Revolut, platform perbankan digital asal Inggris yang juga menyediakan layanan aset kripto, secara resmi mengumumkan akan menghapus stablecoin Tether (USDT) dari platformnya. Keputusan ini disampaikan melalui pemberitahuan kepada sejumlah pengguna pada Jumat (4/7/2026), dengan alasan "pertimbangan regulasi dan risiko."
Timeline Penghapusan USDT
Berdasarkan dokumen pemberitahuan yang dilihat oleh Cointelegraph, pengguna Revolut tidak lagi dapat membeli USDT mulai 6 Juli 2026. Penghapusan penuh (full delisting) dijadwalkan pada 31 Agustus 2026. Setelah tenggat tersebut, seluruh kepemilikan USDT yang tersisa akan dikonversi otomatis ke mata uang dasar pengguna berdasarkan nilai tukar harian.
Selain pembatasan pembelian, deposit USDT juga akan dihentikan mulai 30 Juli 2026. Setiap transfer USDT masuk setelah tanggal tersebut akan ditolak secara otomatis oleh sistem Revolut.
Tekanan Regulasi MiCA
Langkah ini semakin mempertegas dampak regulasi Markets in Crypto-Assets (MiCA) Uni Eropa terhadap ekosistem stablecoin global. Revolut sendiri telah memperoleh lisensi MiCA sebagai Crypto Asset Service Provider (CASP) pada November 2025, yang dikeluarkan oleh Cyprus Securities and Exchange Commission (CySEC) dan terdaftar secara resmi di European Securities and Markets Authority (ESMA).
Menariknya, Revolut belum mengklarifikasi apakah penghapusan USDT ini berlaku secara global atau hanya di yurisdiksi tertentu. Perusahaan hanya menyebutkan "pertimbangan regulasi dan risiko" tanpa merinci regulasi spesifik yang memicu keputusan ini.
Gelombang Delisting USDT di Eropa
Penghapusan USDT oleh Revolut bukanlah kasus pertama di Eropa. Sejak akhir 2024, sejumlah platform kripto termasuk Coinbase telah menghapus USDT untuk mematuhi persyaratan MiCA. Regulasi ini mewajibkan penerbit stablecoin untuk memegang sebagian cadangan mereka di lembaga kredit Uni Eropa. Persyaratan inilah yang secara konsisten ditolak oleh Tether.
Paolo Ardoino, CEO Tether, telah berulang kali mengkritik MiCA sebagai regulasi yang "tidak dirancang dengan baik." Dalam wawancara dengan Cointelegraph pada Mei 2025, Ardoino menyatakan bahwa persyaratan cadangan MiCA memberatkan penerbit stablecoin dan tidak sesuai dengan model bisnis Tether.
Dominasi USDT dan Dampak ke Pasar
Saat berita ini diturunkan, USDT masih menjadi aset kripto terbesar ketiga berdasarkan kapitalisasi pasar setelah Bitcoin dan Ethereum, dengan nilai pasar mencapai 184 miliar dolar AS. Pesaing utamanya, USD Coin (USDC) yang diterbitkan oleh Circle, memiliki kapitalisasi pasar 73 miliar dolar AS dan berada di peringkat kelima.
Keputusan Revolut ini diprediksi akan memberikan keuntungan kompetitif bagi Circle, yang telah mematuhi regulasi MiCA. Namun, penghapusan USDT secara bertahap dari platform-platform besar Eropa juga menimbulkan pertanyaan tentang fragmentasi likuiditas di pasar stablecoin.
Masa Depan Stablecoin di Eropa
Para analis memperkirakan bahwa semakin banyak penyedia layanan aset kripto di Eropa akan mengikuti langkah serupa seiring dengan berakhirnya masa transisi MiCA pada 1 Juli 2026. Hal ini berpotensi mengubah lanskap stablecoin secara signifikan, terutama di pasar Eropa yang selama ini menjadi salah satu wilayah dengan adopsi kripto tertinggi.
Hingga berita ini diterbitkan, Cointelegraph belum menerima tanggapan resmi dari pihak Revolut terkait cakupan yurisdiksi dan detail lebih lanjut tentang keputusan penghapusan USDT ini.



