Visa mengambil langkah strategis dengan menghubungkan jaringan settlement global VisaNet ke infrastruktur pinjaman berbasis blockchain, membuka akses modal kerja baru bagi program kartu berbasis stablecoin. Inovasi ini menandai konvergensi lebih lanjut antara pembayaran tradisional dan infrastruktur onchain, seiring volume transaksi stablecoin di jaringan Visa melonjak hampir 200% year-over-year.
Latar Belakang: Visa Jembatani TradFi dan Kredit Onchain
Perusahaan pembayaran global itu mengumumkan pada Selasa (8/9) bahwa data settlement dari VisaNet akan dikombinasikan dengan infrastruktur pinjaman blockchain. Model ini memungkinkan pemberi pinjaman menggunakan catatan settlement Visa bersamaan dengan data transaksi onchain untuk menilai kelayakan peminjam dan membiayai kewajiban settlement mereka. Visa menyoroti Credit Coop, protokol berbasis blockchain yang menyediakan garansi kredit ke bisnis, sebagai contoh awal model ini.
Detail & Fakta Utama: Angka Volume dan Adopsi Menjangkau
Credit Coop telah memfasilitasi lebih dari $2,5 miliar volume settlement kumulatif sejak 2023 melibatkan lebih dari 3.000 event pinjaman dan 9.000 pembayaran kembali. Sementara itu, ekosistem kartu stablecoin Visa sendiri tumbuh pesat: lebih dari 160 program kartu stablecoin kini beroperasi di jaringannya, dengan volume pembayaran naik hampir 200% YoY. Volume settlement stablecoin telah melewati run rate $20 miliar per tahun — lebih dari 15 kali lipat level setahun lalu. Data Visa Onchain Analytics mencatat volume transaksi stablecoin tercatat rekor $1,79 triliun di Juni 2026, dan rata-rata 30 hari terakhir berkisar $1,2 triliun.
Dampak & Analisis: Infrastruktur Kredit Jadi Kunci Skala
"Stablecoin mengubah cara uang bergerak," kata Rubail Birwadker, Global Head of Growth Products and Partnerships Visa, "dan menciptakan peluang untuk merancang ulang infrastruktur keuangan yang mendukung pembayaran." Integrasi data settlement tradisional dengan kredit onchain mengurangi asimetri informasi bagi pemberi pinjaman — mereka kini punya visibilitas real-time atas arus kas merchant via VisaNet, bukan hanya bergantung data onchain yang fragmenter. Perbandingan nyata: volume settlement stablecoin Visa $20M run rate vs $1,3M setahun lalu (15x), sementara volume transaksi stablecoin global $1,79T (Juni) vs $1,2T rata-rata 30 hari menunjukkan momentum berkelanjutan. Partisipasi Visa di konsorsium OpenStandard (OpenUSD, 140+ mitra termasuk Stripe) memperkuat sinyal jangka panjang: Visa "investing in each layer of the stablecoin stack" sebagaimana diungkapkan di earnings call Q3 Juli 2026.
Penutup
Dengan menjembatani settlement data tradisional dan kredit onchain, Visa tidak hanya menaikkan utility stablecoin tapi juga menetapkan template bagi institusi TradFi lain. Proyeksi ke depan: semakin banyak pemberi pinjaman tradisional yang akan mengadopsi model hybrid ini, mempercepat aliran modal ke ekonomi onchain dan memperkuat posisi stablecoin sebagai lapisan settlement global. Sumber: Cointelegraph, Visa Investor Relations, Visa Onchain Analytics.



