Kronologi Gangguan Base Blockchain
Base, blockchain Layer-2 Ethereum terbesar yang didukung oleh exchange kripto Coinbase, kembali beroperasi normal setelah jaringan mengalami gangguan hampir dua jam pada Kamis malam (25/6) waktu Amerika Serikat. Gangguan ini disebabkan oleh masalah konsensus yang menghentikan produksi blok secara total.
Tim Base melalui akun X resminya mengonfirmasi bahwa blok-blok kini "diproduksi secara normal dan kami telah memverifikasi pemulihan yang meluas di seluruh ekosistem." Status page Base menunjukkan tim mulai menyelidiki produksi blok yang "tidak sehat" pada pukul 16:03 UTC. Sekitar pukul 17:21 UTC, tim mengidentifikasi akar masalah: sebuah masalah konsensus yang menyebabkan blok yang tidak valid (invalid block) ikut di-sequencing. Hal ini mencegah pembuatan blok baru dan menghentikan seluruh aktivitas transaksi di jaringan.
Pemulihan dan Tanggapan Tim Base
Pada pukul 17:57 UTC, Base mengumumkan telah "memulihkan pembangunan blok yang sehat" dan infrastruktur di seluruh ekosistem sudah dapat melakukan sinkronisasi. Tim menyatakan telah mengidentifikasi masalah dan akan melakukan investigasi akar penyebab secara menyeluruh serta merilis post-mortem lengkap.
Jesse Pollak, kreator Base, menulis di X bahwa semua dana di jaringan aman, namun menegaskan bahwa "penghentian ini tidak dapat diterima dan kami akan menggunakannya untuk terus meningkatkan Base sebagai platform untuk keuangan global 24/7."
Sejarah Downtime dan Upgrade Beryl
Ini merupakan insiden downtime yang jarang terjadi untuk blockchain sebesar Base, yang merupakan jaringan Layer-2 Ethereum paling banyak digunakan. Gangguan besar terakhir terjadi pada Agustus 2025, ketika Base mengalami downtime selama 33 menit menurut halaman status resminya.
Menariknya, downtime kali ini terjadi hanya beberapa jam sebelum upgrade terjadwal Base yang disebut "Beryl," yang dijadwalkan pada pukul 18:00 UTC dan berhasil diselesaikan dua jam kemudian pada pukul 20:00 UTC. Upgrade ini bertujuan untuk mengurangi penundaan penarikan dana dan memperkenalkan standar token baru untuk aset dunia nyata (real-world assets) dan stablecoin.
Implikasi untuk Ekosistem Layer-2
Meskipun gangguan terjadi secara terpisah dari upgrade, insiden ini tetap memicu pertanyaan tentang ketahanan infrastruktur Layer-2 dalam konteks adopsi blockchain yang semakin meluas untuk aplikasi keuangan kritis. Gangguan serupa juga menimpa blockchain Layer-1 Sui pada Mei 2026, yang mengalami dua periode downtime dalam dua hari berturut-turut.
Dengan dana yang dikonfirmasi aman dan jaringan yang kini kembali beroperasi normal, komunitas Base kini menantikan post-mortem resmi untuk memahami secara detail apa yang terjadi dan langkah-langkah apa yang akan diambil untuk mencegah insiden serupa di masa depan. Sebagai jaringan dengan volume transaksi masif untuk pembayaran agen (agentic payments) yang telah melampaui 100 juta transaksi, keandalan Base menjadi sangat krusial bagi ekosistem kripto secara keseluruhan.



