Keamanan

BREAKING: CEO Goliath Ventures Mengaku Bersalah atas Ponzi Kripto $400 Juta

BREAKING: CEO Goliath Ventures Mengaku Bersalah atas Ponzi Kripto $400 Juta

Key Takeaways

Christopher Delgado, mantan CEO Goliath Ventures, mengaku bersalah atas skema Ponzi kripto senilai $400 juta yang merugikan ribuan investor dengan kerugian minimal $250 juta.

Kronologi Skema Ponzi Goliath Ventures

Mantan CEO Goliath Ventures, Christopher Alexander Delgado, secara resmi mengaku bersalah atas tuduhan penipuan dan pencucian uang dalam kasus skema Ponzi kripto senilai $400 juta. Pengakuan ini disampaikan di Pengadilan Distrik Florida, Amerika Serikat, pada hari Selasa waktu setempat.

Delgado, warga Florida, mengaku bersalah atas tiga dakwaan utama: konspirasi penipuan melalui transfer dana (wire fraud), penipuan wire fraud, dan pencucian uang. Ia menghadapi hukuman maksimal 20 tahun penjara untuk setiap dakwaan penipuan dan hingga 10 tahun untuk dakwaan pencucian uang.

Menurut dokumen pengadilan dari Kantor Kejaksaan AS untuk Distrik Tengah Florida, Delgado mengoperasikan Goliath Ventures — sebelumnya bernama Gen-Z Venture Firm — dari Januari 2023 hingga Januari 2026. Perusahaan ini menjanjikan imbal hasil bulanan sebesar 3% hingga 8% yang diklaim berasal dari liquidity pool kripto.

Modus Operandi dan Kerugian Investor

Dalam perjanjian pengakuannya, Delgado mengakui telah menyebabkan kerugian investor setidaknya $250 juta. Dana investor digunakan untuk membayar investor sebelumnya dalam skema Ponzi klasik, mendanai penarikan, dan membiayai gaya hidup mewah sang CEO.

Aset-aset mewah yang diperoleh Delgado dengan dana investor meliputi enam properti residensial senilai antara $1,15 juta hingga $8,5 juta per unit, mobil-mobil mewah seperti Lamborghini dan Rolls-Royce, jam tangan Rolex, puluhan tas Louis Vuitton, serta perhiasan custom Tiffany.

Sebagai bagian dari perjanjian pengakuan bersalah, Delgado setuju untuk menyita delapan properti, 11 kendaraan, 30 jam tangan, lebih dari 50 tas dan dompet mewah, setidaknya 29 item perhiasan, serta beberapa rekening bank dan dompet kripto yang telah disita.

Kronologi Penangkapan dan Proses Hukum

Kasus ini terungkap setelah penangkapan Delgado pada Februari 2026, ketika jaksa mengungkapkan bahwa Goliath Ventures telah mengumpulkan setidaknya $328 juta dari investor. Angka tersebut kemudian meningkat menjadi $400 juta seiring berjalannya investigasi.

Para investor Goliath Ventures juga menggugat JPMorgan pada Maret 2026, menuduh bank raksasa tersebut memproses sekitar $253 juta dalam setoran terkait Goliath dan mengabaikan berbagai tanda bahaya (red flags) yang terkait dengan dugaan skema Ponzi.

Entitas-entitas Goliath Ventures telah ditempatkan dalam pengawasan pengadilan (receivership) pada Maret 2026 dan kemudian mengajukan kebangkrutan Bab 11 di Distrik Selatan Florida. Kasus kebangkrutan saat ini masih tertunda di hadapan Hakim Robert A. Mark.

Apa Selanjutnya?

Sidang vonis Delgado dijadwalkan pada 8 Oktober 2026. Kasus ini menjadi salah satu skema Ponzi kripto terbesar yang berhasil diungkap dan diproses secara hukum di Amerika Serikat dalam beberapa tahun terakhir, mempertegas pengawasan ketat regulator terhadap industri aset digital.

Disclaimer

Artikel ini hanya untuk tujuan informasi dan edukasi. Konten yang disajikan tidak dimaksudkan sebagai nasihat keuangan, investasi, atau trading. Setiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi. Selalu lakukan riset mendalam (DYOR - Do Your Own Research) sebelum berinvestasi dalam aset kripto atau digital.

Komentar (0)

Silakan login untuk bergabung dalam diskusi.

Login untuk Komentar