Regulasi

BREAKING: AS Paksa Anthropic Tutup Model AI, Token Desentralisasi Melonjak 24%

BREAKING: AS Paksa Anthropic Tutup Model AI, Token Desentralisasi Melonjak 24%

Key Takeaways

Pemerintah AS memaksa Anthropic menangguhkan akses asing ke model AI Fable 5 dan Mythos 5 setelah peringatan dari CEO Amazon Andy Jassy. Token AI desentralisasi meroket sebagai respons.

Pemerintah Amerika Serikat pada Jumat malam memaksa Anthropic untuk menangguhkan akses asing ke dua model kecerdasan buatan andalannya, Claude Fable 5 dan Mythos 5, setelah menerima peringatan keamanan dari CEO Amazon Andy Jassy. Keputusan dramatis ini memicu lonjakan harga token kecerdasan buatan (AI) terdesentralisasi hingga 24% dalam 24 jam terakhir.

Amazon yang Memicu Tindakan Tegas Gedung Putih

Menurut laporan The Wall Street Journal, Jassy menghubungi pejabat senior pemerintah AS pada Kamis setelah peneliti Amazon menemukan cara untuk melakukan jailbreak terhadap model Fable 5 โ€” membuatnya mengembalikan informasi yang dapat digunakan untuk serangan siber.

Panggilan tersebut, bersama dengan peringatan dari setidaknya lima perusahaan teknologi lainnya, memicu respons cepat Gedung Putih. Pemerintahan Trump kemudian menghubungi CEO Anthropic Dario Amodei, yang dilaporkan menolak permintaan pemerintah untuk secara sukarela menarik model tersebut.

"Sebagai reaksi, Pemerintah memberlakukan kontrol ekspor. Pemerintah melakukan ini dengan enggan," kata David Sacks, co-chair President's Council of Advisors on Science and Technology, melalui platform X pada Sabtu. "Pemerintah sangat terkejut bahwa Anthropic tidak ingin bekerja sama dengan permintaan keamanan yang masuk akal."

Anthropic, dalam sebuah posting blog, menyatakan bahwa mereka yakin arahan AS adalah hasil dari kesalahpahaman tentang ancaman yang ditimbulkan oleh jailbreak "non-universal" yang berasal dari laporan yang tidak disebutkan namanya. Perusahaan mengatakan sedang bekerja untuk memulihkan akses bagi penggunanya.

Token AI Desentralisasi Melonjak Tajam

Insiden ini menunjukkan kemampuan pemerintah AS untuk segera mematikan akses ke model AI berbasis AS berdasarkan perintah langsung. Hal ini memicu reli signifikan pada token AI terdesentralisasi, karena investor mencari alternatif yang tidak dapat disensor oleh otoritas terpusat.

Token asli Bittensor (TAO), protokol AI terdesentralisasi yang memungkinkan pengguna membangun dan memonetisasi model AI โ€” sering dijuluki sebagai "Bitcoin-nya AI" โ€” melonjak 23,9% dalam 24 jam. Venice Token (VVV), koin utilitas dan privasi yang mendukung platform AI terdesentralisasi Venice AI yang didirikan oleh Erik Voorhees, naik 16%. Sementara itu, Near Protocol (NEAR), proyek blockchain yang membangun infrastruktur untuk ekonomi agen AI terdesentralisasi, naik 6,2%.

Erik Voorhees, pendiri Venice AI, menyambut baik sentimen pasar ini. "Ketika pemerintah bisa mematikan akses ke model AI dalam semalam, desentralisasi bukan lagi pilihan โ€” melainkan kebutuhan," tulisnya di X.

Mengapa Pasar Kripto Bereaksi Kuat?

Reaksi pasar ini mencerminkan kekhawatiran yang berkembang di kalangan komunitas teknologi dan kripto tentang sentralisasi kekuatan AI. Model AI paling canggih saat ini dikuasai oleh segelintir perusahaan AS seperti Anthropic, OpenAI, dan Google. Jika pemerintah dapat memerintahkan perusahaan-perusahaan ini untuk membatasi akses kapan saja, maka infrastruktur AI global menjadi sangat rentan terhadap kontrol politik.

Anthropic Claude saat ini diperkirakan memiliki sekitar 18.900 pengguna aktif bulanan. Model Fable 5 yang dirilis pada Selasa lalu merupakan model publik pertama di kelas Mythos, yang diklaim Anthropic sebagai model paling kuat yang pernah mereka buat. Perusahaan merilis dua versi โ€” satu untuk penggunaan luas dan satu lagi hanya untuk pengguna keamanan siber yang telah diverifikasi.

Sacks menambahkan bahwa harapan Pemerintah saat ini adalah Anthropic memperbaiki masalah keamanan, yang akan membuat kontrol ekspor dicabut dan Fable 5 kembali dirilis secara umum. "Pemerintah ingin semua ini terjadi secepat mungkin," ujarnya.

Implikasi untuk Masa Depan AI dan Kripto

Amazon sendiri tidak mengkonfirmasi apakah mereka berbicara dengan pejabat pemerintah tentang model Anthropic. "Sebagai penyedia cloud terkemuka yang melayani banyak pelanggan sektor swasta dan publik, tidak jarang pemerintah meminta masukan kami tentang potensi risiko keamanan," kata juru bicara Amazon. "Ketika itu terjadi, kami tidak membagikan rincian diskusi tersebut."

Insiden ini menjadi momen penting dalam perdebatan global tentang regulasi AI. Di satu sisi, kekhawatiran keamanan nasional tentang model AI canggih adalah valid โ€” kemampuan jailbreak yang memungkinkan AI membantu serangan siber adalah ancaman nyata. Di sisi lain, penggunaan kontrol ekspor sebagai alat untuk membungkam model AI menimbulkan pertanyaan serius tentang masa depan inovasi dan akses terbuka terhadap teknologi.

Bagi industri kripto, peristiwa ini menjadi katalis yang memperkuat narasi desentralisasi. Ketika infrastruktur AI terpusat terbukti rentan terhadap intervensi pemerintah, protokol AI berbasis blockchain seperti Bittensor, Venice, dan Near mendapatkan legitimasi baru sebagai alternatif yang tahan sensor.

Pasar kini menunggu langkah selanjutnya dari Anthropic dan Gedung Putih. Jika Anthropic berhasil memperbaiki celah keamanan dan kontrol ekspor dicabut, reli token AI mungkin mereda. Namun jika ketegangan berlanjut, momentum untuk AI terdesentralisasi bisa menjadi tren jangka panjang yang mengubah lanskap industri.

Disclaimer

Artikel ini hanya untuk tujuan informasi dan edukasi. Konten yang disajikan tidak dimaksudkan sebagai nasihat keuangan, investasi, atau trading. Setiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi. Selalu lakukan riset mendalam (DYOR - Do Your Own Research) sebelum berinvestasi dalam aset kripto atau digital.

Komentar (0)

Silakan login untuk bergabung dalam diskusi.

Login untuk Komentar