ESMA Keluarkan Peringatan Resmi
Otoritas regulator pasar keuangan Uni Eropa, European Securities and Markets Authority (ESMA), mengeluarkan peringatan tegas yang berpotensi mengguncang industri prediction market berbasis kripto senilai miliaran dolar. Dalam pernyataan resmi pada Sabtu (4/7), ESMA menegaskan bahwa kontrak event prediction market dengan struktur pembayaran biner โ pembayaran tetap atau nihil tergantung hasil suatu peristiwa di masa depan โ dapat diklasifikasikan sebagai binary options yang dilarang untuk investor ritel di seluruh Uni Eropa.
"Ini berarti pemasaran, distribusi, atau penjualan kontrak event yang memenuhi definisi instrumen keuangan kepada klien ritel adalah dilarang," tegas ESMA dalam pernyataannya. Regulator menekankan bahwa label komersial produk tidak relevan โ sebuah kontrak yang dijual sebagai "event contract" tetap dapat dianggap sebagai instrumen keuangan MiFID II jika aset dasarnya masuk dalam kategori derivatif.
Dampak ke Polymarket dan Kalshi
Langkah ini menjadi pukulan telak bagi platform prediction market seperti Polymarket dan Kalshi yang selama ini tumbuh pesat dengan menawarkan taruhan berbasis hasil peristiwa dunia nyata, mulai dari pemilu, kebijakan moneter, hingga pergerakan harga aset kripto. Kalshi sendiri baru saja mencapai valuasi sebesar 22 miliar dolar AS dalam putaran pendanaan terakhirnya, sementara Jump Trading telah mengambil saham minoritas di Kalshi dan Polymarket sebagai imbalan penyediaan likuiditas.
Analis Bernstein sebelumnya bahkan menyebut Kalshi dan Polymarket sebagai target potensial merger dan akuisisi seiring dengan kaburnya batas operasional antara bursa, broker, dan sportsbook. Namun dengan sikap keras ESMA ini, prospek ekspansi platform-platform tersebut di pasar Eropa kini berada dalam ketidakpastian.
Klasifikasi Hukum dan Cakupan Regulasi
ESMA lebih lanjut menjelaskan bahwa pembayaran berbentuk kupon, reward, atau bunga pada dana pengguna tidak mengubah struktur biner produk tersebut. Perusahaan wajib menilai klasifikasi hukum berdasarkan fitur dan fungsi produk, bukan nama komersialnya. Pembatasan ini tidak hanya berlaku untuk platform yang melayani ritel โ perusahaan yang menawarkan layanan investasi terkait produk ini di Uni Eropa tetap memerlukan otorisasi MiFID II meskipun distribusinya terbatas pada klien non-ritel.
Di luar MiFID II, ESMA juga mencatat bahwa kontrak event dapat masuk dalam cakupan hukum perjudian nasional masing-masing negara anggota Uni Eropa. Jika ditokenisasi dan tidak memenuhi syarat sebagai instrumen keuangan, produk tersebut bisa jatuh di bawah kerangka Markets in Crypto-Assets (MiCA) yang baru diterapkan blok tersebut.
Industri Prediction Market di Persimpangan Jalan
Peringatan ini muncul di tengah booming industri prediction market yang semakin terintegrasi dengan ekosistem kripto. Data industri menunjukkan volume perdagangan di platform prediction market tumbuh eksponensial sepanjang 2025-2026, dengan miliaran dolar mengalir ke kontrak-kontrak prediksi politik, ekonomi, dan kripto.
Reaksi pasar terhadap berita ini masih terbatas mengingat ini adalah akhir pekan, namun analis memperkirakan sentimen negatif dapat membebani token-token yang terkait dengan ekosistem prediction market saat pasar dibuka Senin mendatang. Investor kripto Eropa kini menanti kejelasan lebih lanjut mengenai bagaimana masing-masing negara anggota akan menerapkan pedoman ESMA ini dalam yurisdiksi nasional mereka.



