Jaringan THORChain Kembali Beroperasi Penuh
Protokol cross-chain terdesentralisasi THORChain akhirnya kembali beroperasi penuh pada Selasa (23/6) setelah lebih dari satu bulan menghentikan seluruh aktivitas jaringan akibat eksploitasi senilai $10,7 juta. Pengumuman ini disampaikan langsung oleh tim THORChain melalui akun resmi X mereka, menandai berakhirnya proses pemulihan paling signifikan dalam sejarah protokol tersebut.
THORChain pertama kali menghentikan perdagangan pada 15 Mei 2026 lalu setelah investigator blockchain ZachXBT menandai adanya aktivitas mencurigakan yang berujung pada pencurian dana dari vault protokol. Investigasi internal kemudian mengungkap bahwa eksploitasi ini berasal dari kerentanan kritis pada skema tanda tangan GG20, mekanisme threshold signature yang digunakan untuk mengamankan vault protokol dengan mendistribusikan kendali kunci ke banyak operator node.
Kronologi Eksploitasi dan Celah Keamanan GG20
Menurut laporan resmi THORChain, celah keamanan ini memungkinkan satu operator node berbahaya merekonstruksi kunci privat penuh melalui proses yang disebut sebagai kebocoran material kunci progresif atau progressive key material leakage. Dengan kunci privat yang berhasil direkonstruksi, pelaku dapat menguras dana hingga $10,7 juta dari vault yang terdampak.
Tim pengembang THORChain bergerak cepat dengan merilis patch darurat pada 20 Mei untuk melindungi vault yang tersisa. Upgrade besar-besaran kemudian diluncurkan pada 9 Juni yang mencakup perbaikan untuk kerentanan yang dieksploitasi, diikuti upgrade lanjutan pada 11 Juni dengan peningkatan stabilitas tambahan dan perbaikan pada protokol KeyVerify.
Proses Pemulihan dan Migrasi Vault
Puncak dari proses pemulihan terjadi pada akhir pekan lalu ketika THORChain mengonfirmasi keamanan sebagian besar vault melalui protokol KeyVerify dan menyelesaikan migrasi dari vault-vault lawas ke set vault baru. Tim THORChain menyebut langkah ini sebagai tonggak paling signifikan dalam proses pemulihan mereka. Pada Jumat lalu, protokol juga telah menyelesaikan verifikasi keyshare setiap node dalam jaringan.
Dengan pulihnya jaringan, seluruh aktivitas kini kembali normal termasuk perdagangan, penandatanganan transaksi, swap antar-aset, dan aksi penyedia likuiditas. THORChain merupakan salah satu protokol perdagangan cross-chain terbesar di industri kripto yang memungkinkan swap antar jaringan seperti Bitcoin dan Ethereum tanpa perantara.
Rencana Integrasi Baru ke Depan
Ke depannya, THORChain telah mengumumkan rencana integrasi baru yang ambisius. Protokol akan meluncurkan swap dan vault native untuk Zcash dalam dua minggu ke depan, diikuti oleh Monero. Dukungan untuk token Bittensor juga direncanakan hadir dalam waktu sekitar enam minggu setelah jaringan kembali beroperasi.
Insiden ini kembali menyoroti tantangan keamanan yang dihadapi protokol DeFi cross-chain. THORChain sendiri telah lama menjadi sorotan investigator blockchain karena sering digunakan oleh peretas untuk mencuci dana curian antar blockchain. Meski demikian, respons cepat dan transparan tim pengembang dalam menangani eksploitasi ini mendapat apresiasi dari komunitas kripto.



