Bitcoin

BREAKING: Rotasi Bitcoin ke Altcoin Runtuh, Altseason Ditunda

BREAKING: Rotasi Bitcoin ke Altcoin Runtuh, Altseason Ditunda

Key Takeaways

CEO CryptoQuant Ki Young Ju menyatakan tren rotasi Bitcoin ke altcoin telah runtuh ke level terlemah sejak 2021. Dominasi Bitcoin rebound, altseason ditunda.

Pasar kripto sedang menyaksikan runtuhnya salah satu pola paling ikonik dalam sejarah siklus bull: rotasi Bitcoin ke altcoin. Data terbaru dari CryptoQuant menunjukkan bahwa volume perdagangan altcoin terhadap pasangan BTC telah anjlok ke level terlemah sejak tahun 2021, menandakan bahwa era altseason yang dipicu oleh lonjakan Bitcoin mungkin telah berakhir.

CEO CryptoQuant, Ki Young Ju, dalam unggahannya hari Sabtu menyatakan bahwa tren rotasi Bitcoin ke altcoin "pada dasarnya telah hilang." Ia merujuk pada data yang menunjukkan volume perdagangan altcoin berkapitalisasi menengah dan kecil yang diperdagangkan melawan Bitcoin di bursa terpusat kini berada di titik terendah dalam lima tahun terakhir.

"Era altcoin naik hanya karena Bitcoin naik mungkin sudah berakhir," tegas Young Ju. Pernyataan ini menjadi pukulan telak bagi para investor yang selama ini mengandalkan strategi rotasi modal dari Bitcoin ke altcoin sebagai cara untuk meraih keuntungan maksimal di setiap siklus bull.

Data historis menunjukkan bahwa pada tahun 2017 dan 2021, aliran modal dari Bitcoin ke altcoin melonjak drastis dan menjadi bahan bakar utama bagi terciptanya altseason terbesar dalam sejarah kripto. Namun grafik terkini menunjukkan bahwa pola tersebut telah runtuh sepenuhnya, dengan volume pasangan BTC-altcoin stagnan di dekat level terendah pasca-2021.

Modal Altcoin Semakin Terkonsentrasi di Segelintir Proyek Besar

Konsentrasi modal yang semakin sempit menjadi faktor kunci di balik fenomena ini. Dari total kapitalisasi pasar altcoin non-stablecoin senilai sekitar 600 miliar dolar AS per Sabtu, sepuluh altcoin teratas menguasai sekitar 483 miliar dolar AS atau sekitar 80,5 persen dari total. Ini menunjukkan bahwa modal tidak lagi menyebar ke ratusan altcoin seperti yang terjadi pada siklus sebelumnya, melainkan semakin terkonsentrasi pada segelintir proyek besar.

Jumlah altcoin dengan kapitalisasi pasar di atas 1 miliar dolar AS juga menyusut drastis. Pada November 2021, sekitar 106 altcoin memiliki valuasi di atas 1 miliar dolar AS. Per Juni 2026, jumlah tersebut merosot menjadi sekitar 50 saja, menegaskan bahwa pasar altcoin sedang mengalami konsolidasi besar-besaran.

Young Ju menambahkan bahwa altcoin yang hanya mengandalkan narasi tanpa fundamental bisnis yang kuat kini kehilangan relevansinya seiring dengan semakin matangnya pasar kripto. Sektor-sektor yang menurutnya masih menjanjikan adalah yang terhubung dengan bisnis nyata, DeFi yang menghasilkan pendapatan, stablecoin, tokenisasi aset dunia nyata (RWA), dan agen AI.

Dominasi Bitcoin Rebound, Altseason Semakin Tertunda

Sementara itu, dominasi Bitcoin (BTC.D) menunjukkan tanda-tanda rebound yang dapat semakin menunda kembalinya altseason. Metrik BTC.D telah memantul dari level support 100-week EMA di kisaran 58,75 persen dan berpotensi melanjutkan kenaikan menuju resistance channel di dekat 60 persen.

Analis Rekt Capital juga mengonfirmasi pandangan ini, menunjuk pada divergensi bullish pada grafik dominasi Bitcoin sebagai sinyal bahwa altseason "ditunda." Meskipun demikian, ia mencatat bahwa potensi kenaikan dominasi Bitcoin mungkin terbatas karena metrik tersebut telah kehilangan tren naik makronya.

Bagi investor altcoin, data ini menjadi peringatan serius bahwa strategi "beli saat Bitcoin naik, rotasi ke altcoin" yang berhasil di masa lalu mungkin tidak lagi relevan di era pasar kripto yang semakin matang dan tersegmentasi. Seleksi proyek berdasarkan fundamental dan utilitas nyata kini menjadi lebih krusial daripada sebelumnya.

Disclaimer

Artikel ini hanya untuk tujuan informasi dan edukasi. Konten yang disajikan tidak dimaksudkan sebagai nasihat keuangan, investasi, atau trading. Setiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi. Selalu lakukan riset mendalam (DYOR - Do Your Own Research) sebelum berinvestasi dalam aset kripto atau digital.

Komentar (0)

Silakan login untuk bergabung dalam diskusi.

Login untuk Komentar