Analisa

Crypto Spring Tiba, Analis Standard Chartered: Bitcoin Sudah Bottom

Crypto Spring Tiba, Analis Standard Chartered: Bitcoin Sudah Bottom

Key Takeaways

Standard Chartered menyatakan crypto winter telah berakhir. Tiga sinyal bullish Bitcoin menyala: pembelian Strategy US$100 juta, arus masuk ETF kembali positif, dan harga minyak terus turun.

Kepala riset aset digital Standard Chartered, Geoffrey Kendrick, menyatakan bahwa Bitcoin kemungkinan besar telah mencapai titik terendahnya dalam siklus pasar saat ini. Dalam catatan kepada klien yang dirilis pada Senin (15/6), Kendrick menyebut tiga sinyal bullish kunci kini telah menyala secara bersamaan, menandai berakhirnya "crypto winter" dan dimulainya era "crypto spring."

Latar Belakang: Tekanan Pasar Sebelum Titik Balik

Pasar kripto telah menghadapi tekanan berat selama beberapa bulan terakhir akibat meningkatnya ketegangan geopolitik, kekhawatiran inflasi yang persisten, serta arus keluar berkelanjutan dari exchange-traded fund (ETF) Bitcoin spot Amerika Serikat. Bitcoin sempat anjlok ke level US$59.000 pada pekan lalu โ€” level terendah dalam beberapa bulan โ€” yang memicu kekhawatiran luas akan kelanjutan tren bearish. Ditambah dengan antisipasi IPO SpaceX yang menyedot likuiditas dari berbagai aset, tekanan jual terhadap Bitcoin terasa semakin intens.

Tiga Sinyal Bullish Kunci Menyala

Pada Jumat pekan lalu, Kendrick telah memberi sinyal awal kepada klien bahwa penurunan Bitcoin ke kisaran US$59.000 kemungkinan merupakan titik terendah siklus. Ia menetapkan tiga kondisi spesifik yang perlu dipenuhi sebelum keyakinannya meningkat: dimulainya kembali pembelian Bitcoin oleh Strategy, kembalinya arus masuk ke ETF Bitcoin spot AS, dan berlanjutnya pelemahan harga minyak global. Pada Senin pagi, ketiga kondisi tersebut telah terpenuhi seluruhnya.

Strategy, pemegang Bitcoin korporat terbesar di dunia di bawah pimpinan Michael Saylor, mengungkapkan telah membeli tambahan 1.587 BTC pada pekan lalu dengan nilai sekitar US$100 juta. Harga rata-rata pembelian berada di US$63.024 per Bitcoin. Dengan akuisisi terbaru ini, total kepemilikan Bitcoin Strategy kini mencapai 846.842 BTC โ€” menegaskan kembali komitmen institusional terhadap aset digital meskipun pasar sedang bergejolak.

ETF Bitcoin spot AS mencatat arus masuk bersih sebesar US$86 juta pada hari Jumat, menjadi titik balik setelah periode panjang penebusan yang cukup tajam. Arus masuk ini menjadi indikator yang sangat penting mengingat ETF Bitcoin spot telah menjadi salah satu sumber permintaan institusional terbesar sejak pertama kali diluncurkan di bursa AS pada Januari 2024.

Harga minyak juga terus bergerak turun, mengurangi kekhawatiran bahwa biaya energi yang lebih tinggi dapat mendorong inflasi dan imbal hasil obligasi ke atas. Penurunan ini mendapat dorongan tambahan dari pengumuman kesepakatan damai antara AS dan Iran oleh Presiden Donald Trump pada akhir pekan yang membuka akses bebas Selat Hormuz.

Dampak dan Analisis Pasar

Pada saat laporan ini ditulis, Bitcoin diperdagangkan di kisaran US$66.300, naik sekitar satu persen dalam 24 jam terakhir. Dalam catatannya ke klien, Kendrick menulis dengan optimisme yang terukur: "Winter is over. Welcome back to crypto Spring."

Meskipun optimisme mulai kembali, Kendrick menekankan satu ujian besar masih harus dilalui. Para pengamat pasar telah mencatat pola Bitcoin yang membentuk lower high dalam reli-reli sebelumnya. Untuk mengonfirmasi tren naik sepenuhnya, Bitcoin harus menembus level US$83.000 yang merupakan puncak pada awal Mei lalu.

CEO Coinbase Brian Armstrong turut menyampaikan sentimen serupa. Dalam pernyataan publiknya, Armstrong menyatakan instingnya bahwa Bitcoin kemungkinan telah mencapai bottom di sekitar US$60.000, dan ia tetap "sebullish sebelumnya." Ia menunjuk pada siklus empat tahunan yang secara historis menandai titik terendah Bitcoin.

Latar belakang pasar yang lebih luas juga menunjukkan perbaikan. Bulan lalu, pelonggaran hambatan regulasi untuk derivatif kripto di AS serta meningkatnya partisipasi institusional membantu mendukung sentimen. Bursa kripto Kraken meluncurkan layanan perpetual futures untuk klien AS pada hari yang sama, bergabung dengan daftar perusahaan yang kini menawarkan produk derivatif populer tersebut secara onshore.

Kesimpulan: Apa Artinya Bagi Investor Indonesia?

Bagi investor Indonesia, sinyal-sinyal ini menjadi indikator penting untuk menilai arah pasar dalam beberapa pekan mendatang. Dengan level support yang tampaknya telah terbentuk di sekitar US$59.000-US$60.000, perhatian kini tertuju pada kemampuan Bitcoin untuk menembus resistensi di US$83.000 dan memulai fase bull berikutnya. Kendrick dan Armstrong sama-sama menyiratkan bahwa titik terburuk mungkin sudah terlewati โ€” namun konfirmasi teknikal tetap diperlukan sebelum merayakan kembalinya pasar bull secara penuh.

Artikel ini disusun berdasarkan laporan Helene Braun untuk CoinDesk, "'Crypto spring' is here, says one analyst after bitcoin's key signals turn bullish," yang diterbitkan pada 15 Juni 2026. Data dari CoinTelegraph dan Decrypt juga digunakan sebagai referensi tambahan.

Disclaimer

Artikel ini hanya untuk tujuan informasi dan edukasi. Konten yang disajikan tidak dimaksudkan sebagai nasihat keuangan, investasi, atau trading. Setiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi. Selalu lakukan riset mendalam (DYOR - Do Your Own Research) sebelum berinvestasi dalam aset kripto atau digital.

Komentar (0)

Silakan login untuk bergabung dalam diskusi.

Login untuk Komentar