Defi

Franklin Templeton Tambah $150 Juta Reksa Dana di XRP Ledger

Franklin Templeton Tambah $150 Juta Reksa Dana di XRP Ledger

Key Takeaways

Franklin Templeton menyuntikkan $150 juta saham reksa dana pasar uang sgBENJI ke XRP Ledger, menggandakan kapitalisasi on-chain hingga tembus $200 juta.

Raksasa manajemen aset global Franklin Templeton resmi menambah saham reksa dana pasar uang ter-tokenisasi senilai sekitar $150 juta ke jaringan XRP Ledger (XRPL). Langkah ekspansi on-chain ini memicu lonjakan total saham dana di jaringan Ripple hampir empat kali lipat, dari sebelumnya sekitar 48 juta saham menjadi hampir 193 juta saham dengan valuasi pasar menyentuh $200 juta. Seluruh token yang diterbitkan dialokasikan ke dalam satu dompet tunggal yang terintegrasi langsung dengan akun penerbit resmi perusahaan.

Lonjakan Pasokan sgBENJI dan Struktur Dompet Tunggal

Penerbitan instrumen bernama Franklin OnChain U.S. Dollar Short-Term Money Market Fund (sgBENJI) yang berdomisili di Singapura ini tercatat melalui dua transaksi langganan tunai terpisah pada ledger. Masing-masing transaksi bernilai $75 juta dengan kode referensi unik, yang kemudian diikuti pencetakan dua kelompok saham sebesar 72.184.793 unit pada harga patokan $1,039 per saham. Dengan suntikan modal institusional ini, kepemilikan aset pasar uang Franklin Templeton di XRP Ledger mencatatkan pertumbuhan likuiditas tercepat sepanjang kuartal ini.

Temuan investigasi data on-chain mengungkap fakta menarik bahwa seluruh unit token baru tersebut ditransfer ke satu alamat dompet tunggal. Dompet penerima tersebut berbagi delapan alamat penandatangan resmi (authorized signers) yang identik dengan akun penerbit Franklin Templeton. Untuk mengeksekusi setiap perpindahan dana, jaringan mewajibkan skema tanda tangan ganda (multi-signature) minimal dua dari delapan entitas yang berwenang, menegaskan standar tata kelola ketat ala perbankan tradisional di ranah terdesentralisasi.

Hingga saat ini, belum diungkapkan secara publik apakah dompet tunggal tersebut berfungsi sebagai akun omnibus perantara bagi sejumlah investor institusi atau mewakili satu klien bernilai kekayaan sangat tinggi (ultra-high net worth). Namun dokumen resmi reksa dana menyatakan adanya register hibrida yang menautkan entri buku besar terdistribusi dengan catatan identitas dunia nyata (real-world identity) para pemegang unit penyertaan.

Kepatuhan Regulasi dan Posisi RWA di Ekosistem XRPL

Data pemantauan aset dunia nyata dari platform RWA.xyz mengonfirmasi bahwa penambahan $150 juta ini memperkokoh posisi Franklin Templeton di peringkat kedua platform tokenisasi terbesar di XRP Ledger. Posisi Franklin dengan total nilai kelolaan on-chain sekitar $193 juta hingga $200 juta hanya berada di bawah stablecoin Ripple USD (RLUSD) yang menguasai kapitalisasi sekitar $930 juta, serta berhasil melampaui protokol Ondo Finance yang mencatatkan $185 juta.

Sebagai produk pasar modal terregulasi yang berinvestasi pada surat utang dolar jangka pendek, surat berharga komersial, dan deposito perbankan, token sgBENJI dilengkapi serangkaian protokol kepatuhan tingkat tinggi. Pengguna yang ingin memegang token sgBENJI di jaringan XRPL wajib melalui proses persetujuan (whitelisting) dari Franklin Templeton. Selain itu, arsitektur kontrak pintar memungkinkan penerbit membekukan saldo maupun menarik kembali (clawback/recovery) token apabila terjadi pelanggaran hukum atau insiden keamanan.

Integrasi Perbankan DBS dan Prospek Likuiditas Pasar Uang

Inisiatif tokenisasi di XRP Ledger ini merupakan kelanjutan dari kolaborasi strategis antara Franklin Templeton dan DBS Bank yang diumumkan pada akhir tahun 2025. Melalui struktur reksa dana terdaftar di Singapura dengan batasan investasi minimum $20, kemitraan tersebut dirancang untuk menjembatani nasabah wealth management dan investor terakreditasi menuju instrumen keuangan generasi baru sebelum diperluas ke segmen ritel.

Berdasarkan kerangka kerja sama tripartit dengan Ripple, nasabah DBS Digital Exchange yang memenuhi syarat dipersiapkan untuk dapat menukar token sgBENJI dengan stablecoin RLUSD secara langsung. Selain itu, ekosistem ini tengah menjajaki fasilitas pinjaman beragun aset (collateralized lending) berbasis token reksa dana, yang berpotensi membuka babak baru dalam pemanfaatan likuiditas aset riil (RWA) di pasar kripto global.

Disclaimer

Artikel ini hanya untuk tujuan informasi dan edukasi. Konten yang disajikan tidak dimaksudkan sebagai nasihat keuangan, investasi, atau trading. Setiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi. Selalu lakukan riset mendalam (DYOR - Do Your Own Research) sebelum berinvestasi dalam aset kripto atau digital.

Komentar (0)

Silakan login untuk bergabung dalam diskusi.

Login untuk Komentar