Raksasa bursa kripto Coinbase secara resmi menggandeng protokol DeFi Ethena untuk menghadirkan produk tabungan berbasis on-chain kepada lebih dari 100 juta penggunanya. Langkah strategis ini ditandai dengan pembelian token Ethena (ENA) oleh Coinbase Ventures di pasar terbuka, sebuah sinyal kuat bahwa integrasi antara bursa tersentralisasi dan keuangan terdesentralisasi memasuki fase baru.
Kemitraan ini diumumkan pada Selasa (2/6) waktu AS, dengan rencana peluncuran produk tabungan pertama pada minggu depan. Guy Young, pendiri Ethena, menyatakan antusiasmenya melalui platform X. "Senang bisa bermitra dengan Coinbase untuk pertama kalinya dalam mendukung produk tabungan dolar mereka. Integrasi minggu depan akan menjadi kali pertama produk Ethena tersedia bagi basis 100 juta lebih pengguna Coinbase," tulisnya.
Pengumuman ini menjadi katalis signifikan bagi token ENA yang sempat melonjak hingga 20 persen sebelum akhirnya terkoreksi dan ditutup naik sekitar 3 persen dalam 24 jam. Pergerakan harga ini cukup menonjol mengingat pasar kripto secara keseluruhan sedang mengalami tekanan jual yang cukup dalam pada hari yang sama.
Ethena sendiri merupakan salah satu protokol dengan pertumbuhan tercepat di ekosistem kripto. Protokol ini menggabungkan permintaan stablecoin dengan strategi pendanaan berbasis derivatif untuk memberikan imbal hasil (yield) kepada investor dalam bentuk token. Aset di protokol ini sempat membengkak hingga 15 miliar dolar AS pada puncak pasar Oktober lalu, meskipun kemudian menyusut menjadi 5,3 miliar dolar AS seiring meredanya permintaan dan imbal hasil di tengah tekanan pasar.
Dalam kesepakatan ini, Coinbase telah bertindak sebagai kustodian utama, penyedia wallet, dan venue perpetuals bagi Ethena. Token imbal hasil USDe milik Ethena akan didistribusikan di jaringan Base—blockchain layer-2 besutan Coinbase—serta ekosistem Coinbase yang lebih luas. Ini menandai integrasi vertikal yang cukup dalam antara infrastruktur bursa dan protokol DeFi.
Yan Liberman, managing partner di Delphi Ventures yang juga merupakan investor Ethena, menilai kemitraan ini berpotensi menghubungkan ekosistem USDC Coinbase yang bernilai sekitar 19 miliar dolar AS dengan infrastruktur penghasil imbal hasil milik Ethena. "Jika imbal hasil sUSDe melampaui suku bunga dasar USDC, Coinbase dapat menawarkan suku bunga pinjaman USDC yang lebih baik. Ethena mendapat pendanaan yang lebih dalam dan murah dibandingkan DeFi native saja," jelas Liberman.
Kemitraan ini juga datang di tengah pembahasan RUU CLARITY Act di Kongres AS, sebuah rancangan undang-undang struktur pasar yang berpotensi memberikan kerangka regulasi lebih jelas bagi produk kripto. Guy Young menilai bahwa regulasi yang lebih pasti dapat menciptakan dorongan tambahan bagi aset on-chain native seperti USDe, token dolar sintetis andalan Ethena.
Di luar kerja sama dengan Coinbase, Ethena juga memperdalam penetrasinya ke pasar institusional. Pada hari yang sama, protokol ini bersama bank kripto Anchorage Digital mengumumkan perluasan kemitraan untuk mendukung pinjaman institusional. Anchorage akan mengelola agunan untuk investasi pinjaman Ethena melalui platform Atlas, memungkinkan peminjam menyimpan aset dalam kustodi ketimbang memindahkannya ke on-chain. Pendekatan ini dirancang untuk membuat pinjaman kripto lebih mudah diakses oleh institusi yang memerlukan kustodi teregulasi dan kontrol kepatuhan yang ketat.
Nathan McCauley, CEO Anchorage Digital, menegaskan bahwa "institusi menginginkan akses ke modal kripto-native, tetapi tidak dengan mengorbankan kustodi, kontrol, atau ketelitian operasional." Anchorage Digital Bank sendiri telah bertindak sebagai penerbit stablecoin USDtb milik Ethena di pasar AS.
Dengan lebih dari 100 juta pengguna terverifikasi, Coinbase memiliki basis distribusi yang masif. Integrasi produk Ethena ke dalam ekosistem Coinbase dapat menjadi jembatan penting yang membawa produk DeFi ke audiens ritel arus utama. Jika berhasil, langkah ini bisa menjadi preseden bagi protokol DeFi lain untuk mengikuti jalur serupa—tidak lagi hanya mengandalkan pengguna kripto-native, tetapi merambah ke pengguna bursa tersentralisasi yang jauh lebih besar jumlahnya.
Sumber: CoinDesk, Decrypt, Cointelegraph
