Mantan CEO Celsius Alex Mashinsky resmi dilarang permanen oleh CFTC dari aktivitas perdagangan komoditas, mengakhiri kasus panjang setelah divonis 12 tahun penjara atas penipuan ratusan ribu nasabah.
CFTC Resmi Larang Mashinsky dari Perdagangan Komoditas
Regulator derivatif Amerika Serikat, Commodity Futures Trading Commission (CFTC), secara resmi menjatuhkan larangan permanen terhadap Alexander Mashinsky, mantan pendiri dan CEO platform kripto Celsius, dari segala aktivitas perdagangan komoditas. Keputusan ini tercatat di Pengadilan Distrik AS untuk Distrik Selatan New York pada Kamis (18/6/2026), menandai resolusi final regulator terhadap kasus yang telah berlangsung bertahun-tahun.
Mashinsky sebelumnya telah mengaku bersalah atas tuduhan penipuan dan manipulasi pasar dalam kasus pidana yang terpisah. Ia divonis 12 tahun penjara, didenda $50.000, dan diperintahkan mengembalikan aset senilai $48 juta kepada para korban. Larangan CFTC ini menjadi pukulan tambahan meskipun regulator tidak menjatuhkan denda baru.
Skema Penipuan yang Menghancurkan Ratusan Ribu Nasabah
Dalam pernyataan resminya, CFTC menegaskan bahwa Mashinsky dan Celsius terlibat dalam skema penipuan terhadap ratusan ribu nasabah dengan cara menyesatkan publik tentang keamanan, profitabilitas, dan kepatuhan regulasi platform keuangan berbasis aset digital milik Celsius.
Sepanjang tahun 2022, Celsius terus meyakinkan nasabah bahwa aset mereka aman dan tetap menghasilkan imbal hasil. Kenyataannya, perusahaan justru mengalami kerugian yang sangat besar dan akhirnya kolaps bersamaan dengan runtuhnya sejumlah nama besar lain di industri kripto pada periode tersebut.
Keputusan pengadilan menyatakan Mashinsky secara permanen dilarang dan dicegah dari segala aktivitas yang berkaitan dengan komoditas, termasuk pendaftaran, perdagangan, dan keterlibatan bisnis apa pun yang berada di bawah pengawasan CFTC. Ini merupakan halaman penutup dari salah satu skandal terbesar dalam sejarah kripto.
Dampak dan Preseden bagi Industri Kripto
Kasus Celsius menjadi salah satu dari tiga keruntuhan paling dahsyat di industri kripto tahun 2022, bersama dengan FTX dan Three Arrows Capital. Runtuhnya Celsius mengakibatkan kerugian miliaran dolar bagi nasabah ritel yang mempercayakan tabungan dan investasi mereka ke platform yang menjanjikan imbal hasil tinggi dengan risiko rendah.
Pasca kolaps, regulator AS meningkatkan pengawasan terhadap platform kripto yang menawarkan produk imbal hasil. Kasus ini juga menjadi preseden penting bagi penegakan hukum di sektor aset digital, menunjukkan bahwa eksekutif kripto dapat dimintai pertanggungjawaban pidana dan perdata atas klaim menyesatkan kepada investor.
Hingga berita ini diturunkan, total hukuman yang dijatuhkan kepada Mashinsky mencapai 12 tahun penjara, denda $50.000, restitusi $48 juta, serta larangan permanen dari segala aktivitas perdagangan komoditas oleh CFTC.
Artikel ini hanya untuk tujuan informasi dan edukasi. Konten yang disajikan tidak dimaksudkan sebagai nasihat keuangan, investasi, atau trading. Setiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi. Selalu lakukan riset mendalam (DYOR - Do Your Own Research) sebelum berinvestasi dalam aset kripto atau digital.