Keamanan

BREAKING: Monero Melonjak 32%, $120 Juta Dicuci Lewat XMR — Tether Bekukan $72 Juta

BREAKING: Monero Melonjak 32%, $120 Juta Dicuci Lewat XMR — Tether Bekukan $72 Juta

Key Takeaways

Monero (XMR) melesat dari $330 ke $438 dalam hitungan jam setelah entitas tak dikenal mencuci $120 juta USDT melalui rantai swap kompleks, termasuk pembelian besar XMR.

Lonjakan Harga Monero yang Mengejutkan

Monero (XMR), koin privasi terkemuka di dunia kripto, mengalami lonjakan harga dramatis lebih dari 32% pada Kamis hingga Jumat, menembus level $438 sebelum akhirnya terkoreksi ke sekitar $382. Lonjakan ini bukan disebabkan oleh sentimen pasar positif, melainkan oleh operasi pencucian uang masif senilai $120 juta yang terdeteksi oleh investigator on-chain ternama, ZachXBT.

Bagaimana Dana $120 Juta Dialirkan

Menurut laporan ZachXBT yang disiarkan melalui Telegram pada Jumat pagi, sebuah alamat di jaringan Tron menerima 120,2 juta USDT pada hari Kamis. Entitas tersebut kemudian mulai memecah dana dan mengirimkannya ke berbagai arah — sebuah pola klasik yang digunakan untuk memutus jejak transaksi.

Sebagian besar dana tersebut diarahkan ke Monero (XMR), koin yang dirancang khusus untuk menyembunyikan identitas pengirim dan penerima. Karena likuiditas Monero yang relatif tipis, order pembelian dalam jumlah besar ini langsung mendorong harga XMR dari kisaran $330 ke puncak intraday $438.

Pelacakan ZachXBT: KuCoin, Instant Swap, dan Lintas Rantai

ZachXBT juga melacak aliran dana lainnya: lebih dari $12 juta dikirim ke alamat deposit bursa KuCoin, sekitar $8 juta ke layanan instant swap yang memungkinkan konversi koin dengan cepat tanpa verifikasi identitas, dan $8 juta lainnya dipindahkan dari Tron ke jaringan Bitcoin dan Ethereum melalui Near Intents, sebuah alat swap lintas rantai.

Memecah dana ke berbagai koin, bursa, dan blockchain adalah taktik umum yang digunakan pelaku kejahatan untuk memutus jejak transaksi di blockchain. Kombinasi koin privasi, instant swap, dan jembatan lintas rantai menciptakan labirin yang sangat sulit dilacak.

Tether Bertindak Cepat: $72 Juta Dibekukan

Tindakan tegas kemudian diambil oleh Tether, penerbit stablecoin USDT. Perusahaan tersebut membekukan alamat yang terkait dengan entitas pencucian uang yang menyimpan 72 juta USDT. Setelah dibekukan, token tersebut tidak dapat dipindahkan atau dicairkan. Ini menunjukkan bahwa Tether memiliki kapasitas dan kemauan untuk menindak aktivitas ilegal di jaringannya.

Pola Klasik Pencucian Uang Kripto

Hingga saat ini, asal-usul dana $120 juta tersebut masih belum jelas. Namun, pola pergerakan cepat ke koin privasi, penggunaan instant swap, dan lompatan lintas rantai adalah ciri khas operasi pencucian uang aset digital. Keputusan Tether untuk membekukan dana tersebut mengonfirmasi kecurigaan ini.

Perdebatan Soal Koin Privasi Kembali Memanas

Kasus ini kembali memicu perdebatan tentang peran koin privasi seperti Monero dalam ekosistem kripto. Di satu sisi, privasi adalah hak fundamental pengguna. Namun di sisi lain, fitur anonimitas Monero sering dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan untuk menyamarkan aliran dana ilegal. Insiden ini terjadi hanya berselang beberapa jam setelah pengungkapan operasi gabungan 11 negara yang membongkar sindikat pencucian uang kripto AudiA6 senilai $390 juta. Kedua kasus ini menegaskan bahwa pertempuran antara regulator global dan pelaku kejahatan kripto terus meningkat intensitasnya.

Disclaimer

Artikel ini hanya untuk tujuan informasi dan edukasi. Konten yang disajikan tidak dimaksudkan sebagai nasihat keuangan, investasi, atau trading. Setiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi. Selalu lakukan riset mendalam (DYOR - Do Your Own Research) sebelum berinvestasi dalam aset kripto atau digital.

Komentar (0)

Silakan login untuk bergabung dalam diskusi.

Login untuk Komentar