Analis Bernstein memproyeksikan rantai blockchain Robinhood akan menghasilkan hingga $160 juta biaya tahunan menjelang 2028, didorong oleh permintaan yang melonjak untuk perdagangan saham tertokenisasi. Laporan terbaru tersebut menandai pergeseran fundamental pada komposisi volume jaringan yang baru diluncurkan Juli lalu.
Latar Belakang: Proyeksi Pendapatan Bernstein
Bernstein, firma riset Wall Street ternama, merilis laporan pada Selasa (8/9) yang memperkirakan rantai Robinhood โ jaringan blockchain khusus platform perdagangan ritel tersebut โ mampu merebut biaya transaksi tahunan sebesar $160 juta dalam empat tahun ke depan. Proyeksi ini didasarkan pada adopsi pesat tokenisasi saham, yang kini menguasai sekitar 27% dari total volume perdagangan jaringan. Perubahan ini menggeser dominasi pasangan memecoin asli yang menyentuh 100% pada peluncuran 1 Juli, namun kini turun ke 36% dari aktivitas jaringan.
Detail & Fakta Utama: Dominasi Biaya Harian & Pergeseran Volume
Data DefiLlama menunjukkan rantai Robinhood telah muncul sebagai jaringan blockchain teratas berdasarkan biaya harian, mencatat $2,13 juta dalam 24 jam terakhir โ melebihi banyak jaringan Layer 1 dan Layer 2 yang lebih tua. Lonjakan biaya ini sejalan dengan pertumbuhan kolam automated market-making (AMM) di Uniswap yang memasangkan memecoin dengan token saham, menciptakan "permintaan refleksif" dua arah menurut analis Bernstein. Pada 20 Juli, Bernstein telah menaikkan target harga saham Robinhood (HOOD) ke $160 dari $130 per saham, mempertahankan rating Outperform sambil mengutip pertumbuhan bisnis pasar prediksi dan ekuitas tertokenisasi.
Dampak & Analisis: Narasi RWA & Tantangan Regulasi
Pergeseran dari memecoin ke tokenisasi saham menandakan pematangan narasi Real World Asset (RWA) di lapisan ritel โ area yang selama ini didominasi pemain institusional seperti BlackRock (BUIDL) dan Franklin Templeton (FOBXX). Volume tokenisasi saham $2,13 juta/hari vs rata-rata industri RWA ritel yang masih di bawah $500 juta/hari menunjukkan Robinhood mencatat keunggulan first-mover signifikan. Namun, tantangan muncul dari sisi regulasi: CEO AMC Entertainment Adam Aron mengecam tokenisasi saham AMC oleh Robinhood sebagai "outright outrageous" dan meminta investigasi hukum, menyoroti ketidakpastian kepemilikan hak ekonomis vs hak korporasi.
Penutup
Jika proyeksi Bernstein terwujud, Robinhood akan membuktikan bahwa aplikasi konsumer crypto bisa menghasilkan aliran pendapatan berkelanjutan tanpa bergantung pada siklus spekulatif memecoin โ sebuah templat yang bisa ditiru platform ritel lain. Sumber: Cointelegraph, Bernstein, DefiLlama.



