Teknologi & Development

Securitize Bidik Rp6,5 Triliun via IPO SPAC di Bursa NYSE

Securitize Bidik Rp6,5 Triliun via IPO SPAC di Bursa NYSE

Key Takeaways

Perusahaan tokenisasi yang didukung BlackRock, Securitize, menargetkan dana USD400 juta atau sekitar Rp6,5 triliun melalui merger SPAC dan akan melantai di NYSE dengan kode SECZ pada awal Juli 2026.

Securitize, salah satu penyedia infrastruktur tokenisasi terkemuka di Wall Street, mengumumkan rencana penggalangan dana sekitar USD400 juta — setara dengan Rp6,5 triliun — menjelang debut publiknya melalui merger dengan perusahaan akuisisi bertujuan khusus (SPAC) yang didukung oleh Cantor Fitzgerald. Pengumuman ini menandai langkah besar bagi industri tokenisasi aset dunia nyata yang kian matang dan siap memasuki pasar keuangan tradisional.

Latar Belakang Securitize

Didirikan lebih dari delapan tahun lalu, Securitize telah tumbuh menjadi pemain kunci di industri tokenisasi aset dunia nyata, atau yang dikenal dengan istilah real-world assets (RWA). Perusahaan yang bermarkas di Miami ini mendapatkan dukungan dari raksasa manajemen aset global seperti BlackRock dan Ark Invest. Dalam perjalanannya, Securitize telah membantu institusi keuangan besar termasuk Apollo, KKR, Hamilton Lane, dan VanEck untuk menerbitkan versi berbasis blockchain dari produk investasi tradisional seperti obligasi, reksa dana, dan kredit privat.

Awal tahun 2026, Securitize juga dipercaya oleh New York Stock Exchange (NYSE) untuk membangun platform sekuritas tokenisasi milik bursa saham terbesar di dunia tersebut. Kemitraan strategis ini semakin memperkuat posisi Securitize sebagai jembatan utama antara dunia keuangan tradisional dan ekosistem aset digital.

Detail Transaksi Merger SPAC

Berdasarkan siaran pers resmi yang dirilis Jumat (26/6), kombinasi bisnis antara Securitize dan Cantor Equity Partners II (CEPT) diperkirakan akan menghasilkan pendapatan kotor sekitar USD400 juta. Angka ini mencakup pembiayaan investasi swasta dalam ekuitas atau private investment in public equity (PIPE). Transaksi ini dijadwalkan selesai pada 1 Juli 2026, dengan catatan mendapatkan persetujuan pemegang saham CEPT dalam rapat yang dijadwalkan pada 29 Juni 2026.

Setelah merger rampung, perusahaan gabungan akan mulai diperdagangkan di New York Stock Exchange pada hari berikutnya dengan kode ticker SECZ. Saham CEPT sendiri langsung melonjak 8% setelah pengumuman ini dirilis, mencerminkan optimisme investor terhadap valuasi dan prospek bisnis Securitize di pasar publik.

Pencapaian ini menempatkan Securitize sejajar dengan perusahaan kripto-native lain yang berhasil melantai di bursa saham Amerika Serikat, seperti Coinbase yang IPO pada 2021 dan Circle yang juga tengah mempersiapkan debut publiknya.

Pasar Tokenisasi Melonjak Pesat

Langkah Securitize menuju IPO terjadi di tengah pertumbuhan fenomenal pasar tokenisasi aset dunia nyata. Menurut data dari platform pelacakan RWA, rwa.xyz, total nilai pasar tokenisasi RWA saat ini telah melampaui USD30 miliar, tidak termasuk stablecoin. Angka ini mencerminkan pertumbuhan lebih dari 300% dalam dua tahun terakhir.

Proyeksi jangka panjang bahkan lebih mengesankan. Laporan bersama Boston Consulting Group dan Ripple memperkirakan pasar tokenisasi aset dapat mencapai USD18,9 triliun pada tahun 2033. Jika proyeksi ini terwujud, tokenisasi akan menjadi salah satu segmen terbesar dalam industri keuangan global, melampaui kapitalisasi pasar saham di banyak negara berkembang.

Dampak dan Analisis

CEO Securitize, Carlos Domingo, menyampaikan optimismenya dalam pernyataan resmi. "Ketika kami memulai lebih dari delapan tahun lalu, ide bahwa institusi besar akan mengadopsi sekuritas tokenisasi masih bersifat teoritis," ujar Domingo. "Hari ini, tokenisasi telah bergerak menuju arus utama."

IPO Securitize juga menandai momentum penting bagi seluruh industri kripto dan blockchain. Di tengah tekanan pasar yang menyebabkan Bitcoin sempat menyentuh level terendah sejak September 2024, langkah perusahaan infrastruktur blockchain untuk melantai di bursa saham kelas dunia memberikan sinyal kuat bahwa fundamental industri tetap kokoh.

Namun, perjalanan Securitize tidak sepenuhnya mulus. Perusahaan ini saat ini terlibat dalam sengketa paten dengan tZERO, pesaingnya di bidang tokenisasi, terkait teknologi yang digunakan untuk menghadirkan Wall Street ke jaringan blockchain. Hasil dari sengketa ini dapat mempengaruhi lanskap kompetitif di industri tokenisasi yang masih sangat muda.

Dengan dukungan institusional yang kuat dari BlackRock dan Ark Invest, ditambah kemitraan strategis dengan NYSE, Securitize memasuki babak baru yang berpotensi menjadi katalis bagi adopsi tokenisasi yang lebih luas di kalangan investor institusional dan ritel. Investor global kini menantikan debut perusahaan ini di lantai bursa minggu depan.

Sumber: CoinDesk

Disclaimer

Artikel ini hanya untuk tujuan informasi dan edukasi. Konten yang disajikan tidak dimaksudkan sebagai nasihat keuangan, investasi, atau trading. Setiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi. Selalu lakukan riset mendalam (DYOR - Do Your Own Research) sebelum berinvestasi dalam aset kripto atau digital.

Komentar (0)

Silakan login untuk bergabung dalam diskusi.

Login untuk Komentar