Payward, perusahaan induk dari bursa kripto terkemuka Kraken, mengumumkan rencana strategis untuk meluncurkan pasar kontrak berjangka abadi (*perpetual futures*) berbasis *on-chain* bagi pengguna di Amerika Serikat melalui integrasi protokol terdesentralisasi Hyperliquid. Dalam pengumuman resmi yang dirilis pada Senin (26/10/2026), Payward mengonfirmasi posisinya sebagai pihak pertama yang akan menjadi *deployer* pasar derivatif berlisensi di bawah kerangka kerja peningkatan jaringan terbaru, Hyperliquid Improvement Proposal 3 Bintang (HIP-3*). Langkah terobosan ini memadukan eksekusi likuiditas buku pesanan publik *on-chain* dengan kepatuhan regulasi derivatif federal di bawah pengawasan langsung Commodity Futures Trading Commission (CFTC).
Arsitektur HIP-3* dan Integrasi Kliring Bitnomial
Pembaruan HIP-3* yang kini telah resmi aktif pada jaringan *testnet* Hyperliquid menghadirkan fitur krusial berupa daftar izin *on-chain* (*permissioned allowlist*) opsional yang dikelola langsung oleh pihak *deployer*. Melalui model ini, proses pemeriksaan kepatuhan seperti verifikasi identitas (KYC) dan mitigasi antipencucian uang (AML) diselesaikan secara ketat pada pintu masuk sebelum pengguna dapat berinteraksi dengan protokol. Namun, seluruh pencocokan pesanan (*order matching*), kalkulasi harga, dan eksekusi transaksi tetap berjalan transparan di atas buku pesanan publik lapisan pertama (*Layer-1*) Hyperliquid (HyperCore).
Dalam struktur operasional ini, bursa derivatif dan lembaga kliring Bitnomial—yang diakuisisi penuh oleh Payward pada Mei 2026—akan bertindak sebagai entitas *deployer* resmi yang bertanggung jawab mengelola administrasi pasar serta kliring kontrak penyelesaian. Sementara itu, NinjaTrader Clearing ditunjuk sebagai pialang komisi berjangka (*Futures Commission Merchant*/FCM) teregulasi yang bertugas memegang rekening dan mengamankan saldo dana nasabah. Mekanisme ini memastikan pemisahan aset yang jelas tanpa mengekspos pengguna domestik AS pada risiko pihak lawan (*counterparty risk*) bursa lepas pantai yang tidak berizin.
Komitmen Likuiditas dan Persyaratan Staking 500.000 HYPE
Integrasi ini membawa dampak signifikan bagi dinamika ekonomi ekosistem Hyperliquid, mengingat setiap pengembang pasar pihak ketiga wajib mengunci agunan minimal sebesar 500.000 token HYPE untuk dapat menggelar pasar di bawah kerangka HIP-3. Persyaratan *staking* berskala besar ini mengikat kepentingan ekonomi entitas kliring langsung dengan stabilitas jaringan terdesentralisasi, sekaligus menghadirkan instrumen lindung nilai berdaya ungkit tanpa risiko manipulasi buku pesanan tertutup.
Berdasarkan data metrik pasar terkini, segmen pasar HIP-3 telah menyumbang sekitar 26,7% dari total volume perdagangan Hyperliquid yang menembus $64,7 miliar dalam 30 hari terakhir. Nilai komitmen terbuka (*open interest*) pada instrumen HIP-3 sendiri tercatat telah melampaui $3,92 miliar, dengan platform seperti trade.xyz menguasai mayoritas likuiditas awal. Menyusul pengumuman kemitraan Payward dan peluncuran uji coba HIP-3*, harga token HYPE melonjak 4,42% dalam 24 jam terakhir ke level tertinggi harian, disertai lonjakan volume perdagangan sebesar 46,6% mencapai $294 juta.
Rekonsiliasi Regulasi dan Prospek Derivatif On-Chain di AS
Langkah berani Payward membuka preseden baru dalam lanskap regulasi pasar modal AS, di mana instrumen *perpetual futures* sebelumnya terisolasi ketat di bursa lepas pantai (*offshore*) akibat pembatasan akses hukum dari CFTC dan Securities and Exchange Commission (SEC). Kehadiran Bitnomial sebagai lembaga kliring teregulasi yang menjembatani protokol *on-chain* membuktikan bahwa likuiditas terdesentralisasi dapat diintegrasikan secara patuh ke dalam koridor regulasi federal tanpa mengorbankan asas transparansi kriptografi.
Co-CEO Kraken, Arjun Sethi, menegaskan bahwa inisiatif ini dirancang guna menjawab tingginya permintaan investor institusional dan ritel terakreditasi di AS terhadap instrumen derivatif berkecepatan tinggi dengan jaminan perlindungan hukum yang jelas. Jika izin operasional komersial penuh diterbitkan oleh CFTC dalam beberapa bulan mendatang, integrasi ini diproyeksikan akan merepatriasi miliaran dolar likuiditas derivatif kripto kembali ke dalam yurisdiksi keuangan Amerika Serikat, sekaligus memperkuat adopsi institusional terhadap tumpukan teknologi DeFi generasi baru.
Sumber: The Block



