Pasar Kredit Digital Catat Sejarah Kelam
Pasar kredit digital mengalami hari terburuk dalam sejarahnya pada Kamis (19/6) setelah dua produk utama di sektor ini, STRC milik Strategy dan SATA milik Strive Asset Management, mengalami aksi jual massal yang dipicu oleh likuidasi leverage secara paksa.
CEO Strive Asset Management Matt Cole menyebut peristiwa ini sebagai "hari paling sulit dalam sejarah Digital Credit" dalam sebuah unggahan di platform X. STRC, saham preferen dividen Strategy, sempat merosot tajam ke level $82,50 sebelum akhirnya pulih ke $89 โ anjlok sekitar 17,5% dari nilai par $100 yang seharusnya menjadi acuan. Sementara itu, SATA yang juga dirancang untuk diperdagangkan mendekati nilai par $100 sempat terjun bebas di bawah $93 sebelum rebound ke $97.
Likuidasi Leverage, Bukan Krisis Kredit
Cole menegaskan bahwa kejatuhan ini bukan disebabkan oleh memburuknya kualitas kredit penerbit, melainkan murni karena peristiwa likuidasi leverage. "Apa yang terjadi hari ini adalah leverage liquidation event, bukan deteriorasi kualitas kredit yang mendasarinya," tulis Cole.
Menurut Cole, investor yang tertarik dengan imbal hasil tinggi dari sektor ini โ kedua produk menawarkan yield di atas dua digit โ semakin banyak menggunakan leverage untuk mendongkrak keuntungan mereka. Ketika harga mulai turun, margin call terpicu dan memaksa penjualan aset, menciptakan spiral penurunan yang saling menguatkan dan terlepas dari fundamental kredit penerbit yang sebenarnya.
Cole membandingkan episode ini dengan kejatuhan hedge fund historis yang melibatkan posisi leverage pada obligasi Treasury AS. Ia menekankan bahwa surat berharga Treasury tetap merupakan kredit yang kuat meskipun sempat mengalami periode tekanan pasar.
Cadangan Dividen Tetap Utuh
"Cadangan dividen kami tetap utuh. Perusahaan kami tidak berada di bawah tekanan," tegas Cole, menambahkan bahwa profil kredit perusahaan tetap tidak berubah secara signifikan. Ia juga mengingatkan ada pepatah lama di pasar pendapatan tetap bahwa "jalan menuju neraka diaspal dengan carry" โ mengacu pada strategi mengejar imbal hasil tinggi yang seringkali berakhir buruk ketika leverage digunakan secara berlebihan.
Pemulihan Cepat dari Titik Terendah
Yang menarik, kedua aset menunjukkan pemulihan cepat dari level terendah intraday. Baik STRC maupun SATA mengalami minat beli yang signifikan setelah menyentuh titik terendah, menunjukkan adanya permintaan yang kuat dari investor yang melihat peluang di tengah kepanikan. "Baik STRC dan SATA mengalami minat beli yang signifikan dari titik terendah intraday mereka," catat Cole.
Cole mempertahankan keyakinan jangka panjangnya pada kredit digital dan menegaskan bahwa "peristiwa likuidasi dan peristiwa kredit adalah dua hal yang berbeda."
Tekanan Pasar Kripto yang Lebih Luas
Peristiwa ini terjadi di tengah tekanan lebih luas di pasar kripto. Bitcoin diperdagangkan di bawah $63.000 pada Jumat pagi, turun 1,9% dalam 24 jam, sementara Ethereum merosot 2,3% ke $1.695. Pasar ekuitas global juga melemah di tengah volume perdagangan yang tipis karena libur Juneteenth di Amerika Serikat, dengan minyak mentah Brent turun sekitar 9% dalam sepekan setelah pengiriman melalui Selat Hormuz kembali normal pasca kesepakatan damai AS-Iran.
Meskipun terjadi gejolak di pasar kredit digital dan tekanan makro yang meluas, Cole tetap optimis bahwa fundamental sektor ini tetap kokoh dan pemulihan yang cepat membuktikan adanya permintaan yang sehat dari investor institusional.



