Regulasi

BREAKING: AUSTRAC Cabut 45 Registrasi Kripto & Remittance, GetCoins Diblokir

BREAKING: AUSTRAC Cabut 45 Registrasi Kripto & Remittance, GetCoins Diblokir

Key Takeaways

Regulator keuangan Australia AUSTRAC membatalkan 45 registrasi penyedia kripto dan remittance dalam setahun, termasuk GetCoins yang terlibat penipuan investasi berorganisasi.

Latar Belakang & Konteks

Regulator intelijen keuangan Australia, Australian Transaction Reports and Analysis Centre (AUSTRAC), mengumumkan pada Senin (8/9) bahwa ia telah membatalkan, menonaktifkan, atau menolak memperpanjang 45 registrasi penyedia aset kripto dan layanan remittance selama 12 bulan terakhir. Langkah ini menandakan pengawasan yang semakin ketat terhadap bisnis pembayaran berisiko tinggi di negara tersebut.

Detail Tindakan Regulasi

Menurut pernyataan resmi AUSTRAC, tindakan ini menargetkan penyedia yang tidak aktif, insolven, atau tidak memiliki kapasitas untuk beroperasi. Regulator juga menyebut kegagalan melaporkan perubahan material, registrasi yang tidak benar, dan kasus yang menimbulkan risiko pencucian uang atau pendanaan terorisme yang signifikan.

CEO AUSTRAC, Brendan Thomas, menegaskan bahwa bisnis yang registrasinya dibatalkan tidak dapat lagi beroperasi secara legal. Ia menambahkan bahwa individu yang terkait dengan beberapa bisnis tersebut telah dirujuk ke penegak hukum dan mitra regulasi baik di Australia maupun luar negeri.

Kasus GetCoins & Penipuan Berorganisasi

Salah satu kasus paling menonjol adalah pencabutan registrasi GetCoins (beroperasi di bawah BA Digital Ventures) pada Juni 2024. AUSTRAC menyatakan GetCoins diduga dieksploitasi oleh sindikat penipuan investasi kripto berorganisasi. Pencabutan registrasi ini dilakukan bekerja sama dengan National Anti-Scam Centre dan据称 berhasil mengganggu aktivitas penipuan tersebut.

Entitas Lain yang Terdampak

Register VASP publik AUSTRAC mencatat tindakan terbaru melibatkan Cryptolink, Self Custody, Jam Xchange, dan Coinsec Australia. Regulator juga telah membuka investigasi terhadap Western Union dan menonaktifkan jaringan ATM kripto Cryptolink.

Komparasi Data & Dampak

Tindakan ini mencerminkan tren global peningkatan pengawasan atas penyedia aset kripto. Sebagai perbandingan, Financial Conduct Authority (FCA) Inggris baru-baru ini menolak mayoritas permohonan registrasi kripto, dan SEC AS terus mengejar kasus-kasus yang diduga melanggar undang-undang sekuritas. Australia dengan pendekatan berbasis registrasi (bukan lisensi penuh) kini menunjukkan akan menegakkan kepatuhan lebih agresif.

Kutipan Resmi

"Bisnis yang registrasinya dibatalkan tidak dapat lagi beroperasi. Individu yang terhubung dengan beberapa bisnis telah kami rujuk ke penegak hukum dan mitra regulasi kita," ujar Brendan Thomas, CEO AUSTRAC, dalam pernyataan resmi.

Implikasi untuk Industri

Langkah AUSTRAC mengirim sinyal jelas: kepatuhan AML/CTF dan kapabilitas operasional tidak dapat dikompromikan. Bagi investor dan pengguna kripto di Australia, ini berarti perlindungan yang lebih kuat namun juga pilihan penyedia yang lebih terbatas. Industri harus bersiap menghadapi standar pengawasan yang terus naik, selaras dengan standar FATF internasional.

Disclaimer

Artikel ini hanya untuk tujuan informasi dan edukasi. Konten yang disajikan tidak dimaksudkan sebagai nasihat keuangan, investasi, atau trading. Setiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi. Selalu lakukan riset mendalam (DYOR - Do Your Own Research) sebelum berinvestasi dalam aset kripto atau digital.

Komentar (0)

Silakan login untuk bergabung dalam diskusi.

Login untuk Komentar