Keamanan

BREAKING: Humanity Protocol Diretas, Token H Anjlok 85% — $30 Juta Raib

BREAKING: Humanity Protocol Diretas, Token H Anjlok 85% — $30 Juta Raib

Key Takeaways

Humanity Protocol mengalami eksploitasi kunci privat senilai lebih dari $30 juta pada Selasa pagi, menyebabkan token H anjlok 85% dari $0,70 ke $0,08 dalam 12 jam terakhir.

Humanity Protocol, proyek identitas terdesentralisasi yang dikenal sebagai "Worldcoin versi China," mengalami insiden keamanan serius pada Selasa pagi (9/6). Token native H milik proyek ini anjlok lebih dari 85% dalam 12 jam terakhir setelah peretas berhasil mengeksploitasi kunci privat milik salah satu anggota Humanity Foundation. Nilai kerugian diperkirakan mencapai lebih dari $30 juta atau sekitar Rp450 miliar.

Kronologi Serangan dan Respons Tim Humanity

Pendiri sekaligus CEO Humanity Protocol, Terence Kwok, mengonfirmasi insiden tersebut melalui akun X resminya pada Selasa pagi. "Kami telah mendeteksi insiden keamanan yang melibatkan kompromi kunci privat milik anggota Humanity Foundation," tulis Kwok. Ia dengan tegas mengimbau seluruh pengguna untuk tidak berinteraksi dengan bridge atau kolam likuiditas (liquidity pool) apa pun hingga tim keamanan memberikan lampu hijau. Kwok juga menambahkan bahwa timnya saat ini sedang bekerja sama dengan pakar keamanan forensik untuk menyelidiki akar penyebab serangan, namun belum memberikan rincian kronologi pasti maupun identitas pelaku di balik eksploitasi ini.

Berdasarkan data dari CoinGecko, harga token H merosot tajam dari sekitar $0,70 ke level $0,08 pada saat artikel ini ditulis. Penurunan sebesar 85% ini mencerminkan kepanikan pasar yang luar biasa terhadap insiden keamanan yang melibatkan proyek blockchain zkEVM tersebut. Humanity Protocol sendiri merupakan proyek identitas terdesentralisasi yang fokus pada Proof of Humanity dan menggunakan teknologi biometrik telapak tangan yang menjaga privasi pengguna. Proyek ini sebelumnya dipandang sebagai salah satu pesaing utama Worldcoin di pasar Asia.

Investigasi On-Chain dan Dampak Pasar

Penyelidik on-chain yang dikenal dengan nama "Specter" mengungkapkan bahwa dompet-dompet yang terkait atau pernah berinteraksi dengan Humanity Protocol sedang dikompromikan dalam serangan yang masih berlangsung. Specter memperkirakan total dana yang telah dikuras mencapai $30 juta dalam bentuk token H. Sementara itu, platform intelijen blockchain Arkham Intelligence juga mengonfirmasi bahwa pelaku eksploitasi telah mencuri lebih dari $30 juta dan secara aktif menukarkan token H curian melalui berbagai bursa terdesentralisasi (DEX) seperti Kyber Network dan PancakeSwap untuk menghilangkan jejak.

Lonjakan Serangan Kunci Privat di 2026

Insiden ini menambah daftar panjang serangan keamanan berbasis kompromi kunci privat yang mewarnai industri kripto sepanjang tahun 2026. Beberapa insiden besar sebelumnya termasuk eksploitasi Drift Protocol pada bulan April yang mengakibatkan kerugian mencapai $280 juta. Dalam kasus tersebut, peretas yang diduga berafiliasi dengan Lazarus Group asal Korea Utara berhasil menguasai kunci admin dewan keamanan. Proyek-proyek lain yang turut menjadi korban serangan serupa sepanjang tahun ini antara lain Step Finance, Resolv, Volo Vault, Echo Bridge, Bankr, Polymarket, StablR, Stake DAO, Gravity Bridge, dan Alephium Bridge.

Menurut laporan terbaru dari firma keamanan blockchain CertiK, kompromi dompet atau kunci privat menjadi vektor serangan termahal kedua di bulan Mei 2026 dengan total kerugian mencapai $13,7 juta. Angka ini menegaskan bahwa meskipun industri kripto terus mengembangkan standar keamanan yang lebih ketat, pengelolaan kunci privat masih menjadi titik lemah paling kritis yang terus dieksploitasi oleh pelaku kejahatan siber.

Hingga berita ini diterbitkan, tim Humanity Protocol belum mengumumkan rencana kompensasi bagi para korban eksploitasi. Komunitas kripto global diimbau untuk tetap waspada dan tidak berinteraksi dengan kontrak pintar maupun jembatan lintas rantai yang terkait dengan Humanity Protocol hingga pemberitahuan resmi lebih lanjut dikeluarkan. Cryptonesia akan terus memantau perkembangan situasi ini dan memberikan laporan terbaru seiring tersedianya informasi tambahan dari tim investigasi.

Disclaimer

Artikel ini hanya untuk tujuan informasi dan edukasi. Konten yang disajikan tidak dimaksudkan sebagai nasihat keuangan, investasi, atau trading. Setiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi. Selalu lakukan riset mendalam (DYOR - Do Your Own Research) sebelum berinvestasi dalam aset kripto atau digital.

Komentar (0)

Silakan login untuk bergabung dalam diskusi.

Login untuk Komentar