Christopher Delgado, CEO Goliath Ventures, resmi mengaku bersalah di pengadilan AS pada Selasa (1/7) atas tuduhan menjalankan skema penipuan Ponzi kripto senilai $400 juta. Kasus ini menjadi salah satu penipuan kripto terbesar yang berhasil dibawa ke pengadilan tahun ini.
Menurut dakwaan, Delgado menggunakan dana investor untuk membiayai gaya hidup mewah, termasuk pembelian properti mewah dan kendaraan mahal, sambil menjalankan skema penipuan yang berlangsung dari tahun 2023 hingga 2026.
Goliath Ventures memasarkan diri sebagai perusahaan investasi kripto dengan imbal hasil tinggi yang dijamin. Namun penyelidikan SEC mengungkap bahwa perusahaan tersebut beroperasi seperti skema Ponzi klasik: menggunakan uang investor baru untuk membayar keuntungan kepada investor lama, tanpa adanya aktivitas investasi riil.
Modus Operandi dan Kronologi
Delgado mendirikan Goliath Ventures pada awal 2023, menjanjikan keuntungan bulanan 15-20% melalui strategi trading arbitrase dan market-making kripto. Perusahaan ini menarik ribuan investor ritel melalui pemasaran agresif di media sosial dan jaringan afiliasi.
Selama tiga tahun beroperasi, Goliath Ventures berhasil mengumpulkan lebih dari $400 juta dari investor di seluruh dunia, termasuk sejumlah besar dana dari investor di Asia dan Amerika Latin. Namun di balik layar, tidak ada aktivitas trading yang terjadi — dana investor digunakan untuk membayar keuntungan fiktif dan membiayai gaya hidup mewah Delgado.
Kasus ini terungkap setelah beberapa investor besar mencoba menarik dana mereka dan mendapati permintaan tersebut tidak dapat dipenuhi. Investigasi SEC dan FBI kemudian mengungkap skala penuh penipuan ini.
Dampak dan Implikasi
Pengakuan bersalah Delgado menandai kemenangan signifikan bagi regulator AS dalam menindak penipuan kripto berskala besar. SEC telah meningkatkan pengawasan terhadap platform investasi kripto yang menjanjikan imbal hasil tidak realistis.
Kasus ini mengikuti pola serupa dengan kasus-kasus Ponzi kripto sebelumnya seperti BitConnect dan OneCoin, namun dengan skala yang lebih besar dan penggunaan teknologi yang lebih canggih untuk menyembunyikan aliran dana.
Delgado menghadapi hukuman penjara hingga 20 tahun serta denda dan restitusi kepada para korban. Sidang vonis dijadwalkan dalam beberapa bulan mendatang. Aset-aset yang disita termasuk properti mewah di Miami dan Los Angeles serta koleksi kendaraan eksotis akan digunakan untuk kompensasi korban.



