Pasar kripto kembali diguncang aksi jual masif pada Selasa (2/6) setelah harga Bitcoin (BTC) ambles lebih dari 6% dan menembus level support psikologis $67.000. Berdasarkan data dari TradingView, BTC/USD sempat menyentuh level $66.948 di bursa Bitstamp โ titik terendah sejak 5 April 2026.
Penurunan tajam ini memicu gelombang likuidasi besar-besaran di seluruh pasar kripto. Data dari CoinGlass menunjukkan total likuidasi dalam 24 jam mencapai $1,25 miliar, menghapus posisi long maupun short di berbagai bursa derivatif terkemuka. Mayoritas likuidasi berasal dari posisi long yang terjebak saat harga merosot tanpa perlawanan berarti.
Yang membuat situasi semakin ironis adalah divergensi mencolok antara Bitcoin dan pasar saham tradisional. Ketika BTC terperosok, indeks S&P 500 justru mencetak all-time high baru. Trader dan analis Rekt Capital menyebut fenomena ini sebagai rotasi risiko makro yang menjauh dari aset kripto.
"Investor sedang dalam mode Macro Risk-Off, melarikan diri ke stablecoin dan menjauhi Bitcoin," tulis Rekt Capital di platform X.
Penjualan spot dalam jumlah besar turut memperburuk tekanan jual. Komentator pasar Exitpump menyoroti rekor open interest di pasar derivatif yang menciptakan "jumlah penjualan spot yang gila-gilaan." Ia memperingatkan bahwa kaskade ini bisa berakhir dengan satu candle merah besar yang menyapu habis seluruh posisi long underwater.
"Saya pikir ini bisa berakhir dengan satu candle merah besar yang menghapus semua posisi long dari sistem. Mungkin kita menyentuh low $60 ribuan atau bahkan mid $50 ribuan," ujarnya.
Sentimen bearish juga tercermin di platform prediksi Kalshi, di mana target harga $50.000 kembali muncul sebagai skenario yang diantisipasi pelaku pasar. Target ini bukan tanpa dasar โ grafik BTC/USD menunjukkan pola bear flag breakdown yang sebelumnya sudah terbentuk di awal tahun dan kini kembali menjadi sorotan analis teknikal.
"Banyak yang ingin memperumit ini dengan 'kali ini berbeda', tetapi Bitcoin hanya melakukan hal yang sama seperti yang selalu dilakukan di pasar bear. Ia breakdown," jelas ColinTalksCrypto, kreator kanal analisis kripto, dalam unggahan di X. Ia menambahkan bahwa proses breakdown ini "pasti memakan waktu lebih dari 4 bulan, terlepas dari harapan yang ingin percaya sebaliknya."
Sementara itu, Ketua CFTC Michael Selig membuat pernyataan mengejutkan dengan mengklaim bahwa kasus penegakan terhadap Gemini senilai $5 juta bermotif politik dan berupaya membatalkan penyelesaian tersebut. Namun berita ini tidak cukup untuk mengangkat sentimen pasar yang sedang tertekan.
Dengan dominasi Bitcoin yang masih berada di atas 58%, pergerakan harga BTC terus menjadi penentu arah bagi keseluruhan pasar kripto. Para pelaku pasar kini mencermati apakah level $66.250 โ yang merupakan 50-month Exponential Moving Average โ mampu bertahan sebagai support berikutnya, atau justru menjadi batu loncatan menuju target $50.000 yang diprediksi para analis.
