Cryptocurrency ATM atau mesin ATM kripto semakin lenyap dari lanskap Amerika Serikat setelah dua negara bagian secara resmi memberlakukan larangan dan pembatasan mulai 1 Juli 2026.
Tennessee dan Georgia menjadi negara bagian terbaru yang mengambil langkah tegas terhadap operasi crypto ATM. Undang-undang di Tennessee, yang ditandatangani Gubernur Bill Lee pada April lalu, secara total melarang penggunaan dan pemasangan cryptocurrency ATM dan kiosk.
Sementara itu, Georgia tidak melarang secara total tetapi menerapkan aturan ketat berupa pembatasan jumlah uang yang dapat dikirim oleh pengguna baru maupun lama, kewajiban memberikan peringatan kepada pelanggan, serta keharusan memberikan refund kepada korban penipuan dalam kasus tertentu.
Kedua aturan ini mengikuti jejak Indiana yang telah lebih dulu memberlakukan larangan pada Maret 2026, serta Minnesota yang dijadwalkan menerapkan larangan serupa pada 1 Agustus 2026. Gelombang regulasi ini menjadi pukulan telak bagi industri crypto ATM di AS.
185 ATM Harus Dimatikan di Tennessee
Menurut data dari CoinATMRadar, terdapat 185 crypto ATM dan kiosk yang beroperasi di Tennessee sebelum larangan diberlakukan. Seluruh mesin tersebut kini harus dimatikan, menambah daftar panjang mesin yang sudah lebih dulu disingkirkan di negara bagian lain.
Pemerintah negara bagian dan kota di AS secara individual mulai menindak operator crypto ATM menyusul meningkatnya insiden penipuan yang menyasar warga, khususnya lansia, yang ditipu untuk mengirimkan dana kepada pelaku penipuan melalui mesin ATM kripto.
Delaware dan New Jersey juga telah mengajukan rancangan undang-undang serupa yang bertujuan melarang total mesin crypto ATM. Tekanan regulasi ini bahkan sudah berdampak serius pada bisnis operator ATM kripto.
Bitcoin Depot Bangkrut
Efek domino larangan ini sudah mulai terasa. Bitcoin Depot, salah satu operator crypto ATM terbesar, mengajukan kebangkrutan Chapter 11 pada Mei 2026. Perusahaan tersebut sebelumnya mengungkapkan adanya keraguan substansial terhadap masa depan bisnisnya di tengah lingkungan regulasi yang semakin menantang dan gelombang tuntutan hukum.
Roshan Dharia, CEO Echo Base dan penasihat restrukturisasi, menyebut kebangkrutan Bitcoin Depot kemungkinan hanya pratinjau dari apa yang akan dihadapi industri crypto ATM yang lebih luas di AS dalam beberapa tahun ke depan.
Model bisnis tradisional yang mengandalkan spread transaksi tinggi dan pengawasan regulasi terbatas kini runtuh seiring negara bagian semakin memberlakukan standar perlindungan konsumen yang menekan biaya, memperluas tanggung jawab operator atas aktivitas penipuan, dan meningkatkan ekspektasi pemantauan serta penggantian dana.
Kanada Juga Siap Larang Total
Gelombang larangan tidak hanya terjadi di AS. Di Kanada, pembuat kebijakan federal telah mengusulkan larangan total crypto ATM di seluruh negara. Kebijakan yang diusulkan ini muncul sebagai respons atas apa yang disebut pejabat sebagai ATM kripto sebagai metode utama bagi pelaku penipuan untuk menipu korban dan bagi pelaku kriminal untuk mencuci uang tunai hasil kejahatan.
Menariknya, usulan Kanada tetap memperbolehkan warga membeli aset digital dari bisnis layanan keuangan fisik, hanya melarang mesin ATM otomatis tanpa pengawasan.
Dengan empat negara bagian AS yang kini telah atau akan memberlakukan larangan, ditambah usulan larangan nasional di Kanada, masa depan crypto ATM di Amerika Utara tampak semakin suram. Industri ini dipaksa untuk beradaptasi atau menghadapi kepunahan secara bertahap.



