Pasar kripto kembali menunjukkan ketangguhannya pada Senin malam waktu AS. Bitcoin (BTC) berhasil memantul kembali ke atas level $64.000 setelah sebelumnya sempat tertekan hingga menyentuh kisaran $62.000 akibat pengungkapan besar dari Strategy, perusahaan pemegang Bitcoin korporat terbesar di dunia.
Strategy Cetak Rekor: Jual 3.588 BTC Senilai $216 Juta
Pemicu utama gejolak harga ini adalah laporan SEC yang mengonfirmasi bahwa Strategy telah menjual 3.588 BTC senilai sekitar $216 juta untuk mendanai pembayaran dividen saham preferen mereka. Aksi jual ini tercatat sebagai penjualan Bitcoin terbesar yang pernah dilakukan Strategy sepanjang sejarah perusahaan, dengan kapasitas penjualan tersisa mencapai $1,25 miliar yang belum tersentuh.
Namun yang mengejutkan pasar adalah kecepatan pemulihan harga. Kurang dari 24 jam setelah aksi jual tersebut, Bitcoin kembali melesat ke atas $64.000, menunjukkan bahwa para bull memiliki keyakinan kuat untuk menyerap seluruh tekanan jual yang ada.
Dinamika Derivatif di Balik Pemulihan Harga
Data derivatif mengungkapkan dinamika menarik di balik pergerakan harga ini. Kenaikan menuju $64.000 pada hari Minggu hampir seluruhnya didorong oleh perdagangan berjangka (futures), dengan pembelian bersih futures mencapai sekitar $415 juta. Puncaknya terjadi dalam satu jendela empat jam di mana pembelian futures senilai $687 juta memicu likuidasi paksa posisi short sekitar $33 juta.
Ketika berita penjualan Strategy muncul pada Senin pagi, arus berbalik drastis. Penjualan bersih futures mencapai sekitar $456 juta dalam periode empat jam yang sama, dengan gelombang likuidasi menghantam kedua sisi sekaligus — sekitar $42 juta posisi bullish dan $49 juta posisi bearish dilikuidasi bersamaan.
Arus Spot Kembali, Tanda Keyakinan Investor
Yang menjadi pembeda dalam pemulihan kali ini adalah kembalinya arus pembelian spot. Berbeda dengan reli hari Minggu yang sepenuhnya bergantung pada futures, pemulihan Senin sore disertai pembelian futures sekitar $568 juta yang kali ini didukung oleh pembelian spot senilai $143 juta — menandakan minat beli riil yang lebih kokoh dari investor.
Funding rate Bitcoin tetap bertahan di wilayah positif selama lebih dari sepekan, termasuk selama tekanan jual Senin kemarin. Dengan total open interest futures mencapai $20,6 miliar, sentimen leveraged bullish masih dominan meskipun pengaturan ini dianggap rapuh oleh para analis.
Faktor Risiko ke Depan: Strategy dan The Fed
Dua hal yang menjadi perhatian pasar ke depan adalah apakah penjualan Strategy ini menandai awal dari fase distribusi yang lebih panjang, serta apakah otorisasi penjualan tersisa sebesar $1,25 miliar akan terus membebani setiap reli yang terjadi.
Sementara itu, Federal Reserve dijadwalkan merilis notulen rapat bulan Juni pada hari Rabu nanti. Pasar saat ini memperhitungkan peluang sebesar 75,6 persen bahwa suku bunga akan tetap bertahan di level 3,50 hingga 3,75 persen pada bulan Juli. Nada hawkish dalam notulen tersebut berpotensi menguji posisi long leverage yang padat, dengan zona tekanan berada di kisaran $62.300 hingga $62.800 di atas harga saat ini, serta $61.000 dan $59.500 di sisi bawah.
Bitcoin kini diperdagangkan di atas $64.000, level tertinggi dalam dua pekan terakhir. Trader dan analis kini mencermati apakah kenaikan ini dapat berlanjut menembus resistance kunci di $65.000, atau apakah pasar akan kembali menguji level support di tengah ketidakpastian makro dan aksi korporasi yang masih membayangi.



