Kontrak perpetual SpaceX (SPCX) di platform Hyperliquid ambrol 27% dari level tertinggi Mei 2026. Premium hari pertama IPO dipangkas tajam di tengah tekanan pasar kripto.
Kontrak SPCX Merosot 27% dari Puncak Mei
Pasar derivatif kripto kembali menjadi sorotan setelah kontrak perpetual SpaceX (SPCX) yang diperdagangkan di platform Hyperliquid mengalami penurunan tajam sebesar 27% dalam tiga pekan terakhir. Kontrak berleverage 5x yang mengacu pada valuasi saham SpaceX menjelang IPO bersejarah ini kini diperdagangkan di kisaran $157, jauh merosot dari level peluncuran pertengahan Mei yang sempat menyentuh $216 hingga $230.
Penurunan ini tidak serta-merta berarti para trader bertaruh melawan SpaceX. Harga SPCX masih berada di atas harga penawaran IPO resmi sebesar $135 per saham. Namun yang menjadi perhatian utama adalah penyusutan drastis premium hari pertama yang sebelumnya dipatok pasar. Pada bulan Mei, kontrak ini memperhitungkan valuasi SpaceX sekitar 60% di atas harga penawaran. Per Rabu (10/6), premium tersebut menyusut menjadi hanya sekitar 16%.
Strategi Fixed-Price SpaceX dan Peran SPCX
SpaceX sendiri memilih jalur fixed-price untuk IPO-nya, menetapkan harga tetap $135 per saham tanpa rentang harga yang bisa dinegosiasikan investor selama proses bookbuilding. Ini berbeda dari kebanyakan IPO di mana bankir mengumpulkan pesanan dan menyesuaikan harga berdasarkan permintaan. Strategi ini menjadikan kontrak SPCX di Hyperliquid sebagai salah satu dari sedikit tempat di mana harga terkait SpaceX benar-benar bergerak sebelum saham resmi diperdagangkan.
Perlu dicatat bahwa kontrak SPCX bukanlah saham SpaceX. Produk ini adalah derivatif cash-settled yang memungkinkan trader bertaruh pada valuasi ekuitas perusahaan antariksa milik Elon Musk tersebut. Pemegang kontrak tidak mendapatkan hak kepemilikan saham, alokasi, atau klaim apa pun terhadap SpaceX. Namun berbeda dari indikasi minat IPO biasa, trader di perpetual ini benar-benar mempertaruhkan uang mereka dan bisa kehilangan dana sebelum satu saham pun berpindah tangan.
Minat IPO Tetap Fantastis: $250 Miliar
Di sisi lain, permintaan untuk IPO SpaceX sendiri tetap luar biasa besar. Reuters melaporkan bahwa SpaceX telah menarik lebih dari $250 miliar minat investor untuk penggalangan dana sebesar $75 miliar, menjadikan penawaran ini beberapa kali lipat oversubscribed. Investor institusional besar sering kali meminta lebih banyak saham daripada yang mereka harapkan untuk diterima, terutama dalam kesepakatan yang sangat diminati seperti ini.
Tekanan Pasar Kripto Ikut Menyeret
Meski demikian, tekanan pasar yang lebih luas turut memengaruhi pergerakan SPCX. Pasar kripto secara umum melemah menjelang IPO ini, dengan Bitcoin masih bertahan jauh di bawah level tertingginya di Januari. Beberapa analis menduga bahwa investor mungkin juga sedang mencairkan dana untuk mengamankan alokasi SpaceX, menambah tekanan jual pada pasar aset berisiko yang sama di mana SPCX diperdagangkan.
Fenomena ini mencerminkan dinamika unik dari pasar prediction market dan derivatif kripto yang semakin matang. Hyperliquid, sebagai platform derivatif terdesentralisasi, telah menjadi arena spekulasi untuk aset-aset yang bahkan belum tersedia di pasar tradisional, menciptakan lapisan harga baru yang menarik perhatian baik trader kripto maupun investor institusional. Para pelaku pasar kini menanti dengan seksama bagaimana kontrak SPCX akan bergerak seiring semakin dekatnya hari pencatatan resmi SpaceX yang diperkirakan akan menjadi IPO terbesar dalam sejarah.
Artikel ini hanya untuk tujuan informasi dan edukasi. Konten yang disajikan tidak dimaksudkan sebagai nasihat keuangan, investasi, atau trading. Setiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi. Selalu lakukan riset mendalam (DYOR - Do Your Own Research) sebelum berinvestasi dalam aset kripto atau digital.