Hampir satu juta pembeli memecoin Official Trump (TRUMP) telah mengalami kerugian kolektif sebesar $3,8 miliar hingga akhir Juni 2026, menurut laporan terbaru dari firma analitik blockchain Nansen yang dirilis akhir pekan ini.
Kerugian Fantastis akibat Anjlok 97%
Data Nansen menunjukkan bahwa sebanyak 988.905 pembeli token TRUMP, atau sekitar dua dari setiap tiga pembeli, telah kehilangan uang mereka pada memecoin yang diluncurkan oleh Presiden AS Donald Trump tersebut. Kerugian total mencapai $3,81 miliar, termasuk mereka yang masih menahan token dalam posisi rugi.
Di sisi lain, hanya kurang dari setengah juta dompet yang tercatat mendapatkan keuntungan, dengan total mencapai $4 miliar. Nansen menyatakan bahwa ini mencerminkan sejumlah kecil pembeli awal yang meraup keuntungan sangat besar sementara mayoritas ritel menanggung kerugian.
Token TRUMP diluncurkan hanya beberapa hari sebelum Trump kembali menjabat pada Januari 2025. Saat itu, token sempat mencapai puncaknya di atas $73. Namun sejak saat itu, nilainya telah anjlok lebih dari 97% dan kini diperdagangkan di kisaran $1,70 menurut data CoinGecko.
Laporan ini muncul hanya beberapa hari setelah pengungkapan keuangan tahunan Trump yang menunjukkan bahwa ia memperoleh lebih dari $1,4 miliar pendapatan dari usaha terkait kripto pada tahun lalu. Ironisnya, Trump sendiri meraup lebih dari $630 juta dari memecoin TRUMP miliknya, sementara total keuntungan bersih seluruh pembeli token tersebut hanya sekitar $200 juta.
World Liberty Financial Juga Merugi
Selain token TRUMP, Nansen juga menganalisis World Liberty Financial (WLFI), token yang terkait dengan platform perdagangan kripto yang mencantumkan Trump dan ketiga putranya sebagai pendiri. Dari hampir 27.000 dompet yang dilacak, 85% mencatat kerugian total sebesar $83 juta, sementara sisanya meraup keuntungan $23 juta.
WLFI pertama kali dijual langsung ke investor seharga 1,5 sen, kemudian 5 sen. Pembeli yang masuk di harga 5 sen kemungkinan mendapat keuntungan kecil, namun mayoritas pembeli di bursa sekunder mengalami kerugian signifikan. Nansen mencatat kemungkinan lebih banyak investor yang merugi karena data pembelian di bursa tidak seluruhnya bersifat publik.
Sementara itu, pengungkapan keuangan Trump menunjukkan ia memperoleh hampir $800 juta dari platform World Liberty Financial tahun lalu. Bisnis yang terkait dengan Trump mengumpulkan 75% dari penjualan WLFI tanpa memandang pergerakan harganya.
Kontroversi dan Peringatan untuk Investor
Dalam wawancara dengan CNBC pekan lalu, Trump menghindari pertanyaan tentang potensi konflik kepentingan dan menyatakan tidak ada yang ilegal serta tidak ada yang salah dengan keuntungan kripto yang diungkapkannya. Ia mengklaim bahwa pihak lain bertanggung jawab atas investasinya.
Kasus ini menambah daftar panjang kontroversi seputar keterlibatan Trump di industri kripto selama masa jabatannya sebagai presiden. Para senator Partai Demokrat sebelumnya telah mendesak penyelidikan atas kesepakatan kripto senilai $500 juta antara keluarga Trump dan Uni Emirat Arab.
Data Nansen ini menjadi peringatan keras bagi investor ritel tentang risiko tinggi berinvestasi di memecoin, terutama yang terkait dengan figur publik. Pola keuntungan yang sangat terkonsentrasi pada pembeli awal sementara mayoritas menanggung kerugian kembali terkonfirmasi dalam kasus ini.



