Analisa

Digital Asset Raup Rp5,7 Triliun dari a16z & Raksasa Wall Street

Digital Asset Raup Rp5,7 Triliun dari a16z & Raksasa Wall Street

Key Takeaways

Digital Asset, pengembang Canton Network, menutup pendanaan Rp5,7 triliun dipimpin a16z dengan partisipasi HSBC, BNP Paribas, Citadel Securities, hingga sovereign wealth fund Abu Dhabi.

Perusahaan pengembang di balik Canton Network, Digital Asset, mengumumkan telah menutup putaran pendanaan senilai $355 juta atau setara Rp5,7 triliun pada Kamis (11/6). Putaran ini dipimpin oleh a16z crypto dan diikuti oleh sederet nama raksasa keuangan global โ€” menandai babak baru dalam migrasi pasar modal tradisional ke infrastruktur blockchain.

Siapa Saja Investor di Balik Putaran Pendanaan Ini?

Angka fantastis ini melampaui target awal $300 juta yang sebelumnya dilaporkan Bloomberg pada Mei lalu, dengan valuasi perusahaan kini menyentuh $2 miliar. Ini adalah salah satu putaran pendanaan blockchain terbesar tahun 2026 dan mempertegas tren yang semakin sulit diabaikan: Wall Street tidak lagi sekadar mengamati blockchain dari pinggir lapangan.

Yang membuat putaran ini istimewa adalah siapa yang menaruh uang mereka. Selain a16z crypto sebagai lead investor, daftar partisipan mencakup ABN Amro, Apollo Funds, BNP Paribas, Citadel Securities, HSBC, SBI Group, serta Abu Dhabi Investment Authority melalui anak perusahaannya. Komposisi ini mencerminkan spektrum institusi keuangan global paling berpengaruh โ€” dari bank investasi, manajer aset, hingga sovereign wealth fund.

Apa Itu Canton Network dan Mengapa Penting?

Digital Asset adalah perusahaan yang membangun Canton Network, sebuah blockchain yang dirancang khusus untuk institusi keuangan besar dalam menerbitkan dan memperdagangkan aset dunia nyata yang ditokenisasi, seperti obligasi, pinjaman, dan reksa dana. Canton menggabungkan elemen blockchain publik seperti desentralisasi dengan perlindungan privasi dan kepatuhan regulasi yang menjadi syarat mutlak di dunia keuangan tradisional.

CEO dan co-founder Digital Asset, Yuval Rooz, menekankan bahwa infrastruktur blockchain untuk pasar modal harus mencerminkan cara institusi benar-benar beroperasi. "Privasi, kepatuhan, skala, dan interoperabilitas harus terintegrasi sejak awal โ€” bukan sebagai fitur tambahan," tegasnya.

Gelombang Tokenisasi Aset yang Tak Terbendung

"Ini bukan lagi soal apakah pasar modal akan pindah ke onchain, tapi kapan dan siapa yang akan memimpin transisi itu," ujar Ali Yahya, general partner di a16z crypto. "Digital Asset telah membangun salah satu contoh paling jelas dari product-market fit blockchain di ranah keuangan teregulasi."

Pendanaan ini hadir di tengah gelombang besar investasi ke infrastruktur blockchain institusional. Tempo, blockchain pembayaran yang dikembangkan Stripe dan Paradigm, sebelumnya mengumpulkan $500 juta dengan valuasi $5 miliar. Circle Internet juga meraih $222 juta untuk blockchain Arc mereka dengan valuasi $3 miliar, didukung oleh BlackRock, Apollo Funds, a16z crypto, dan ARK Invest.

Menurut data terbaru, aset yang ditokenisasi mencapai rekor $28,9 miliar pada Mei 2026 โ€” bulan ke-10 berturut-turut yang mencetak all-time high. Kapitalisasi pasar stablecoin juga memperpanjang tren naiknya ke angka $320 miliar. Angka-angka ini menunjukkan bahwa minat terhadap tokenisasi aset bukanlah gelembung spekulatif, melainkan pergeseran struktural dalam arsitektur keuangan global.

Apa Dampaknya bagi Indonesia?

a16z crypto tidak hanya memberikan modal finansial tetapi juga akan menyumbangkan keahlian dalam pengembangan, kebijakan, dan riset. Ini menandakan bahwa putaran pendanaan ini lebih dari sekadar transaksi โ€” melainkan aliansi strategis jangka panjang.

Bagi Indonesia, perkembangan ini menjadi sinyal penting. Sementara regulator Tanah Air masih merumuskan kerangka hukum untuk aset kripto dan tokenisasi, institusi global sudah berlomba membangun infrastruktur onchain yang kelak akan menjadi tulang punggung pasar keuangan dunia. Pelaku industri yang terlambat bergerak berisiko tertinggal dalam revolusi keuangan digital yang sedang berlangsung.

Sumber: CoinDesk โ€” Canton Network developer Digital Asset raises $355 million to bring capital markets onchain.

Disclaimer

Artikel ini hanya untuk tujuan informasi dan edukasi. Konten yang disajikan tidak dimaksudkan sebagai nasihat keuangan, investasi, atau trading. Setiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi. Selalu lakukan riset mendalam (DYOR - Do Your Own Research) sebelum berinvestasi dalam aset kripto atau digital.

Komentar (0)

Silakan login untuk bergabung dalam diskusi.

Login untuk Komentar