Bitcoin Cetak Pola Double-Bottom, Target $108.000
Bitcoin (BTC) menunjukkan sinyal teknikal kuat yang mengindikasikan potensi reli menuju level $100.000 sebelum Oktober 2026. Setelah rebound 13,25% dari level terendah lokal di bawah $60.000, BTC kini membentuk pola double-bottom yang secara historis menjadi fondasi reli besar di pasar kripto.
Pemulihan ini didorong oleh kesepakatan damai awal antara Amerika Serikat dan Iran yang menghidupkan kembali selera risiko di pasar global. BTC melonjak mendekati $67.000 pada 15 Juni, mengikuti reli aset berisiko setelah terobosan geopolitik tersebut menekan harga minyak dan mengurangi kekhawatiran inflasi jangka pendek.
Grafik tiga hari Bitcoin kini menunjukkan potensi pembalikan double-bottom di dekat zona support $60.000. Ini adalah kali kedua BTC memantul dari area $60.000 sepanjang 2026, memperkuat kasus bahwa pembeli secara agresif mempertahankan wilayah permintaan yang sama yang sebelumnya menjadi penopang pasar selama koreksi.
Bottom pertama terbentuk di dekat level terendah Maret, sementara rebound terbaru terjadi setelah aksi jual tajam Juni yang sempat mendorong Bitcoin kembali ke level yang sama. Selama BTC bertahan di atas support $60.000, struktur double-bottom tetap aktif dan valid.
Neckline di $81.000 Jadi Kunci Konfirmasi
Neckline dari pola ini berada di sekitar $81.000, di mana Bitcoin sebelumnya terhenti sebelum koreksi terakhir. Penutupan tegas di atas level tersebut akan mengonfirmasi pola double-bottom dan membuka jalan menuju target terukur di kisaran $108.000 pada Agustus atau September — potensi kenaikan lebih dari 60% dari level harga saat ini.
Divergensi Bullish RSI Mingguan Perkuat Sinyal
Sinyal bullish semakin kuat dengan munculnya divergensi positif pada grafik mingguan Bitcoin. Harga BTC membentuk lower low di zona support $60.000-$65.000, namun Relative Strength Index (RSI) mingguan justru membentuk higher low. Ini menunjukkan bahwa tekanan jual mulai melemah meskipun harga sempat turun lebih dalam.
Pola divergensi serupa pernah muncul di dekat bottom bear market Bitcoin 2022, ketika RSI pulih lebih dulu sebelum harga mengikuti dengan rebound multi-bulan. Analis kripto Jelle menyatakan Bitcoin mungkin akan bergerak "mirip dengan akhir 2022 dalam beberapa bulan mendatang."
Resistance utama yang harus ditembus adalah 20-week EMA di $74.500 dan 50-week EMA di sekitar $82.500. Merebut kembali level-level tersebut akan meningkatkan probabilitas pemulihan musim panas menuju $100.000.
Risiko Bear Flag dan Tekanan Whale
Meski demikian, risiko jangka pendek tetap ada. Bitcoin saat ini menguji zona resistance yang dibentuk oleh upper trendline bear flag dan 20-day EMA di dekat $66.700. Penolakan dari zona ini dapat mengirim harga kembali ke lower trendline di sekitar $63.600.
Penutupan harian di bawah lower trendline akan mengonfirmasi breakdown bear flag dengan target terukur di $53.850 — sekitar 20% di bawah harga saat ini. Volume yang menurun selama pembentukan flag meningkatkan probabilitas skenario ini.
Selain itu, data on-chain dari CryptoQuant menunjukkan arus masuk whale ke Binance melonjak tajam — dari rata-rata 1.200 BTC per hari di akhir April menjadi 3.200 BTC per hari selama sebulan terakhir. Analis Darkfrost mencatat tren ini mengindikasikan peningkatan aktivitas jual dari pemegang besar.
Dengan pasar yang masih mencermati perkembangan geopolitik dan keputusan suku bunga Federal Reserve pekan ini, Bitcoin berada di persimpangan kritis. Satu sisi menunjukkan potensi reli historis menuju $100.000, sementara sisi lain memperingatkan risiko koreksi lanjutan ke $53.850. Konfirmasi di atas $66.700 akan menjadi pemicu utama pergerakan bullish berikutnya.



