Regulasi

BREAKING: Senator AS Desak CFTC Selidiki Polymarket atas Iklan Palsu

BREAKING: Senator AS Desak CFTC Selidiki Polymarket atas Iklan Palsu

Key Takeaways

Senator bipartisan AS John Curtis dan Adam Schiff mendesak CFTC menyelidiki Polymarket atas dugaan penggunaan taktik pemasaran menyesatkan melalui influencer yang membuat video taruhan palsu.

Kronologi Skandal Iklan Palsu Polymarket

Dua senator Amerika Serikat dari kubu bipartisan telah mengirim surat resmi kepada Commodity Futures Trading Commission (CFTC), mendesak regulator tersebut untuk segera menyelidiki platform prediksi pasar Polymarket. Langkah ini diambil setelah laporan investigasi mengungkap praktik pemasaran menyesatkan yang melibatkan pembayaran kepada influencer media sosial untuk membuat konten taruhan palsu.

Senator Partai Republik John Curtis dan Senator Partai Demokrat Adam Schiff mengirim surat tersebut pada hari Kamis kepada Ketua CFTC Mike Selig. Dalam suratnya, kedua senator menyatakan keprihatinan mendalam bahwa Polymarket diduga menggunakan taktik pemasaran yang menipu untuk mempromosikan produk bergaya perjudian kepada audiens Amerika Serikat.

Jika tuduhan ini akurat, maka ini adalah hal yang sangat meresahkan dan memerlukan pengawasan segera dari Commodity Futures Trading Commission, tulis kedua senator dalam surat mereka. Mereka menekankan bahwa praktik semacam ini tidak dapat ditoleransi, terutama mengingat semakin populernya platform prediksi pasar di kalangan investor ritel.

Temuan Mengejutkan: 70% Video Taruhan Adalah Palsu

Laporan investigasi dari The Wall Street Journal pada 20 Juni 2026 mengungkap bahwa Polymarket membayar para influencer untuk memfilmkan taruhan palsu di situs web yang menyerupai platform mereka. Yang lebih mengkhawatirkan, banyak dari kreator konten tersebut tidak mengungkapkan bahwa mereka telah dibayar oleh Polymarket.

Journal meninjau lebih dari 1.100 video dan menemukan bahwa 70% di antaranya menampilkan taruhan palsu dengan total nilai mencapai hampir $2 juta. Temuan ini memicu gelombang kritik dari berbagai pihak, termasuk anggota Kongres yang khawatir tentang dampaknya terhadap investor ritel yang mungkin tertipu oleh konten promosi tersebut.

Menanggapi laporan tersebut, juru bicara Polymarket sebelumnya menyatakan kepada Cointelegraph bahwa perusahaan sedang melakukan audit komprehensif terhadap konten promosi yang aktif untuk memastikan kepatuhan terhadap standar perusahaan serta persyaratan regulasi dan hukum pengungkapan yang berlaku.

CFTC dalam Tekanan: Investigasi dan Pertanyaan Besar

Surat dari kedua senator ini muncul menjelang laporan dari Journal dan CNBC pada hari Jumat bahwa CFTC tengah melakukan investigasi terhadap Polymarket. CNBC melaporkan, mengutip sumber yang dekat dengan penyelidikan, bahwa CFTC memiliki investigasi yang sedang berlangsung dan ekstensif terhadap platform tersebut, meskipun jangka waktu kapan investigasi dimulai tidak diungkapkan.

Polymarket menolak memberikan komentar atas surat senator maupun investigasi CFTC yang dilaporkan. Sikap diam ini semakin memicu spekulasi tentang sejauh mana pelanggaran yang mungkin telah terjadi.

Pasar prediksi telah meledak popularitasnya dalam beberapa tahun terakhir, dengan volume perdagangan mencapai miliaran dolar setiap bulan. Senator Curtis dan Schiff menyuarakan keprihatinan mereka tentang kemampuan CFTC dalam meregulasi platform semacam ini.

CFTC telah berulang kali menegaskan otoritas regulasinya atas pasar prediksi dan kontrak acara, tulis para senator. Namun dengan kreator konten yang secara rutin menggambarkan pasar prediksi sebagai uang gratis, tidak ada dasar untuk memperlakukan mereka secara berbeda dari perjudian.

Masa Depan Regulasi Pasar Prediksi

Kontrak-kontrak ini tidak melayani kepentingan publik dan tidak seharusnya diperlakukan sebagai produk derivatif dengan nilai lindung nilai, tambah mereka. Kami tetap khawatir bahwa Komisi tidak menegakkan hukum dengan tepat, juga tidak diperlengkapi untuk menjadi regulator perjudian federal.

Senator Curtis dan Schiff meminta Selig untuk memberikan tanggapan tertulis atas serangkaian pertanyaan paling lambat 10 Juli 2026. Di antara pertanyaan tersebut adalah apakah CFTC sedang menyelidiki Polymarket, apakah iklan yang dilaporkan legal, dan apakah CFTC memiliki sumber daya untuk mengawasi pasar prediksi.

Kasus ini menjadi sorotan baru dalam perdebatan yang lebih luas tentang regulasi pasar prediksi di Amerika Serikat. Pekan lalu, sekelompok 17 senator Demokrat juga mengkritik CFTC atas apa yang mereka sebut sebagai serangan terhadap otoritas negara bagian dalam pengawasan pasar prediksi. Dengan tekanan bipartisan yang semakin meningkat, masa depan regulasi platform seperti Polymarket memasuki babak baru yang penuh ketidakpastian.

CFTC sendiri telah menggugat sembilan negara bagian AS yang mengajukan tindakan hukum terhadap pasar prediksi, menuduh platform tersebut menawarkan taruhan olahraga tanpa izin melalui kontrak acara. Pertarungan hukum ini diperkirakan akan semakin intensif dalam beberapa bulan mendatang seiring dengan batas waktu 10 Juli yang ditetapkan oleh para senator.

Disclaimer

Artikel ini hanya untuk tujuan informasi dan edukasi. Konten yang disajikan tidak dimaksudkan sebagai nasihat keuangan, investasi, atau trading. Setiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi. Selalu lakukan riset mendalam (DYOR - Do Your Own Research) sebelum berinvestasi dalam aset kripto atau digital.

Komentar (0)

Silakan login untuk bergabung dalam diskusi.

Login untuk Komentar