Bitcoin

American Bitcoin Cetak Laba $126 Juta, Margin Tambang Turun

American Bitcoin Cetak Laba $126 Juta, Margin Tambang Turun

Key Takeaways

American Bitcoin mencatat laba $126 juta, tetapi biaya menambang naik dan margin menyusut. Simak faktor di balik kinerja perusahaan penambang Bitcoin ini.

American Bitcoin membukukan laba bersih kuartalan US$126 juta, tetapi kenaikan biaya listrik dan penurunan margin menunjukkan tekanan pada bisnis penambangan perusahaan yang didukung Eric Trump itu. Menurut laporan Cointelegraph pada 5 November 2026, keuntungan terutama berasal dari kenaikan nilai kepemilikan Bitcoin, bukan peningkatan pendapatan tambang. Hasil tersebut muncul ketika sejumlah pesaing mencari sumber pendapatan baru melalui infrastruktur kecerdasan buatan atau AI.

Laba Ditopang Kenaikan Nilai Bitcoin

Laba bersih American Bitcoin mencapai US$126 juta, naik dari US$3,5 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya. Salah satu pendorongnya adalah keuntungan nonkas US$197,3 juta atas kepemilikan BTC. Keuntungan nonkas mencerminkan perubahan nilai aset yang dicatat dalam laporan keuangan, sehingga tidak sama dengan penerimaan uang tunai dari penjualan Bitcoin.

Cointelegraph melaporkan bahwa tanpa keuntungan atas kepemilikan Bitcoin, perusahaan akan mencatat kerugian operasi sekitar US$5,5 juta berdasarkan laporan keuangannya. Perusahaan juga mencatat kerugian derivatif terpisah sebesar US$64,3 juta. Karena itu, laba bersih saja tidak cukup untuk menilai daya hasil kegiatan penambangan: investor perlu membedakan dampak perubahan harga aset dari pendapatan dan biaya operasional perusahaan.

Biaya Tambang Naik, Produksi BTC Menurun

Pendapatan penambangan turun 5,5% dari kuartal sebelumnya menjadi US$63,4 juta. Angka tersebut juga berada di bawah perkiraan analis US$74,35 juta yang dikutip Cointelegraph dari Yahoo Finance. Dibandingkan periode yang sama tahun lalu, pendapatan relatif mendatar, turun dari US$64,2 juta. Perusahaan menambang 891 BTC dalam kuartal tersebut, lebih sedikit daripada 932 BTC pada tiga bulan sebelumnya.

Biaya untuk menambang satu BTC naik sekitar 15% menjadi US$42.100, terutama akibat kenaikan harga listrik. Laba kotor penambangan turun menjadi US$25,8 juta dari US$33 juta pada kuartal sebelumnya, sedangkan margin yang dilaporkan menyusut menjadi 41% dari 49%. CEO Mike Ho mengatakan perusahaan tetap menambang Bitcoin dengan biaya di bawah harga pasar, meskipun menghadapi tekanan biaya listrik musiman.

Investor Menimbang Cadangan BTC dan Ekspansi AI Pesaing

American Bitcoin melanjutkan strategi menambang dan menyimpan BTC ketika pesaing seperti Riot Platforms, MARA Holdings, dan Core Scientific berinvestasi dalam AI. Perbedaan itu memberi investor eksposur bisnis yang berlainan: hasil pemegang cadangan Bitcoin lebih terpengaruh pergerakan harga BTC, sementara diversifikasi ke infrastruktur AI membawa kebutuhan investasi dan risiko pelaksanaan tersendiri. Pergeseran pesaing tidak dengan sendirinya menjamin pendapatan atau keuntungan baru.

David Gamble, pendiri Enigma Holdings, mengatakan kepada Cointelegraph bahwa menambang Bitcoin di bawah harga pasar tidak otomatis menciptakan nilai bagi pemegang saham. Ia menyoroti kesulitan penambangan yang meningkat dan kebutuhan investasi pada teknologi lebih efisien. Pada penutupan perdagangan Kamis, saham American Bitcoin berkode ABTC turun sekitar 15% menjadi US$5,31, menurut laporan tersebut. Kinerja selanjutnya akan bergantung pada harga BTC, biaya energi, produksi, dan keputusan investasi perusahaan; angka pasar itu adalah potret saat laporan terbit, bukan harga terkini.

Sumber: [Cointelegraph](https://cointelegraph.com/news/american-bitcoins-126m-profit-masks-mining-pressure-ai).

Disclaimer

Artikel ini hanya untuk tujuan informasi dan edukasi. Konten yang disajikan tidak dimaksudkan sebagai nasihat keuangan, investasi, atau trading. Setiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi. Selalu lakukan riset mendalam (DYOR - Do Your Own Research) sebelum berinvestasi dalam aset kripto atau digital.

Komentar (0)

Silakan login untuk bergabung dalam diskusi.

Login untuk Komentar