Token XRP melonjak 40% dalam seminggu terakhir, mendorong volume futures di bursa terregulasi CME Group melonjak 36% dan merebut pangsa dominan dari bursa-bursa luar negeri. Data on-chain menunjukkan posisi terbuka XRP di luar CME anjlok lebih dari 500 juta token dalam dua pekan.
Analisis Pergerakan Harga
Pada Senin (1/9) dini hari, XRP menguji level $1,40 โ tingkat tertinggi sejak Januari 2026. Rally ini didorong oleh optimisme pasar terhadap kejelasan regulasi di AS, termasuk kemungkinan penyelesaian kasus SEC vs Ripple dan prospek ETF XRP spot.
"Pergeseran ke CME sinyal masuknya modal institusional yang mengutamakan kepatuhan regulasi," kata analis Shaurya Malwa dari CoinDesk. "Volume futures CME yang naik 36% menunjukkan kepercayaan besar pada kerangka hukum AS."
Pergeseran Likuiditas
Bursa-bursa offshore yang sebelumnya mendominasi perdagangan XRP futures kehilangan likuiditas signifikan. Para trader institusional beralih ke CME untuk menghindari risiko regulasi dan counterparty. Pergerakan ini selaras dengan tren industri kripto yang semakin memprioritaskan bursa terregulasi.
Outlook Teknikal
Teknikal menunjukkan XRP memecah resistensi kunci $1,20 dengan volume tinggi. Jika momentum berlanjut, target berikutnya $1,50โ$1,60. Namun, analis memperingatkan koreksi jangka pendek mungkin terjadi setelah rally 40% ini, terutama jika berita regulasi tidak materialisasi segera.
Passingnya kepemilikan futures ke CME juga mempersiapkan tanah untuk peluncuran ETF XRP spot, yang diantisipasi pasar sebagai katalis berikutnya.



