Regulasi

BREAKING: UE Buka Konsultasi MiCA 2.0, DeFi & Stablecoin Diregulasi

BREAKING: UE Buka Konsultasi MiCA 2.0, DeFi & Stablecoin Diregulasi

Key Takeaways

Komisi Eropa membuka periode konsultasi publik untuk MiCA 2.0 yang akan mengatur DeFi, stablecoin, dan prediction markets. Periode komentar berakhir 31 Agustus 2026.

Komisi Eropa Resmi Buka Konsultasi MiCA 2.0

Komisi Eropa secara resmi membuka periode konsultasi publik untuk revisi kerangka regulasi Markets in Crypto Assets (MiCA), yang oleh pelaku industri telah dijuluki sebagai "MiCA 2.0". Langkah ini menandai babak baru regulasi aset digital di Uni Eropa yang akan mencakup area-area yang sebelumnya tidak tersentuh oleh MiCA versi pertama, termasuk decentralized finance (DeFi), stablecoin, dan pasar prediksi atau prediction markets.

Katie Harries, Director and Head of Policy for Europe di Coinbase, menyatakan bahwa ada beberapa area kunci di mana penyempurnaan aturan dapat membantu kerangka regulasi tetap kompetitif di fase berikutnya dari regulasi aset digital. "MiCA membantu menetapkan tolok ukur global awal untuk regulasi aset digital dan memberikan keuntungan first-mover bagi UE," ujar Harries.

Empat Pilar Konsultasi MiCA 2.0

Penerapan penuh MiCA dimulai pada 30 Desember 2024, dengan lisensi pertama diterbitkan pada awal 2025. Meskipun proses legislatifnya panjang dan kompleks, Uni Eropa berhasil menciptakan kerangka regulasi kripto lebih dulu dibandingkan Amerika Serikat. Kini, Brussels ingin mengkalibrasi ulang undang-undang penting tersebut.

Konsultasi ini dibagi menjadi empat bagian utama. Pertama, cakupan regulasi dan definisi untuk aset kripto selain asset-referenced tokens (ART) dan e-money tokens (EMT). Kedua, persyaratan untuk EMT, ART, dan penerbitnya. Ketiga, kerangka hukum untuk penyedia layanan aset kripto (CASP). Keempat, topik-topik yang belum tercakup MiCA 1.0 seperti DeFi dan prediction markets.

Stablecoin Jadi Sorotan Paling Politis

Bagian tentang stablecoin menjadi sorotan paling politis dalam konsultasi ini. Catarina Veloso, Director of Regulatory and Compliance di Notabene, menekankan bahwa bagaimana stablecoin digunakan — apakah sebagai instrumen pembayaran ritel utama, jalur penyelesaian grosir, atau pelengkap metode pembayaran cross-border — akan sangat memengaruhi arah kebijakan.

"Jika stablecoin diperlakukan terutama sebagai instrumen perdagangan kripto, fokusnya akan tetap pada perlindungan investor dan integritas pasar. Jika diperlakukan sebagai infrastruktur pembayaran, maka redemption, likuiditas, manajemen cadangan, dan ketahanan operasional menjadi jauh lebih sentral," jelas Veloso.

Coinbase mendorong agar MiCA 2.0 membuat stablecoin euro lebih kompetitif dengan mengkalibrasi ulang aturan seputar cadangan, imbalan, dan model multi-penerbitan. Saat ini, penerbit EMT dilarang menawarkan bunga, yang menurut pelaku industri dapat melemahkan daya saing stablecoin denominasi euro dan mendorong pengguna ke stablecoin mata uang asing atau struktur imbal hasil di luar batas regulasi.

DeFi dan Prediction Markets Masuk Radar Regulasi

Di ranah DeFi, Komisi Eropa kini mempertimbangkan berbagai pendekatan, termasuk kemungkinan hanya mengizinkan CASP menghubungkan klien mereka dengan platform DeFi yang telah tersertifikasi di bawah rezim sertifikasi baru. Miroslav Đurić, Senior Associate di Taylor Wessing, mencatat bahwa Komisi tampaknya siap mengeksplorasi pendekatan berbeda termasuk beberapa yang mungkin mensyaratkan due diligence CASP terhadap platform DeFi yang mereka buat dapat diakses oleh klien.

Sementara itu, prediction markets akan menjadi topik hangat lainnya. Saat ini tidak ada struktur regulasi terpadu untuk pasar prediksi di UE, dan di beberapa negara bahkan dilarang. Komisi sedang menjajaki apakah pasar ini menawarkan manfaat ekonomi bagi konsumen dan apakah mereka termasuk dalam cakupan MiCA atau Markets in Financial Instruments Directive (MiFID).

Proses Panjang Menuju 2028

Periode komentar publik akan berakhir pada 31 Agustus 2026. Namun, menurut Đurić, keseluruhan proses bisa memakan waktu bertahun-tahun. "Mengingat tingkat kompleksitas poin-poin yang diangkat dalam konsultasi ini serta kecepatan biasa proses legislatif UE berjalan, hampir tidak dapat diharapkan proposal legislatif konkret akan diadopsi sebelum tahun 2028," ungkapnya.

Industri kripto menyatakan komitmen untuk tetap berdialog dengan Brussels sepanjang proses ini berlangsung. Dengan Uni Eropa terus memimpin dalam regulasi aset digital, hasil dari konsultasi MiCA 2.0 ini akan menjadi preseden penting bagi yurisdiksi lain di seluruh dunia.

Disclaimer

Artikel ini hanya untuk tujuan informasi dan edukasi. Konten yang disajikan tidak dimaksudkan sebagai nasihat keuangan, investasi, atau trading. Setiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi. Selalu lakukan riset mendalam (DYOR - Do Your Own Research) sebelum berinvestasi dalam aset kripto atau digital.

Komentar (0)

Silakan login untuk bergabung dalam diskusi.

Login untuk Komentar