Bitcoin (BTC) mengguncang pasar kripto global pada Rabu (1/7) setelah sempat ambruk ke level $57.737, mencatatkan titik terendah sejak September 2024 atau sekitar 21 bulan lalu. Meskipun kemudian harga memantul kembali ke kisaran $60.200, koreksi tajam ini memperdalam kekhawatiran investor bahwa pasar masih jauh dari fase pemulihan.
Sentimen Pasar di Level Extreme Fear
Sentimen pasar berada dalam kondisi Extreme Fear dengan skor hanya 11 dari 100 menurut Crypto Fear & Greed Index. Level ketakutan ini mencerminkan trauma investor pasca Juni 2026 yang tercatat sebagai bulan terburuk dalam sejarah ETF Bitcoin spot AS, dengan total arus keluar mencapai $4,5 miliar.
Data On-Chain: Whale Akumulasi vs Posisi Long yang Rapuh
Data on-chain menunjukkan sinyal bertentangan. Di satu sisi, pemegang jangka panjang justru menambah sekitar 270.000 BTC dalam dua pekan terakhir, mengindikasikan aksi akumulasi oleh whale. Namun di sisi lain, funding rate tetap positif selama tiga hari berturut-turut meskipun harga terus melemah — sinyal bahwa posisi long masih terlalu ramai dan rentan terhadap likuidasi massal jika tekanan jual berlanjut.
Analisis Likuidasi dan Level Kunci
Lanskap leverage menjadi perhatian utama analis. Heatmap likuidasi dari tiga exchange besar menunjukkan konsentrasi posisi terberat berada di kisaran $57.000 hingga $60.500. Ini berarti sebagian besar leverage yang berpotensi di-likuidasi berada sangat dekat dengan harga saat ini, menciptakan risiko akselerasi pergerakan ke bawah maupun ke atas jika level kunci tersebut ditembus.
Faktor Makro dan ETF yang Menekan
Pendorong utama tekanan jual datang dari kombinasi faktor makro dan struktural. Indeks dolar AS mencapai level tertinggi 40 tahun terhadap yen Jepang, sementara arus keluar ETF Bitcoin terus berlanjut tanpa henti. Citi bahkan memangkas target harga Bitcoin 12 bulan ke depan dengan alasan legislasi kripto AS yang mandek dan permintaan investor yang melemah.
Komentar Ketua Fed Jadi Katalis Pantulan
Di sisi positif, komentar Ketua Federal Reserve Kevin Warsh di Forum ECB di Sintra, Portugal, memberikan sedikit angin segar. Warsh menyatakan bahwa risiko inflasi telah menurun dan The Fed tetap berkomitmen pada target inflasi 2%. Bitcoin sempat memantul ke atas $60.000 setelah pernyataan tersebut, menunjukkan bahwa pasar masih sangat sensitif terhadap isyarat kebijakan moneter.
Outlook: Fase Akhir Bear Market?
Analis dari Cantor Fitzgerald menilai pasar bear Bitcoin mungkin sedang memasuki fase akhir, dengan siklus yang menunjuk pada potensi bottom dalam beberapa bulan mendatang. Indikator teknikal TD Sequential juga memunculkan sinyal reversal pertama sejak Juli 2022, ketika Bitcoin berada di akhir bear market sebelumnya. Dengan level support kritis di $56.000 dan resistance di $61.000, pergerakan tegas di luar rentang ini kemungkinan akan memicu gelombang likuidasi yang signifikan.



