Regulasi

Ripple Raih Izin Final OCC Dirikan Bank Trust Nasional Kustodi RLUSD

Ripple Raih Izin Final OCC Dirikan Bank Trust Nasional Kustodi RLUSD

Key Takeaways

OCC resmi memberikan persetujuan final bagi Ripple National Trust Bank untuk mengelola cadangan stablecoin RLUSD dan menyediakan layanan kustodi kripto di AS.

Regulator perbankan Amerika Serikat, Office of the Comptroller of the Currency (OCC), resmi menerbitkan persetujuan piagam final bagi pendirian Ripple National Trust Bank (RNTB) pada Senin waktu setempat. Keputusan penting ini menandai tonggak sejarah baru dalam konvergensi industri aset digital dengan sistem keuangan federal formal di Washington. Melalui entitas perbankan berlisensi federal tersebut, Ripple kini memiliki mandat resmi untuk mengelola portofolio cadangan agunan stablecoin Ripple USD (RLUSD), bertindak sebagai wali amanat agunan bagi para pemegang token, serta menyediakan layanan kustodi institusional aset digital secara langsung di bawah pengawasan regulasi ketat pemerintah federal AS.

Mandat Penuh Pengelolaan Cadangan Stablecoin RLUSD

Persetujuan final dari OCC ini menuntaskan rangkaian proses perizinan perbankan yang telah ditempuh Ripple sejak mengantongi persetujuan bersyarat pada Desember 2025 lalu. Di bawah payung hukum Ripple National Trust Bank, entitas ini memiliki otoritas resmi untuk mengelola aset likuid yang menjadi penopang nilai tukar RLUSD, termasuk surat utang jangka pendek pemerintah AS dan simpanan tunai perbankan. Struktur ini dirancang khusus guna memperkuat kepatuhan terhadap standar transparansi dan cadangan aset yang selama ini menjadi sorotan utama regulator pasar keuangan global.

Kendati pengelolaan cadangan agunan kini ditangani langsung oleh bank trust nasional tersebut, penerbitan operasional token RLUSD tetap berada di bawah kendali Standard Custody & Trust Company. Entitas perseroan terbatas khusus milik Ripple tersebut tetap beroperasi di bawah rezim lisensi New York Department of Financial Services (NYDFS). Pemisahan fungsional antara entitas penerbit token dan entitas pengelola cadangan berbasis perbankan federal ini memberikan lapisan proteksi ganda bagi pengguna institusional, sekaligus memitigasi potensi risiko kegagalan pihak lawan di pasar sekunder.

Pengawasan Federal dan Konvergensi Bank dengan Kripto

Chief Executive Officer Ripple, Brad Garlinghouse, menyambut positif terbitnya piagam perbankan nasional ini sebagai bukti nyata integrasi harmonis antara teknologi kripto dan perbankan konvensional. Garlinghouse menegaskan bahwa institusi kripto dan perbankan selalu memiliki potensi besar untuk bekerja sama secara lebih efisien ketika didukung oleh kerangka pengawasan yang jelas dan akuntabel. Menurutnya, pengawasan langsung oleh OCC memberikan fondasi kepercayaan institusional yang tak tertandingi bagi ekspansi likuiditas enterprise di masa depan.

Struktur bank trust nasional memiliki karakteristik hukum yang berbeda secara fundamental dari bank komersial konvensional di Amerika Serikat. Berdasarkan pedoman resmi OCC, bank trust nasional difokuskan murni untuk menampung, mengelola, dan mengamankan aset atas nama para nasabah tanpa membuka fasilitas simpanan ritel masyarakat umum maupun penyaluran kredit pinjaman komersial. Oleh karena itu, entitas trust ini tidak diwajibkan mengantongi asuransi Federal Deposit Insurance Corporation (FDIC), melainkan mengandalkan pemisahan aset agunan secara ketat di brankas neraca perbankan.

Peta Persaingan Kustodi Kripto dan Lisensi Perbankan AS

Langkah Ripple mengantongi piagam perbankan nasional ini menyusul jejak Circle yang telah lebih dahulu mengamankan persetujuan final serupa dari OCC pada Juli lalu. Keberhasilan Ripple dan Circle menembus gerbang perbankan federal mempertegas tren pergeseran industri kripto dari entitas fintech lepas pantai menuju institusi berlisensi penuh di yurisdiksi domestik. Di sisi lain, sejumlah raksasa industri kripto lainnya masih berada pada tahap persetujuan bersyarat, termasuk bursa Coinbase yang memperoleh lampu hijau awal pada April, serta Crypto.com dan platform Bridge milik Stripe yang mengantongi izin bersyarat pada Februari.

Ekspansi piagam perbankan bagi korporasi aset digital ini terjadi di tengah dinamika gugatan hukum kelompok asosiasi perbankan regional yang sempat mencoba memblokir masuknya perusahaan kripto ke sistem perbankan nasional. Namun, penetapan lisensi penuh ini membuktikan komitmen regulator federal dalam mengakomodasi infrastruktur pembayaran modern yang patuh hukum. Dengan status trust bank berlisensi OCC, Ripple memperkokoh posisinya untuk bersaing langsung dengan perbankan kustodian Wall Street dalam perebutan pangsa pasar penyelesaian transaksi lintas negara berbasis teknologi buku besar terdistribusi.

Sumber: CoinTelegraph

Disclaimer

Artikel ini hanya untuk tujuan informasi dan edukasi. Konten yang disajikan tidak dimaksudkan sebagai nasihat keuangan, investasi, atau trading. Setiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi. Selalu lakukan riset mendalam (DYOR - Do Your Own Research) sebelum berinvestasi dalam aset kripto atau digital.

Komentar (0)

Silakan login untuk bergabung dalam diskusi.

Login untuk Komentar