Kraken resmi meluncurkan perpetual futures teregulasi CFTC untuk pengguna AS melalui platform Kraken Pro, membawa produk derivatif kripto senilai $60 triliun ke dalam negeri setelah bertahun-tahun didominasi bursa offshore.
Kraken resmi meluncurkan perdagangan perpetual futures yang teregulasi Commodity Futures Trading Commission (CFTC) untuk pengguna yang memenuhi syarat di Amerika Serikat melalui platform Kraken Pro. Langkah bersejarah ini menandai pertama kalinya produk derivatif kripto paling populer di dunia tersedia secara legal di bursa berlisensi AS.
Pasar Derivatif Rp90 Ribu Triliun Kini Onshore
Menurut data Kraken, volume perdagangan tahunan perpetual futures global melampaui $60 triliun atau sekitar Rp90 ribu triliun pada tahun 2025. Selama ini sebagian besar aktivitas terjadi di bursa offshore, termasuk platform seperti Hyperliquid yang berkembang pesat. Kini Kraken membawa pasar raksasa ini ke dalam negeri melalui Bitnomial, bursa derivatif kripto yang diakuisisi Payward pada April 2026.
Peluncuran awal mencakup sembilan aset kripto utama: Bitcoin, Ethereum, Solana, XRP, Cardano, Chainlink, Dogecoin, Litecoin, dan Avalanche. Kontrak ini tersedia melalui akun futures yang sama dengan produk CME-listed crypto futures yang sudah ada, memungkinkan trader mengelola seluruh portofolio derivatif dari satu antarmuka terpadu.
Gelombang Onshoring Derivatif Kripto
Peluncuran Kraken bukanlah peristiwa yang berdiri sendiri. Pada 29 Mei 2026, CFTC menyetujui kontrak Bitcoin perpetual futures Kalshi dan mengeluarkan posisi no-action untuk Coinbase, membuka jalur bagi produk perpetual futures teregulasi di pasar domestik AS. Kalshi sendiri mencatat volume perdagangan lebih dari $1 miliar hanya dalam satu minggu setelah peluncuran perps.
Ketua CFTC Michael Selig sebelumnya menyatakan akan menggunakan kewenangan yang ada untuk mendukung perpetual futures dan produk derivatif baru di AS, menekankan bahwa ketidakpastian regulasi selama bertahun-tahun telah mendorong aktivitas perdagangan ke luar negeri.
Strategi Akuisisi dan Ekspansi
Kraken telah membangun fondasi untuk peluncuran ini melalui serangkaian akuisisi strategis. Perusahaan mengakuisisi NinjaTrader pada Mei 2025 dan Bitnomial setahun kemudian untuk memperoleh infrastruktur futures teregulasi. Bulan ini, Kraken juga menambahkan margin trading untuk pelanggan AS yang memenuhi syarat.
John Palmer, kepala derivatif Kraken, menyatakan bahwa adopsi perpetual futures kemungkinan akan mengikuti lintasan yang mirip dengan ETF Bitcoin spot. Trader institusional canggih akan masuk terlebih dahulu, baru kemudian diikuti oleh penasihat investasi dan manajer aset setelah menyelesaikan tinjauan internal.
Dampak bagi Trader Kripto
Dengan peluncuran ini, Kraken kini bersaing langsung dengan Coinbase dan Kalshi dalam perebutan pasar derivatif kripto AS yang sedang berkembang. Bagi trader kripto AS, kehadiran perpetual futures teregulasi berarti akses yang lebih aman, likuiditas yang lebih dalam, dan perlindungan investor yang lebih kuat. Ke depan, Kraken berencana memperluas jangkauan kontrak dan opsi kolateral secara bertahap, menjadikan platformnya sebagai one-stop shop untuk perdagangan derivatif kripto di Amerika Serikat.
Artikel ini hanya untuk tujuan informasi dan edukasi. Konten yang disajikan tidak dimaksudkan sebagai nasihat keuangan, investasi, atau trading. Setiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi. Selalu lakukan riset mendalam (DYOR - Do Your Own Research) sebelum berinvestasi dalam aset kripto atau digital.