Teknologi & Development

LayerZero Jeda Layanan Lintas Rantai Akibat Celah Reth

LayerZero Jeda Layanan Lintas Rantai Akibat Celah Reth

Key Takeaways

LayerZero menjeda sebagian layanan lintas rantai setelah celah Reth berisiko mengganggu sinkronisasi node dan menghasilkan bukti status yang keliru.

LayerZero menghentikan sementara sebagian infrastruktur off-chain yang melayani jaringan kompatibel dengan Ethereum Virtual Machine (EVM) setelah ditemukan kesalahan perhitungan state root pada klien eksekusi Reth dan turunannya, op-reth. TokenPost melaporkan pada 7 November 2026 bahwa langkah pencegahan tersebut menunda pesan lintas rantai di jalur yang terdampak, tetapi pesan itu tidak hilang. Sejumlah protokol juga menghentikan deposit atau routing sebagai respons terhadap masalah tersebut.

Celah State Root Mengganggu Sinkronisasi Node

Menurut TokenPost, node yang belum diperbarui berisiko berhenti melakukan sinkronisasi atau mengembalikan bukti status yang keliru melalui metode eth_getProof. Beberapa jaringan yang menggunakan OP Stack termasuk di antara jaringan terdampak. State root merupakan ringkasan keadaan jaringan yang digunakan untuk memverifikasi informasi tentang akun dan data kontrak. Kesalahan pada perhitungannya dapat memengaruhi keandalan data yang disediakan node.

Gangguan pada node tidak berarti seluruh jaringan EVM berhenti atau seluruh layanan LayerZero ditangguhkan. Laporan sumber menyebut penghentian hanya pada sebagian infrastruktur off-chain dan jalur yang terdampak. Pesan lintas rantai pada jalur tersebut tertunda, bukan hilang. Sumber tidak merinci daftar lengkap jaringan, jumlah pesan yang tertahan, maupun jadwal pemulihan layanan.

Pembaruan Reth dan Respons Protokol

Perbaikan kode Reth digabungkan pada 3 November. TokenPost menyebut versi yang telah menerima perbaikan meliputi reth v2.10.0, op-reth v2.8.1, dan Base node-reth v1.5.3. Operator node serta penyedia RPC disarankan memperbarui perangkat lunak mereka ke versi yang telah diperbaiki. Masing-masing versi berlaku untuk klien yang disebutkan, sehingga operator perlu memeriksa perangkat lunak yang mereka jalankan sebelum memperbarui.

TokenPost menggambarkan masalah ini sebagai kesalahan ketepatan klien, bukan serangan yang telah diketahui. Pada saat pengungkapan, tidak ada dana yang dilaporkan hilang. Di luar penundaan pesan LayerZero, beberapa protokol secara terpisah menjeda deposit atau routing lintas rantai. Pengguna yang memiliki transaksi tertunda perlu memantau pengumuman resmi protokol terkait; sumber belum menyebut kapan semua jalur akan kembali beroperasi.

Sumber: [TokenPost](https://www.tokenpost.com/news/technology/50639)

Disclaimer

Artikel ini hanya untuk tujuan informasi dan edukasi. Konten yang disajikan tidak dimaksudkan sebagai nasihat keuangan, investasi, atau trading. Setiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi. Selalu lakukan riset mendalam (DYOR - Do Your Own Research) sebelum berinvestasi dalam aset kripto atau digital.

Komentar (0)

Silakan login untuk bergabung dalam diskusi.

Login untuk Komentar