Bitcoin membuka kuartal ketiga 2026 dengan reli signifikan, kembali menembus level psikologis $60.000 pada 1 Juli. Lonjakan ini dipicu oleh komentar dovish dari Ketua Federal Reserve yang menyatakan bahwa risiko inflasi telah menurun.
Pergerakan harga ini terjadi setelah Bitcoin mencatat penurunan 20 persen sepanjang Juni — menjadikannya salah satu bulan terburuk dalam sejarah aset digital tersebut. Level $60.000 menjadi Resistensi psikologis kunci yang telah diperjuangkan oleh para bull selama berminggu-minggu.
Komentar Dovish Ketua Fed Jadi Katalis
Ketua Federal Reserve, yang berbicara di forum European Central Bank, menegaskan kembali komitmen bank sentral terhadap target inflasi 2 persen namun mengisyaratkan bahwa risiko inflasi telah menurun. Pernyataan ini juga menyebut potensi kecerdasan buatan yang dapat membentuk ulang ekonomi dan kebijakan moneter.
Para trader langsung merespons positif sinyal dovish ini. Bitcoin yang sebelumnya berkutat di kisaran bawah $59.000 langsung melesat menembus batas $60.000 dalam hitungan menit setelah komentar tersebut.
Analis memperkirakan reli bantuan ini bisa menjadi base case sepanjang Juli. Cantor Fitzgerald, bank investasi ternama, menyatakan bahwa siklus Bitcoin menunjukkan titik dasar pasar dalam beberapa bulan mendatang dan mendorong investor untuk fokus pada jaringan dengan akrual nilai yang tahan lama.
Rekor Outflow ETF Bitcoin Senilai $4,5 Miliar
Reli ini datang setelah Juni menjadi bulan terburuk bagi ETF Bitcoin spot AS. Data menunjukkan bahwa ETF Bitcoin mencatatkan outflow sebesar $4,5 miliar pada Juni, melampaui rekor sebelumnya sebesar 29 persen dan menjadikan total outflow tahun berjalan mencapai $5,5 miliar.
Sembilan hari berturut-turut penarikan dana menutup periode Juni, menandakan laju penarikan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Angka ini bahkan mengalahkan penggalangan dana Strategy yang hanya mampu mengumpulkan $1,25 miliar pada periode yang sama.
Kuartal Ketiga di Zona Merah Historis
Namun demikian, pembukaan kuartal ketiga terjadi dalam zona merah historis. Bitcoin mencatat penurunan di kuartal pertama dan kedua tahun 2026 — hanya ketiga kalinya dalam sejarah Bitcoin membuka tahun dengan cara seperti itu.
Dalam dua kejadian sebelumnya, 2018 dan 2022, paruh kedua tahun tidak membawa penyelamatan. Namun, analis Citi yang memangkas target harga 12 bulan untuk Bitcoin dan Ether mencatat bahwa arus ETF yang mengering dan undang-undang kripto AS yang terhenti menjadi faktor pembatas.
Terlepas dari latar belakang bearish, kembalinya Bitcoin ke $60.000 memberikan secercah harapan. Dengan tekanan inflasi yang mulai mereda dan potensi pergeseran kebijakan moneter, para investor kripto berharap Juli akan menjadi awal dari pemulihan yang berkelanjutan.



