Taylor Hornby, peneliti yang menemukan bug kritis Zcash Orchard Pool selama 4 tahun menggunakan AI, kini mengalihkan auditnya ke Monero. Komunitas XMR bersiaga.
AI yang Sama, Target Baru: Monero Masuk Antrian Audit
Setelah mengguncang dunia kripto dengan penemuan bug kritis di Zcash, peneliti keamanan Taylor Hornby kini mengarahkan auditnya ke Monero (XMR). Langkah ini memicu kekhawatiran di kalangan komunitas privasi kripto, mengingat dampak besar yang ditimbulkan dari temuan sebelumnya.
Hornby, yang menggunakan model AI Anthropic Opus 4.8 untuk mengaudit kode Zcash, berhasil menemukan celah keamanan di Orchard Pool yang telah tersembunyi selama empat tahun. Bug tersebut memungkinkan pencetakan token palsu tanpa batas tanpa terdeteksi, sebuah kerentanan yang berpotensi menghancurkan kepercayaan terhadap pasokan dan nilai token ZEC.
Pengumuman tersebut membuat ZEC ambles hingga 40% dalam 24 jam, menghapus hampir $3 miliar dari kapitalisasi pasar. Tokoh-tokoh industri seperti Arthur Hayes langsung menjual seluruh kepemilikan ZEC mereka, memperparah aksi jual.
Komunitas Monero Bersiap Hadapi Kemungkinan Terburuk
Kini Hornby mengonfirmasi bahwa Monero masuk dalam antrian auditnya. Meskipun belum ada indikasi kerentanan spesifik pada XMR, fakta bahwa peneliti yang sama kini memeriksa kode privasi coin terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar ini membuat para investor gelisah.
Monero sendiri dikenal sebagai koin privasi paling tangguh dengan teknologi ring signatures, stealth addresses, dan RingCT yang telah teruji bertahun-tahun. Namun sebagaimana dibuktikan oleh kasus Zcash, tidak ada proyek yang benar-benar kebal terhadap bug yang tersembunyi dalam kode kompleks.
Pasar Kripto di Titik Terendah Sejak Juli 2024
Kabar ini muncul di tengah minggu terburuk pasar kripto sejak Juli 2024. Bitcoin sempat menembus di bawah $60.000, sementara total kapitalisasi pasar kripto kehilangan lebih dari $2 triliun. Data tenaga kerja AS yang melampaui ekspektasi juga menambah tekanan dengan meningkatnya potensi kenaikan suku bunga Federal Reserve.
Komunitas Monero hingga saat ini belum memberikan respons resmi terkait rencana audit Hornby. Namun para pengembang XMR dipastikan akan mengawasi dengan ketat setiap temuan yang mungkin muncul dari audit independen ini.
Kasus Zcash telah menjadi peringatan keras bagi seluruh industri blockchain bahwa keamanan kode bukan hanya tentang reputasi, melainkan juga tentang audit berkelanjutan menggunakan teknologi terkini termasuk kecerdasan buatan. Pertanyaan besarnya kini: apakah Monero akan lolos dari audit ini tanpa temuan berarti, atau akankah komunitas privasi kripto kembali diguncang oleh bug tersembunyi lainnya?
Para analis mengingatkan bahwa ketakutan berlebihan juga bisa menjadi bumerang. Monero memiliki basis kode yang berbeda secara fundamental dari Zcash, dan banyak audit telah dilakukan sebelumnya tanpa menemukan kerentanan kritis. Namun pasar kripto yang sedang rapuh membuat sentimen negatif bisa menyebar dengan cepat, terutama terhadap aset yang berfokus pada privasi.
Artikel ini hanya untuk tujuan informasi dan edukasi. Konten yang disajikan tidak dimaksudkan sebagai nasihat keuangan, investasi, atau trading. Setiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi. Selalu lakukan riset mendalam (DYOR - Do Your Own Research) sebelum berinvestasi dalam aset kripto atau digital.