Home/BREAKING: Strategy Rugi $11 Miliar saat Bitcoin Anjlok ke $62.000
Crypto

BREAKING: Strategy Rugi $11 Miliar saat Bitcoin Anjlok ke $62.000

BREAKING: Strategy Rugi $11 Miliar saat Bitcoin Anjlok ke $62.000

Key Takeaways

Strategy milik Michael Saylor mencatat kerugian kertas lebih dari $11 miliar setelah Bitcoin jatuh ke $62.000. BTC anjlok 21% dalam sebulan dengan $600 juta posisi long terlikuidasi.

Perusahaan treasury Bitcoin terbesar di dunia, Strategy (sebelumnya MicroStrategy), tengah menghadapi tekanan besar setelah kepemilikan Bitcoin mereka jatuh jauh ke wilayah kerugian. Data terbaru menunjukkan perusahaan milik Michael Saylor ini mencatat kerugian kertas (paper loss) mencapai $11,2 miliar menyusul anjloknya harga Bitcoin ke level $62.000-an.

Strategy saat ini memegang 843.706 Bitcoin yang diakuisisi dengan harga rata-rata $75.699 per koin, dengan total basis biaya mencapai $63,8 miliar. Namun, dengan Bitcoin diperdagangkan di kisaran $62.000-$63.000, nilai kepemilikan Bitcoin Strategy merosot menjadi sekitar $52,6 miliar. Ini berarti lebih dari 17% nilai investasi mereka menguap dalam beberapa pekan terakhir.

Tekanan tidak hanya datang dari sisi kepemilikan Bitcoin. Saham preferen perpetual dengan suku bunga variabel Strategy, yang diperdagangkan dengan ticker STRC, juga merosot di bawah nilai nominal $100 dan kini diperdagangkan di $94,6. Saham MSTR sendiri turun 1,5% dalam perdagangan pra-pasar ke level $124,7 pada Kamis (4/6).

Koreksi ini terjadi hanya beberapa hari setelah Strategy mengumumkan penjualan 32 BTC โ€” penjualan pertama sejak tahun 2022 โ€” yang memicu spekulasi tentang tekanan likuiditas perusahaan.

Michael Saylor merespons situasi ini dengan tenang. Dalam sebuah unggahan di platform X, ia menyebut aksi jual ini sebagai "rotasi modal, bukan penurunan nilai Bitcoin" dan menegaskan bahwa volatilitas justru menciptakan peluang. Saylor menunjuk pada arus keluar ETF Bitcoin sebesar $4,4 miliar dalam 13 hari perdagangan berturut-turut serta aliran $400 miliar ke infrastruktur AI sebagai faktor utama tekanan pada BTC.

Pasar kripto secara keseluruhan mengalami guncangan hebat. Data menunjukkan lebih dari $600 juta posisi long Bitcoin terlikuidasi dalam 24 jam terakhir. Total likuidasi pasar mencapai $3 miliar dalam dua hari, menjadikannya salah satu peristiwa likuidasi terbesar tahun ini. Bitcoin sendiri telah anjlok lebih dari 21% sejak pertengahan Mei 2026.

Standard Chartered, melalui kepala riset aset digital global Geoffrey Kendrick, memberikan secercah optimisme. Bank tersebut memperkirakan titik terendah Bitcoin mungkin sudah dekat, dengan catatan bahwa pembelian Strategy berikutnya โ€” baik 320 BTC atau 3.200 BTC โ€” dapat menjadi sinyal pembalikan pasar.

Investor kawakan Peter Schiff justru memberikan peringatan lebih suram. Ia menyatakan bahwa semakin rendah harga STRC, semakin tinggi dividen yang harus dibayar Strategy untuk mengembalikan harga ke $100, yang pada akhirnya dapat memaksa perusahaan menjual lebih banyak Bitcoin untuk mendanai pembayaran tersebut.

Sementara itu, metrik on-chain menunjukkan lebih dari separuh Bitcoin yang beredar kini berada dalam posisi rugi yang belum direalisasi, mengingatkan pada sinyal klasik dasar pasar bearish yang telah muncul di siklus-siklus sebelumnya. Para trader kini mencermati level support kritis $60.000 sebagai garis pertahanan terakhir sebelum potensi penurunan lebih dalam.

Disclaimer

Artikel ini hanya untuk tujuan informasi dan edukasi. Konten yang disajikan tidak dimaksudkan sebagai nasihat keuangan, investasi, atau trading. Setiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi. Selalu lakukan riset mendalam (DYOR - Do Your Own Research) sebelum berinvestasi dalam aset kripto atau digital.

Komentar (0)

Silakan login untuk bergabung dalam diskusi.

Login untuk Komentar