Bitcoin

BREAKING: Tether Salip Ether, USDt Kini Aset Kripto Nomor 2 Dunia

BREAKING: Tether Salip Ether, USDt Kini Aset Kripto Nomor 2 Dunia

Key Takeaways

Sejarah baru tercipta di pasar kripto: Tether (USDt) resmi menyalip Ether (ETH) sebagai aset kripto terbesar kedua dunia setelah ETH anjlok ke $1.510. Begini analisisnya.

USDt Resmi Menjadi Aset Kripto Nomor Dua Dunia

Pasar kripto kembali mencatat sejarah pada Jumat (26/6) ketika stablecoin Tether (USDt) secara resmi menyalip Ethereum (ETH) dalam kapitalisasi pasar, menjadikan USDt sebagai aset kripto terbesar kedua di dunia setelah Bitcoin. Peristiwa bersejarah ini terjadi di tengah anjloknya harga Ether ke level terendah tahun 2026.

Harga ETH merosot 5,2% dalam 24 jam terakhir, menyentuh level $1.510 di bursa Coinbase โ€” level yang terakhir kali terlihat pada Oktober 2023 dan April 2025. Penurunan tajam ini menyebabkan kapitalisasi pasar Ether jatuh di bawah $185 miliar, membuka jalan bagi USDt dengan kapitalisasi $186 miliar untuk mengambil alih posisi runner-up.

Para Analis Sebut Ini Tonggak Penting Stablecoin

"Peralihan stablecoin ini benar-benar menyoroti bagaimana pasar masih lebih memilih stabilitas dibanding volatilitas ETH saat ini," ujar Andri Fauzan Adziima, Research Lead Bitrue Research Institute, kepada Cointelegraph. Sementara itu, Alvin Kan, COO Bitget Wallet, menyebut momen ini sebagai "tonggak penting yang menyoroti pertumbuhan eksplosif dan dominasi stablecoin dalam ekosistem kripto saat ini."

Fenomena ini mencerminkan akselerasi pertumbuhan stablecoin yang kini mewakili hampir 15% dari total kapitalisasi pasar kripto. Berbeda dengan siklus bear market sebelumnya di mana suplai stablecoin menyusut lebih dari 30%, kali ini stablecoin justru mencetak rekor tertinggi baru. 21Shares menilai ini sebagai "bukti terkuat bahwa stablecoin adalah salah satu use case paling penting dalam kripto โ€” permintaan yang tidak lagi bergantung pada siklus pasar."

Efek Domino: USDC Juga Salip XRP

Tidak hanya ETH yang terpukul. Circle USD (USDC) juga berhasil menyalip Ripple (XRP) dalam kapitalisasi pasar setelah XRP jatuh kembali menuju level $1 โ€” titik terendah sejak November 2024. XRP kini memiliki kapitalisasi pasar $64 miliar, tertinggal dari USDC di $73,6 miliar.

Tekanan pada ETH juga diperparah oleh gejolak internal Ethereum Foundation yang baru-baru ini mengalami beberapa kali kepergian eksekutif kunci serta pengurangan tenaga kerja sebesar 20%. Namun, secercah harapan muncul dari peluncuran Ethlabs โ€” organisasi nirlaba baru yang didukung oleh pengembang inti Ethereum serta perusahaan treasury Ether seperti Bitmine dan Sharplink.

Institusi Justru Borong ETH di Harga Diskon

Di tengah kepanikan pasar, beberapa institusi justru memanfaatkan momen ini untuk akumulasi. Sharplink membeli 5.000 ETH pada Kamis โ€” pembelian pertama mereka dalam delapan bulan. Bitmine, yang dipimpin Tom Lee, juga telah mengakumulasi 76.881 ETH pekan lalu di level rendah ini.

Pertanyaan besar kini menggantung: apakah ini titik terendah ETH, atau akankah tekanan jual berlanjut? Para analis terbelah, namun satu hal yang pasti โ€” era stablecoin telah tiba dan kini berdiri sejajar dengan raksasa Layer-1 dalam hierarki pasar kripto global.

Disclaimer

Artikel ini hanya untuk tujuan informasi dan edukasi. Konten yang disajikan tidak dimaksudkan sebagai nasihat keuangan, investasi, atau trading. Setiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi. Selalu lakukan riset mendalam (DYOR - Do Your Own Research) sebelum berinvestasi dalam aset kripto atau digital.

Komentar (0)

Silakan login untuk bergabung dalam diskusi.

Login untuk Komentar