RUU Perumahan Jadi Kendaraan Politik Anti-CBDC
Senat Amerika Serikat secara resmi meloloskan rancangan undang-undang perumahan yang di dalamnya memuat ketentuan larangan sementara terhadap mata uang digital bank sentral (CBDC) di Amerika Serikat. RUU bipartisan bertajuk 21st Century ROAD to Housing Act ini lolos dengan suara telak 85-5 pada Senin malam (22/6) waktu setempat.
Isi Larangan: Fed Dilarang Total Selama 4 Tahun
Larangan CBDC ini disisipkan oleh politisi Republik yang selama ini gencar menentang penerbitan dolar digital oleh Federal Reserve. Meskipun The Fed sendiri tidak pernah secara resmi mengerjakan proyek CBDC, langkah ini menjadi tamparan simbolis sekaligus hukum yang memblokir potensi dolar digital selama empat tahun ke depan, hingga akhir tahun 2030. Ketentuan dalam RUU tersebut secara eksplisit menyatakan bahwa Dewan Gubernur Federal Reserve System atau bank Federal Reserve mana pun tidak boleh menerbitkan atau menciptakan mata uang digital bank sentral, atau aset digital apa pun yang secara substansial serupa dengan CBDC, baik secara langsung maupun tidak langsung.
Dukungan Penuh dari Trump dan Kongres
Langkah Senat ini sejalan dengan perintah eksekutif yang ditandatangani Presiden Donald Trump pada Januari 2025, yang melarang pemerintahannya mengambil langkah apa pun menuju CBDC. Trump saat itu menyebut CBDC akan mengancam stabilitas sistem keuangan, privasi individu, dan kedaulatan Amerika Serikat. Ketua Federal Reserve yang baru, Kevin Warsh, sebelumnya telah menyatakan penolakan tegasnya terhadap CBDC dalam sidang nominasinya, menyebutnya sebagai pilihan kebijakan yang buruk.
Apa Selanjutnya?
RUU ini kini akan bergerak ke House of Representatives, di mana para analis memprediksi pengesahan akan berjalan cepat mengingat mayoritas Partai Republik di DPR. Setelah disetujui DPR, RUU akan dikirim ke meja Presiden Trump untuk ditandatangani menjadi undang-undang.
AS vs Eropa dan China: Dua Kutub Kebijakan CBDC
Larangan CBDC di AS ini kontras tajam dengan langkah negara-negara besar lainnya. Bank Sentral Eropa (ECB) tengah menggarap euro digital yang dijadwalkan memasuki program percontohan tahun depan dan peluncuran penuh pada 2029. Sementara itu, China terus memperluas uji coba yuan digital yang diterbitkan oleh People's Bank of China, dengan baru-baru ini menandatangani kerja sama dengan 26 lembaga keuangan untuk pembayaran lintas batas.
Implikasi bagi Industri Kripto
Komunitas kripto menyambut positif langkah ini. Banyak pelaku industri yang sejak awal mengkritik CBDC sebagai alat pengawasan massal pemerintah yang berpotensi menghilangkan privasi finansial warga negara. Dengan diblokirnya CBDC di AS, stablecoin swasta seperti USDC dan USDT diproyeksikan akan semakin mengukuhkan posisinya sebagai tulang punggung ekonomi dolar digital. Namun, perlu dicatat bahwa larangan ini bersifat sementara—hanya berlaku hingga akhir 2030—sehingga pintu masih terbuka untuk pembahasan ulang di masa depan.



