Chainalysis mengungkap informasi yang terkait dengan seluruh basis penggunanya terpapar kepada aktor jahat dalam insiden keamanan yang ditemukan pada 2 November 2026. Menurut laporan TokenPost pada 6 November, data yang terpapar mencakup nama, nama pengguna, hash kata sandi, dan token aktif. Perusahaan analitik blockchain itu sebelumnya menghentikan sementara sejumlah layanan penyaringan transaksi serta halaman login setelah mendeteksi aktivitas abnormal pada 4 November. Pemulihan bertahap layanan Know Your Transaction (KYT) dan Address Screening dimulai pada 6 November, dengan persyaratan keamanan tambahan bagi pelanggan.
Data Pengguna dan Kronologi Insiden Chainalysis
Chainalysis menyatakan informasi yang berhubungan dengan seluruh basis penggunanya terpapar kepada pelaku jahat. Kategori yang disebutkan meliputi nama, nama pengguna, hash kata sandi, dan token aktif. Namun, perusahaan belum menjelaskan apa yang dimaksud dengan token aktif atau metode yang digunakan untuk melakukan hashing kata sandi. Oleh karena itu, dampak masing-masing kategori tidak dapat disamakan begitu saja dengan pencurian kata sandi dalam bentuk teks biasa.
Dalam pemberitahuan kepada pelanggan pada 4 November, perusahaan menyebut serangan pada jalur komunikasi atau on-path attack mengekspos sebagian kata sandi. Chainalysis mengatakan serangan tersebut telah dibendung dan akun yang terdampak dikunci. Perusahaan juga menyatakan belum menemukan bukti bahwa akun-akun tersebut diakses secara tidak sah. Pernyataan tidak adanya bukti akses itu perlu dibedakan dari pengungkapan bahwa informasi pengguna terpapar kepada aktor jahat.
Pemulihan KYT Disertai Reset Kata Sandi dan Kunci API
Aktivitas abnormal yang terdeteksi pada 4 November mendorong Chainalysis menonaktifkan sementara KYT, produk penyaringan alamat lainnya, dan halaman login. Pada 6 November, perusahaan mulai memulihkan KYT dan Address Screening secara bertahap. Pelanggan diminta menyerahkan alamat IP tepercaya untuk dimasukkan ke daftar yang diizinkan, mengatur ulang kata sandi, serta merotasi kunci API apabila relevan.
Layanan KYT digunakan untuk menilai risiko transfer kripto masuk dan keluar. Address Screening juga berkaitan dengan pemeriksaan alamat, sehingga penghentian sementara dapat mengganggu alur kerja pelanggan yang bergantung pada alat tersebut. Pemulihan bertahap tidak berarti semua produk sudah kembali beroperasi: Chainalysis mengatakan masih berupaya memulihkan Reactor dan Data Solutions. TokenPost tidak menyebut jadwal pasti pemulihan kedua layanan itu.
Dampak bagi Pemantauan Transaksi dan Keamanan Akun
Chainalysis menyatakan belum menemukan bukti bahwa data investigasi diakses atau data atribusi diubah. Keterangan ini membatasi apa yang dapat disimpulkan dari insiden tersebut: paparan informasi pengguna bukan bukti bahwa seluruh data investigasi bocor, dan penghentian alat pemantauan bukan bukti bahwa transaksi blockchain berhenti. Laporan yang tersedia juga tidak menyebut nominal kerugian, identitas pelaku, atau jumlah pasti pengguna yang terkait dengan data terpapar.
Bagi pelanggan, langkah yang diumumkan perusahaan menekankan pengamanan akses sebelum layanan kembali digunakan. Reset kata sandi, rotasi kunci API yang berlaku, dan pembatasan alamat IP merupakan tindakan yang disebutkan dalam proses pemulihan. Pelanggan yang menggunakan Reactor atau Data Solutions masih perlu memperhatikan pemberitahuan resmi tentang ketersediaan masing-masing produk, sementara investigasi dan penjelasan lebih lanjut mengenai data yang terpapar menjadi hal penting untuk menilai cakupan insiden.
Sumber: TokenPost, https://www.tokenpost.com/news/technology/50199



