Pasar Kripto Terguncang Aksi Jual Saham Teknologi Global
Pasar kripto mengalami guncangan hebat pada Selasa (23/6) seiring aksi jual besar-besaran di sektor saham teknologi global yang merembet ke aset digital. Bitcoin (BTC) merosot ke level $62.300, terendah dalam 11 hari terakhir, sementara Ethereum (ETH) anjlok lebih dari 4 persen ke $1.650.
Data dari CoinDesk menunjukkan bahwa total likuidasi di pasar kripto mencapai $717 juta dalam 24 jam terakhir, dengan mayoritas berasal dari posisi long yang terpaksa ditutup. Altcoin mengalami pukulan paling berat, dengan token seperti Ethena (ENA) dan Hyperliquid (HYPE) mencatat penurunan 5 hingga 6 persen.
Bursa Asia Memerah, DXY Melonjak ke Level Tertinggi
Aksi jual ini dipicu oleh koreksi tajam di bursa saham Asia. Indeks KOSPI Korea Selatan ambles 10 persen, sementara Nikkei 225 Jepang kehilangan hampir 4 persen. Futures Nasdaq 100 juga mencatat penurunan 2,5 persen sejak tengah malam, menandakan sesi perdagangan AS yang berpotensi merah.
Patrick Munnelly, market strategy partner di TickMill, menjelaskan bahwa saham teknologi tertekan oleh aksi ambil untung dan risiko kenaikan imbal hasil obligasi. Investor mulai meragukan valuasi tinggi sektor teknologi.
Indeks Dolar AS (DXY) melonjak ke level tertinggi dalam lebih dari setahun di 101,15, level yang terakhir terlihat pada Mei 2025. Penguatan dolar ini menambah tekanan pada aset-aset berdenominasi dolar termasuk Bitcoin.
Analis Peringatkan Potensi Penurunan ke $54.000
Beberapa analis teknikal memperingatkan potensi penurunan lebih lanjut. Trader Lennaert Snyder menyatakan bahwa ia menunggu level terendah baru dan menargetkan entry long di kisaran $60.000. Sementara itu, akun analitik CryptoReviewing mengidentifikasi pola bearish flag pada grafik Bitcoin, dengan potensi target penurunan menuju $54.000 dalam beberapa hari ke depan jika level support $64.000 tidak segera direbut kembali.
Sinyal Derivatif Tunjukkan Dominasi Sisi Jual
Di sisi derivatif, open interest Bitcoin futures menyusut menjadi 720.000 BTC dari 742.000 BTC pekan lalu, menandakan trader mengurangi eksposur. Sementara itu, open interest XRP futures justru naik ke level tertinggi delapan bulan di 2,38 miliar token, meskipun harga token turun hampir 2 persen minggu ini.
Pasar opsi juga menunjukkan sentimen bearish yang persisten. Put-call skew mengindikasikan bahwa pasar terus membayar premi untuk perlindungan downside menjelang quarterly expiry senilai $10 miliar pada Jumat mendatang. QCP Capital mencatat bahwa volatilitas tersirat kripto secara historis cenderung melunak setelah ekspirasi besar akhir kuartal.
Oversold: Peluang Relief Rally di Tengah Darah?
Namun, tidak semua sinyal bersifat negatif. Rata-rata Relative Strength Index (RSI) kripto saat ini berada di 39,05, mendekati wilayah oversold yang secara historis sering menjadi pijakan untuk rally bantuan (relief rally). Privacy coin seperti Monero (XMR) dan Dash (DASH) juga menunjukkan ketahanan, masing-masing hanya turun 0,2 hingga 0,7 persen di tengah kejatuhan pasar.
Dengan tekanan dari aksi jual saham teknologi, penguatan dolar AS, dan quarterly expiry besar di depan mata, para pelaku pasar kripto bersiap menghadapi potensi volatilitas lanjutan dalam beberapa hari ke depan.



