama Coinbase, Kraken, dan Binance. Bahkan, raksasa perbankan Prancis Société Générale telah membangun layanan di atas platform Morpho.
Detail Putaran Pendanaan
Selain ketiga pemimpin putaran, pendanaan ini juga menarik partisipasi strategis dari Apollo Funds, Circle Ventures, VanEck, dan Ledger Cathay. Paul Frambot, salah satu pendiri Morpho, menyatakan bahwa nilai sejati keuangan selalu tertahan oleh infrastruktur yang sudah ketinggalan zaman. "Kami sedang membangun jaringan kredit terbuka untuk dunia, menghubungkan mereka yang memiliki kelebihan modal dengan mereka yang membutuhkan pembiayaan, secara global," ujar Frambot.
Morpho mempopulerkan konsep curated lending vaults, yaitu vault pinjaman terkurasi yang menyerupai dana terkelola dan memungkinkan manajer risiko menetapkan parameter agar modal pengguna secara otomatis dialokasikan ke berbagai pasar pinjaman berbasis kripto. Model ini menawarkan efisiensi dan transparansi yang sulit ditandingi oleh sistem perbankan tradisional.
Dampak dan Analisis: DeFi Matang di Tengah Gelombang Eksploitasi
Putaran pendanaan ini datang di tengah peningkatan eksploitasi DeFi tahun 2026, termasuk krisis likuiditas Aave yang dipicu oleh peretasan KelpDAO dan dugaan pencurian $285 juta dari Drift oleh kelompok peretas yang terkait Korea Utara. Namun, minat investor terhadap infrastruktur DeFi tetap kuat, menunjukkan bahwa sektor ini terus matang dan menarik perhatian institusi keuangan arus utama.
Morpho berencana menggunakan dana segar ini untuk pengembangan infrastruktur pinjaman institusional dan integrasi komersial dengan mitra strategis. Perusahaan menargetkan penyatuan pasar kredit yang saat ini terfragmentasi serta mendukung produk kredit terprogram dalam skala besar.
Sebelumnya, Morpho telah mengumpulkan $68 juta melalui dua putaran pendanaan dan mendapatkan dukungan dari Coinbase, yang menggunakan platform Morpho untuk menghidupkan kembali program pinjaman berbasis Bitcoin sejak awal tahun lalu. Pendanaan jumbo ini menempatkan Morpho di garis depan revolusi kredit onchain dan memperkuat posisinya sebagai infrastruktur fundamental yang menjembatani keuangan tradisional dengan dunia DeFi.
Sumber: CoinDesk, Decrypt, Morpho Blog
Artikel ini hanya untuk tujuan informasi dan edukasi. Konten yang disajikan tidak dimaksudkan sebagai nasihat keuangan, investasi, atau trading. Setiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi. Selalu lakukan riset mendalam (DYOR - Do Your Own Research) sebelum berinvestasi dalam aset kripto atau digital.